Kabar Pilu, Pasutri Warga Ketapang Derita Kanker Payudara dan Lever Butuh Pertolongan
Siaga Lampung | Sabtu, 24 Juni 2023 23:45:43 WIB
|
| Teks foto: Kondisi Suliyah (51) warga Dusun Ketapang Unggak RT 01 RW 07 Desa Ketapang tergelak tak berdaya akibat penyakit kanker payudara yang dideritanya serta suaminya pun menderita sakit liver. |
SiagaOnline.com, Lamsel - Kabar pilu atas ujian berat yang di alami Mahrudin (58) dan Suliyah (51) pasangan suami istri (Pasutri) warga Dusun 07 (Ketapang Unggak) RT 01 Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan yang saat ini tergeletak lemah tak berdaya karena penyakit ganas yang mencengkram dan membelenggu raga keduanya, menggugah rasa kemanusiaan bagi mereka yang masih memiliki ke pedulian terhadap sesama hamba Allah (Tuhan Yang Maha Esa).
Delapan bulan menderita Penyakit Kanker Payudara, Suliyah nyaris tak bergeming dari pembaringannya. Sementara Sang Suami dengan setia mengurusi dan mendampingi sang istri Sampai beberapa kali proses pengobatan selama ini.
Hingga pada akhirnya sang suami pun harus tumbang karna rasa sakit pada dadanya dengan kondisi perut yang membesar karna ada penumpukan cairan imbas Lever yang mulai menggerogoti raganya nya.
Sementara untuk biaya makan dan minum serta dana pengobatan di bantu ala kadarnya dari warga setempat secara swadaya dan seikhlasnya.
Demikian yang di sampaikan Kepala Dusun (Kadus ) Rahul Jaji dan RT 01 Widi kepada Tim Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (24/06/2023).
“Melihat kondisi sakitnya yang sudah lama dan tergolong penyakit berat, maka kita berinisiatif melakukan sumbangan dari warga lingkungan se ikhlas nya untuk membantu meringankan beban warga kita ini. Pak Kades juga Allhamdulilah sudah datang menjenguk bersama istrinya," ucap Kadus dan RT Widi kepada tim IWOI Lamsel saat meninjau kedua pasutri yang dirundung lara tersebut.
Di samping istrinya yang tergeletak lemah, Mahrudin dengan bertelanjang dada dan perut yang membesar, ia mengungkapkan bahwa sakit Kanker Payudara yang diderita istrinya (Suliyah-red) sudah Delapan bulan (Akhir 2022) dan sudah menjalani Kemo Terapi sebanyak 6 kali di Rumah Sakit (RS) Urip Sumoharjo Tanjung Karang (Bandar Lampung). Dan tinggal menjalani Dua kali kemoterapi dan laser, baru kemudian bakal ada tindakan Operasi.
“Istri saya mengidap penyakit kanker payudara, itu kata pihak Rumah Sakit Urip Sumoharjo, sudah berjalan Delapan bulan lamanya. Sudah di Kemo 6 kali, tinggal dua kali lagi, selanjutnya di laser (Oprasi)," ungkap Mahrudin sedikit meringis menahan rasa sakit dan tampak kurang nyaman atas penyakit yang dideritanya.
Ia melanjutkan, "Sementara saya sendiri sudah tiga bulan ini menderita sakit juga di bagian perut, setelah di periksa di Dokter daerah Pematang Pasir Kecamatan Ketapang, divonis saya menderita penyakit Lever, makanya dampaknya perut membesar karna ada kelebihan cairan," imbuh Mahrudin.
Laki laki paruh baya itu hanya bisa pasrah dengan keadaan serta sudah tidak bisa bekerja. Ia hanya berharap ada pertolongan dari Allah melalui hamba Allah lainnya yang peduli dengan keadaannya dan Istrinya untuk biaya pengobatan dan kebutuhan makan sehari hari.
Terkait hal itu, tim IWO-I Lamsel meng informasi langsung kepada Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Kesehatan Puskesmas Rawat Inap Ketapang Samsu Rizal, Amd, Kep melalui aplikasi WhatsApp dan KUPT sekaligus meminta di kirimkan data KTP dari kedua pasutri tersebut untuk di lakukan pengecekan apakah yang bersangkutan sudah pernah dirawat di Puskesmas atau belum.
”Datanya sudah kita cek dan ternyata belum masuk di Puskesmas, kita juga baru tau ini, karna tidak ada laporan sebelumnya dari petugas di bawah. Nanti di hari kerja Tim Kesehatan Puskesmas Ketapang akan turun meninjau langsung ke rumah Penderita sakit itu," ucap KUPT Samsu Rizal, AmKep.
Sementara Kades Ketapang Hamsin saat di konfirmasi tim IWO-I Lamsel mengatakan sudah datang menemui warganya tersebut setelah di informasikan oleh Kadus setempat.
“Kita sudah datang, saya tanya BPJS sudah ada dan aktif, itu yang istrinya saat ini dalam perobatan. Hanya saja yang Lakinya yang masih nunggu untuk dilakukan penyedotan cairan pada lambungnya," ucap Hamsin.
Terkait hal itu, Kades Ketapang akan mengupayakan warganya untuk mendapatkan bantuan.
”Nanti akan kita upayakan bantuan, apakah Program dari Pusat atau dari BLT-DD, jika ada pergantian, kita akan prioritas kan, itu harapan kita," ujar Kades Hamsin.
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :