"Terima kasih kepada pihak BNN yang telah mempercayai sekolah kami SMAN 2 Bangko sebagai sekolah di Rokan Hilir yang dijadikan sasaran pelaksanaan kegiatan penyuluhan bahaya narkoba. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dan memberikan aura yang baik sehingga kami terhindar dari narkoba," ucapnya.
Kepsek SMAN 2 Bangko berharap kepada para siswa untuk dapat mengikuti kegiatan penyuluhan ini dengan seksama dan sungguh - sungguh.
"Ikuti kegiatan ini dengan seksama dan sungguh-sungguh, jangan sia-siakan kesempatan yang diprogramkan oleh BNN ini," tandasnya.
Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen Pol. Robinson D.P. Siregar, S,H., S.I.K melalui Kepala Bagian Umum, Febri Firmanto, S.H., M.Si mengatakan bahwa, Rokan Hilir adalah salah satu daerah masuk dalam titik merah yang menjadi jalur jaringan narkoba.
"Ini penyuluhan dan sosialisasi pencegahan dan memberantasan penyalahgunaan narkoba," kata Febri Firmanto, S.H., M.Si di wawancarai wartawan ini seusai kegiatan sosialisasi, Kamis (2/12/2022).
Dijelaskan, Dilaksanakannya kegiatan penyuluhan bahaya narkoba ini adanya kesepakatan BNN Provinsi Riau dengan pemerintah provinsi Riau.
"Kita sampaikan dulu, di awal nya adalah kesepakatan BNN dengan pemerintah provinsi riau. Rohil termasuk dalam titik merah yang menjadi jalur jaringan narkotika. BNN khawatir takutnya ini melanda ke generasi muda, Ini lah kita sasar salah satu sekolah SMAN 2 Bangko di kabupaten Rokan Hilir ini. Kemudian kedepan kejajar pendidikan yang lain juga kita lakukan," sebutnya.
Disampaikan oleh kepala Bagian Umum BNN Provinsi Riau, bahwa kegiatan yang sama juga sudah dilakukan di beberapa kabupaten/kota di Riau.
"Untuk tahun ini kita Roadshow ke 8 kabupaten/kota, Kabupaten Bengkalis, Meranti, Rohul,Tembilahan,Siak,Kampar, Rohil, lagi berjalan Tanjung Balai Karimun," jelasnya.
"Setelah ini kita lakukan tes urine kepada semua pemerintah kabupaten/kota nanti kita susun dulu pemerintah kabupaten/kota mana kita lakukan deteksi dini itu untuk menjaga karena kita tak akan pernah tahu pemakainya siapa," pungkasnya.(Agung)