🢭 Siagaonline.com ⮞ Siaga Sumut
Aipda Joni, Polisi di Aceh yang Menyisihkan Gaji untuk Membangun 4 Rumah dan Rehab 3 Rumah Warga Miskin
Siaga Sumut | Selasa, 25 Agustus 2026 19:42:04 WIB
Aipda Jonni Rahmad Polisi Bangun Rumah Warga Miskin
Baca juga:
 
  • Aipda Joni, Polisi di Aceh yang Menyisihkan Gaji untuk Membangun 4 Rumah dan Rehab 3 Rumah Warga Miskin
  •  

    ‎Siagaonline.com, Banda Aceh — Bagi Aipda Jonni Rahmad, menjadi polisi tidak berhenti pada seragam, apel, dan tugas menjaga keamanan. Pengabdian, baginya, juga berarti hadir ketika masyarakat membutuhkan, berbagi ketika memiliki, serta membantu tanpa menunggu diminta.

    ‎Prinsip itu ia jalankan secara konsisten melalui berbagai aksi sosial. Di tengah masyarakat, Jonni dikenal sebagai sosok polisi yang berupaya dekat dengan warga dan hadir di tengah mereka yang sedang menghadapi kesulitan.

    ‎Polisi kelahiran 15 Maret 1986 itu kini bertugas sebagai Ps. Kasium Polsek Panteraja, Polres Pidie Jaya, Polda Aceh. Sejak lulus Diktukba Polri pada 2005, ia mengabdikan diri di Korps Bhayangkara.
    ‎Perjalanan kedinasannya juga diwarnai sejumlah pendidikan dan penghargaan.

    ‎Jonni pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan penyegaran bendahara pengeluaran pada 2015. Ia juga memperoleh Satyalancana Pengabdian 8 Tahun pada 2013 dan Satyalancana Pengabdian 16 Tahun pada 2021.

    ‎Dedikasinya mendapat apresiasi dari sejumlah pimpinan. Penghargaan pernah diterimanya dari Kapolres Pidie pada 2017, Kapolres Pidie Jaya pada 2020, Asisten SDM Polri dan Kapolda Aceh pada 2021, serta Kepala SPN Polda Aceh pada 2022.
    ‎Namun, bagi Jonni, penghargaan bukan ukuran utama sebuah pengabdian.

    ‎Ada ukuran lain yang menurutnya jauh lebih berarti: melihat orang yang dibantu kembali tersenyum, anak-anak tetap memiliki semangat belajar, dan keluarga yang hidup dalam keterbatasan mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

    ‎*Dari Banjir hingga Anak Yatim*

    ‎Kepedulian Jonni semakin terlihat ketika banjir melanda sejumlah wilayah pada akhir 2025. Di tengah kondisi warga yang serba terbatas, ia mendatangi anak-anak terdampak banjir dengan membawa Iqra dan Al-Qur'an. Bagi Jonni, bencana tidak boleh membuat anak-anak kehilangan kesempatan untuk belajar dan mengaji.
    Kepeduliannya juga hadir menjelang Idulfitri. Ia menyisihkan sebagian rezekinya untuk membelikan pakaian Lebaran bagi anak-anak yatim piatu.

    ‎Ia juga pernah membantu seorang anak yang mengalami kebocoran jantung hingga mendapatkan pengobatan ke Jakarta.
    ‎Bagi Jonni, membantu sesama tidak harus menunggu seseorang memiliki harta berlebih. Sedikit yang diberikan dengan ketulusan dapat menjadi sesuatu yang besar bagi orang lain. Namun, aksi sosial yang paling mencolok adalah kepeduliannya terhadap tempat tinggal warga kurang mampu.

    ‎*Empat Rumah Dibangun, Tiga Direhabilitasi*

    ‎Jonni memilih menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu keluarga fakir miskin memiliki rumah yang lebih layak.
    ‎Hingga kini, ia telah membangun empat rumah dan merehabilitasi tiga rumah milik keluarga yang membutuhkan.
    ‎Tidak ada kemewahan dalam rumah-rumah tersebut. Yang diupayakan Jonni adalah sesuatu yang lebih mendasar: tempat berteduh yang aman dan layak bagi keluarga yang sebelumnya hidup dalam kondisi memprihatinkan.

    ‎Rumah yang bagi sebagian orang mungkin terlihat sederhana, bagi penerimanya bisa berarti sangat besar. Di sanalah keluarga berlindung dari hujan dan panas, membesarkan anak-anak, serta menjalani kehidupan dengan rasa aman yang sebelumnya sulit mereka rasakan. Jonni tidak menjadikan aksi tersebut sebagai panggung untuk mendapatkan pujian. Ia justru memilih bekerja dalam senyap dan membiarkan manfaat yang berbicara.

    “Semua yang saya lakukan bukan untuk mencari popularitas atau dikenal banyak orang. Ini murni karena keinginan untuk membantu sesama. Sebagai anggota Polri, saya merasa wajib untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama ketika ada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Jonni saat diwawancarai media ini, Selasa (25/8/2026).

    ‎Alumni SMK Negeri 2 Sigli itu mengatakan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari pengabdian yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

    ‎*Ketika Seragam Tak Lagi Sekadar Seragam*

    ‎Kisah Jonni memperlihatkan sisi lain dari profesi kepolisian. Tugas polisi memang berkaitan erat dengan keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, hubungan antara polisi dan masyarakat tidak selalu dibangun melalui penegakan hukum. Ada pula ruang untuk membangun kepercayaan melalui kepedulian.Jonni memilih ruang itu.
    ‎Ia hadir ketika banjir datang. Ia membantu anak-anak yatim. Ia ikut mengupayakan pengobatan bagi anak yang membutuhkan. Dan ketika melihat keluarga hidup di rumah yang tidak layak, ia menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membangun atau memperbaikinya.

    ‎Empat rumah yang dibangun dan tiga rumah yang direhabilitasi bukan sekadar angka. Di baliknya terdapat keluarga, anak-anak, dan kehidupan yang berharap pada tempat tinggal yang lebih manusiawi.
    ‎Pada akhirnya, pengabdian tidak selalu membutuhkan panggung besar. Kadang ia hadir dalam bentuk yang sangat sederhana, sebuah bantuan, sebuah buku Iqra, pakaian Lebaran, biaya pengobatan, atau rumah yang dibangun dari sebagian gaji.

    ‎Dengan seragam cokelat yang dikenakannya setiap hari, Aipda Jonni Rahmad memilih satu cara untuk memaknai profesinya, menjaga masyarakat agar tetap aman sekaligus memastikan mereka yang sedang berada dalam kesulitan tidak merasa sendirian. Sebab baginya, menjadi polisi bukan hanya soal hadir ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, tetapi juga tentang hadir ketika masyarakat membutuhkan uluran tangan. (HRD)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Nelayan Kembangkan Budidaya BBL dan Ekosistem Bisnis Lobster di Selaut
  • Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara, Polres Rohul Turun Bagikan Masker
  • Antisipasi Kabut Asap, Disdikpora Rohul Alihkan Pembelajaran Ke Daring
  • Aipda Joni, Polisi di Aceh yang Menyisihkan Gaji untuk Membangun 4 Rumah dan Rehab 3 Rumah Warga Miskin
  • Wabup Bintan, Deby Maryanti Apresiasi Pembangunan Sumur Bor Sucofindo untuk Masyarakat Toapaya
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Nelayan Kembangkan Budidaya BBL dan Ekosistem Bisnis Lobster di Selaut
    #2 Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara, Polres Rohul Turun Bagikan Masker
    #3 Antisipasi Kabut Asap, Disdikpora Rohul Alihkan Pembelajaran Ke Daring
    #4 Aipda Joni, Polisi di Aceh yang Menyisihkan Gaji untuk Membangun 4 Rumah dan Rehab 3 Rumah Warga Miskin
    #5 Wabup Bintan, Deby Maryanti Apresiasi Pembangunan Sumur Bor Sucofindo untuk Masyarakat Toapaya
    #6 BLT Dana Desa Teluk Limo Disalurkan, Warga Antusias Terima Bantuan Enam Bulan
    #7 Shalat Istisqa di Griya Agung, Herman Deru Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong dan Doa Hadapi Kemarau
    #8 PSI Muara Enim Batalkan Usulan Gelar Meraje untuk Jokowi
    #9 Herman Deru Pastikan Penanganan Karhutla Sumsel Terus Diperkuat, Presiden Prabowo Dukung Tambahan Armada dan Peralatan
    #10 Lahan PT MHP Terbakar Polsek Gunung Megang Cek Titik Panas Hotspot BRIN
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved