🢭 Siagaonline.com ⮞ Pekanbaru
Seorang Manager Perusahaan Swasta di Kota Pekanbaru Dianiaya,Tersangka Tidak Kunjung ditangkap
Pekanbaru | Sabtu, 20 April 2024 19:31:54 WIB
Baca juga:
 
  • Seorang Manager Perusahaan Swasta di Kota Pekanbaru Dianiaya,Tersangka Tidak Kunjung ditangkap
  •  

    Siagaonline.com, Pekanbaru - Kasus penganiayaan yang menimpa seorang manager salah satu perusahaan pialang di Pekanbaru, belum juga menemui titik terang. Meskipun laporan telah diajukan dan tersangka telah diidentifikasi, penangkapan terhadap tersangka belum juga dilakukan
    sabtu, (20/4/24).

    Penundaan penangkapan tersangka berinisial DAC, yang merupakan karyawan salah satu perusahaan swasta di Pekanbaru, telah memicu kecaman dari berbagai pihak, yang menuntut tindakan cepat dari aparat penegak hukum. Dari penganiayaan yang dilakukan mengakibatkan luka-luka serius pada korban.

    Korban melalui pengacaranya Rori Fernandez mengaku, sudah melakukan pelaporan pada pihak berwajib, dengan nomor surat Laporan polisi nomor :LP/B/845/XII/2023/SPKT/POLRESTA PEKANBARU/POLDA RIAU, tanggal 18 Desember 2023 an. A.R. Tentang dugaan tindak pidana penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 351 KUHPidana. Dan sudah mengikuti berbagai proses hukum hingga pelaku ditetapkan sebagai tersangka.

    "Kami sudah membuat laporan kepada polres Pekanbaru pada 18 Desember 2023 lalu, pada pemanggilan pertama pelaku mangkir dari panggilan pihak berwajib, pada pemanggilan kedua pelaku hadir dan setelah melalui proses BAP pelaku ditetapkan sebagai tersangka, namun hingga saat ini belum juga ada penangkapan," ujarnya.

    Insiden tragis ini terjadi pada tanggal 18 Desember 2023 di salah satu cafe Jln Taman Sari di Pekanbaru, Menurut keterangan, korban sedang duduk di Cafe tersebut tiba-tiba diserang oleh pelaku yang sebelumnya sempat menjadi karyawan korban disalah satu kantor tempatnya bekerja. Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka-luka serius pada bagian wajah dan lengan, berdasarkan hasil visum dari dokter, korban mengalami pecah pembulu darah pada bagian mata, di kutip dari Mitramabesnew.id

    "Sebelumnya korban juga sempat mendapatkan ancaman, kemudian melakukan pengaduan pada pihak berwajib namun, dikarenakan tidak ada tindakan kekerasan dari pelaku maka pengaduan tersebut tidak ditindak lanjuti, hingga saat mendapat tindak penganiayaan kami membuat laporan kembali dan sudah hampir lima bulan belum juga ada tindakan penangkapan terhadap pelaku," tegasnya.

    Menurut pengacara korban permasalah ini diawali pelaku, yang merasa dicemarkan nama baiknya oleh salah satu karyawan bagian marketing tempat korban bekerja, hingga pelaku juga sempat datang kekantor korban dan membuat keributan.

    "Pelaku merasa dicemarkan nama baiknya oleh salah satu staf karyawan korban, dia menuduh bahwa karyawan korban itu melakukan hal tersebut dikarenakan mendapat pengaruh dari korban sehingga pelaku merasa tidak puas dan merasa korban tidak meminta maaf padanya hingga terjadilah penganiayaan tersebut,"paparnya

    Rori (Pengacara) berharap pihak berwenang memberikan klarifikasi dan menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil dengan segera menangkap pelaku agar kasus ini tertangani dengan cepat dan adil.

    "Bahkan sampai saat ini pelaku sudah jadi tersangka tidak ada rasa penyesalan, atau meminta maaf kepada korban. Pihak berwajib perlu melakukan tindakan preventif untuk mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan," pintanya.

    Dalam hal ini juga harapan si korban (A.R) agar dia mendapat keadilan dan perlindungan hukum dari pihak yang berwajib.(T. Zebua)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Hadiri RUPS BRK Syariah, Bupati Suhardiman Dorong Penguatan Peran Bank Daerah untuk Ekonomi Regional.
  • Pemkab Kuansing Pastikan Kesiapan MTQ ke-44 Riau, Pembangunan Astaka Utama Dikebut Jelang Pembukaan
  • KPK OTT Bupati Muara Enim Edison
  • PTBA Tingkatkan Kompetensi Kelompok Budidaya Itik Petelur Rimba Farm di Desa Tegal Rejo
  • Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemprov Riau Bersinergi Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Rp159 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Hadiri RUPS BRK Syariah, Bupati Suhardiman Dorong Penguatan Peran Bank Daerah untuk Ekonomi Regional.
    #2 Pemkab Kuansing Pastikan Kesiapan MTQ ke-44 Riau, Pembangunan Astaka Utama Dikebut Jelang Pembukaan
    #3 KPK OTT Bupati Muara Enim Edison
    #4 PTBA Tingkatkan Kompetensi Kelompok Budidaya Itik Petelur Rimba Farm di Desa Tegal Rejo
    #5 Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemprov Riau Bersinergi Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Rp159 Miliar
    #6 Pemerintah Kota Pekanbaru Tegaskan SPMB 2026 Transparan, Tak Ada Calo Hingga Siswa Titipan
    #7 Polsek Panipahan Gelar Sosialisasi Dan Penyuluhan Bahaya Narkoba Di Yayasan Perguruan Kartini Panipahan
    #8 Menginap Di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama pulau Penyengat.id
    #9 Polres Bengkalis Melalui Polsek Bengkalis Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pemantauan Tanaman Jagung Pipil
    #10 Polres Bengkalis Kawal Penanganan Bencana Puting Beliung di Desa Api-Api
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved