UNP Jadi Rujukan Akreditasi Internasional, Universitas Teuku Umar Aceh Lakukan Benchmarking
Daerah | Jumat, 08 Mei 2026 14:23:00 WIB
Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menjadi rujukan bagi perguruan tinggi di Indonesia dalam penguatan mutu akademik. Kali ini, Universitas Teuku Umar (UTU) Aceh melakukan kunjungan benchmarking terkait pengelolaan akreditasi internasional pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan berlangsung di ruang Badan Penjaminan Mutu Internal (BPMI) UNP sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi menuju standar internasional.
Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Teuku Umar, Triyanto, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari pengalaman dan strategi UNP dalam mengajukan akreditasi internasional bagi program studi.
"Kami sengaja mengunjungi UNP untuk belajar lebih dalam mengenai tata cara pengusulan akreditasi internasional," ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini Universitas Teuku Umar memiliki 32 program studi, dan beberapa di antaranya tengah dipersiapkan untuk mengajukan akreditasi internasional melalui Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) dari Jerman.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala BPMI UNP, Prof. Dr. Abna Hidayati, M.Pd. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa UNP terus memperkuat langkah menuju world class university dengan menjadikan akreditasi internasional sebagai salah satu indikator utama peningkatan mutu institusi.
Menurut Prof. Abna, hingga saat ini UNP telah memiliki 34 program studi yang berhasil meraih akreditasi internasional dari berbagai lembaga bereputasi, seperti AUN-QA, AQAS, ASIIN, dan FIBAA. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen UNP dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing global.
Kepercayaan terhadap kualitas pengelolaan mutu UNP juga ditunjukkan melalui penugasan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kepada UNP untuk mendampingi sejumlah perguruan tinggi di Sumatera dalam mempersiapkan pengajuan akreditasi internasional.
"UNP dipercaya untuk memberikan pelatihan kepada sejumlah kampus agar bisa mempersiapkan diri submit ke lembaga akreditasi internasional," ungkap Prof. Abna.
Ia menambahkan, keberhasilan memperoleh akreditasi internasional tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga memerlukan komitmen kuat dari pimpinan perguruan tinggi serta implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang konsisten dalam seluruh proses pembelajaran.
Melalui kegiatan benchmarking ini, kedua perguruan tinggi saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penguatan sistem penjaminan mutu. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperkuat daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi, serta SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi.
#UNP #UniversitasNegeriPadang #AlamTakambangJadiGuru #SDGs4 #QualityEducation #SDGs17 #PartnershipsForTheGoals #AkreditasiInternasional #FIBAA #Kemdiktisaintek
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :