Tiga Mahasiswa IPK Sekolah Vokasi UNP Tampilkan Karya Bertema Minangkabau di Pesta Buku Internasional Kuala Lumpur 2026
Padang – Tiga mahasiswa Program Studi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan (IPK) Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP) tampil sebagai panelis dalam sesi Talkshow & Exhibition Showcase pada ajang Pesta Buku Antarabangsa Kuala Lumpur (PBAKL) 2026 yang berlangsung di World Trade Centre Kuala Lumpur (WTCKL), Malaysia, pada 3 Juni 2026.
Keikutsertaan mahasiswa UNP dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari upaya internasionalisasi karya akademik sekaligus memperkenalkan budaya Minangkabau kepada masyarakat dunia melalui berbagai produk inovatif yang dihasilkan mahasiswa.
Dalam kegiatan tersebut, ketiga mahasiswa mempresentasikan karya unggulan hasil Exhibition GLAM 2026 yang mengangkat kekayaan budaya Minangkabau. Karya yang ditampilkan meliputi Kartu Trivia "Siapa Tahu Minangkabau" karya Nisfa Ul Khairiyah, Pameran Virtual Arsip Bersejarah Kota Padang Panjang karya Viola Brillianzi, serta Pop-up Book "Aku si Ikan Bilih" karya Viona Vithania.
Melalui sesi talkshow, para mahasiswa tidak hanya memperkenalkan produk yang mereka kembangkan, tetapi juga menjelaskan proses kreatif, manfaat, serta potensi pemanfaatan karya tersebut sebagai media edukasi, literasi, dan pelestarian budaya.
Partisipasi dalam PBAKL 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa UNP untuk menunjukkan bahwa karya akademik yang lahir dari lingkungan perguruan tinggi mampu bersaing dan mendapat perhatian di tingkat internasional. Selain menjadi media pembelajaran, karya-karya tersebut juga diharapkan mampu memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada masyarakat global.
Dosen pendamping sekaligus Ketua Pelaksana GLAM 2026, Jeihan Nabila, S.IIP., M.I.Kom., mengatakan bahwa keikutsertaan mahasiswa pada ajang internasional tersebut membuktikan bahwa produk tugas akhir mahasiswa memiliki kualitas, inovasi, dan relevansi yang tinggi untuk dipromosikan di tingkat dunia.
"Kami ingin menunjukkan bahwa produk tugas akhir mahasiswa tidak hanya menjadi syarat kelulusan, tetapi juga dapat menjadi media promosi budaya, literasi, dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Kami sangat bangga karena mahasiswa mampu membawa karya mereka hingga ke panggung internasional," ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam forum internasional juga menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya yang kreatif, inovatif, dan berbasis potensi lokal sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pelestarian budaya Indonesia.
Melalui partisipasi dalam PBAKL 2026, Program Studi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Sekolah Vokasi UNP berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong menghasilkan inovasi berbasis budaya lokal serta memiliki kepercayaan diri untuk memperkenalkan karya mereka di tingkat internasional.
Keikutsertaan ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Negeri Padang dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, pengembangan kreativitas mahasiswa, serta promosi budaya Indonesia melalui karya-karya akademik yang inovatif dan berdampak.
(Sumber: Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :