Dua Orang Terkena Peluru Rekoset di Kawasan UNP, TNI Lakukan Investigasi dan Tanggung Biaya Perawatan
Kota | Rabu, 03 Juni 2026 15:25:00 WIB
Padang – Peristiwa kecelakaan akibat peluru rekoset atau peluru nyasar terjadi di kawasan Kampus Induk Universitas Negeri Padang (UNP) Air Tawar, Padang, pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peluru tersebut diduga berasal dari lokasi latihan tembak TNI di Lapai yang berjarak sekitar 800 meter dari kampus.
Akibat kejadian tersebut, dua orang menjadi korban, yakni Nova Wirantika (25), mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP, serta Guruh Guino yang bukan merupakan mahasiswa UNP. Saat insiden terjadi, keduanya tengah duduk bersama sejumlah teman di kawasan alun-alun depan Rektorat UNP.
Rektor UNP, Prof. Krismadinata, Ph.D., yang berada di sekitar lokasi kejadian, segera melakukan koordinasi dengan Pangdam I/Bukit Barisan melalui jajaran Kodam I/Bukit Barisan wilayah Sumatera Barat, Komandan Batalyon 133, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda), serta Polsek Padang Utara untuk mempercepat penanganan insiden tersebut.
Pada saat yang sama, tim medis UNP langsung memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi kedua korban ke Rumah Sakit Hermina Padang menggunakan ambulans universitas agar segera mendapatkan penanganan medis.
Dalam proses penanganan korban, jajaran TNI menunjukkan respons cepat. Pangdam beserta unsur pimpinan TNI, termasuk Kasdam, Danrem, Dandim, sejumlah staf TNI, dan tim dokter militer, hadir di Rumah Sakit Hermina untuk memastikan kedua korban memperoleh penanganan medis secara optimal.
Dari pihak Universitas Negeri Padang, Rektor, para Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, serta Direktur Kemahasiswaan dan Alumni juga mendampingi proses penanganan korban di rumah sakit.
Korban Guruh Guino telah mendapatkan perawatan awal di RS Hermina sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Tentara (RST) Reksodiwiryo Ganting Padang untuk menjalani proses pemulihan lebih lanjut.
Sementara itu, Nova Wirantika harus menjalani tindakan operasi karena proyektil peluru masih bersarang di paha kirinya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, operasi berjalan lancar dan proyektil berhasil dikeluarkan oleh tim medis. Hingga berita ini ditulis, kondisi korban terus dipantau oleh tenaga kesehatan dengan pendampingan dari pihak UNP dan TNI.
Menanggapi peristiwa tersebut, pihak TNI melalui juru bicaranya, Brigjen TNI Heri Prakosa, menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. TNI juga berkomitmen mengevaluasi pelaksanaan latihan menembak agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Selain itu, TNI menyatakan akan menghentikan kegiatan latihan menembak di sekitar kawasan Kampus UNP Air Tawar serta bertanggung jawab penuh terhadap seluruh biaya pengobatan dan perawatan kedua korban hingga dinyatakan pulih.
Pihak Universitas Negeri Padang berharap kedua korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. UNP juga mengapresiasi respons cepat seluruh pihak, khususnya tenaga medis, aparat keamanan, dan jajaran TNI yang bergerak cepat dalam penanganan insiden tersebut.
(Sumber: Rilis UNP/Relasi/Wartawan)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :