SiagaOnline.com,Rohil- Warga RT.26 Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir menyoroti Proyek Kontruksi Pembangunan Rumah Dinas Guru SMAN 2 Bangko.
Dari hasil pantauan masyarakat pada awal proses pelaksanaan pembangunan rumah dinas guru SMAN2 Bangko tersebut ditemukan banyak kejanggalan, seperti konstruksi pondasi yang dianggap vital pada suatu struktur bangunan diduga dikerjakan tidak sesuai bestek dan terkesan asal jadi.
Buruknya hasil pembangunan rumah dinas guru SMAN 2 Bangko tersebut, rencananya akan dilaporkan ke Aparat penegak hukum.
" Masyarakat berperan serta dalam melaksanakan pengawasan terhadap penyelenggaraan program pemerintah. Terutama dalam upaya pencegahan terjadinya tindakan korupsi. Agar dugaan penyimpangan tidak berlanjut maka kami akan laporkan pembangunan rumah dinas guru SMAN 2 Bangko ini ke pihak penegak hukum, diharapkan pihak hukum segera untuk memanggil para pihak yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan rumah dinas guru SMAN 2," kata Ardiyanto ketua RT setempat.
Bukti awal yang akan dilampirkan nanti dalam laporan dugaan penyimpangan pembangunan rumah dinas guru , ditegaskan Ardiyanto sudah disiapkan.
"Konstruksi rumah dinas guru SMA 2 Bangko ini sudah pernah kami pertanyakan kepada pihak yang mengaku selaku konsultan, mereka menyebutkan bahwa pihak nya turun kelapangan hanya untuk meninjau pembangunan saja. Juga kami pertanyakan gambar (bestek) bangunan kepada yang bersangkutan mereka mengaku bahwa gambar tak ada, gambar dengan orang provinsi," ujar Ardiyanto meniru ucapan salah seorang pihak konsultan tersebut.
Ketua RT 026 Bagan Hulu ini juga menyampaikan alasan mengapa pihaknya ingin sekali untuk tahu atau melihat gambar bangunan rumah dinas guru SMAN 2 Bangko ini karena menurutnya pondasi memiliki ketahanan yang lebih terutama untuk menopang bangunan yang berada diatasnya.
"Dilapangan ada ditemukan kejanggalan, seperti pemasangan kayu cerocok untuk tiang pondasi, pertama kayu cerocok yang digunakan hanya sembilan batang setiap lobang pondasi tiang, kemudian besi tulangan pondasi atau tapak gajah itu hanya menggunakan delapan buah ring.
Mirisnya lagi, saat pengecoran pondasi tiang, pengadukan semen beton itu dilakukan dengan cara manual tidak menggunakan mesin molen dan air yang dipakai untuk pengadukan semen air parit yang memiliki kadar garam yang tinggi.
Diakui Ardi, setelah pihaknya menyoroti proses pengerjaan rumah dinas guru SMAN 2 Bangko pihak pelaksana kembali menambah jumlah pondosi dengan menggunakan jumlah kayu cerocok lebih dari yang sebelumnya digunakan dan besi ring untuk pondasi tapak gajah juga digunakan lebih dari sebelumnya. Begitu juga dengan pengadukan semen nya sekarang sudah menggunakan mesin molen. Namun demikian pihaknya tetap akan melaporkan persoalan ini ke pihak hukum agar dapat memanggil pihak pengelola untuk dimintai keterangan terkait pembangunan rumah dinas guru SMAN 2 Bangko," harapnya.
Plt. Kadisdik Provinsi Riau, H.M Job Kurniawan di konfirmasi melalui via WhatsApp belum lama ini,namun belum memberikan keterangan resmi terkait pembangunan rumah dinas guru SMAN 2 tersebut.
Secara terpisah, Kajati Riau, DR. Jaja Subagja,SH.,MH melalui Asisten Intelijen, Raharja Budi Kunanto,SH.,MH didampingi kasi intelijen Kejari Rohil, Yogi Hendra,SH,MH
saat diwawancarai media ini, Selasa (04/10/2022) mengatakan bahwa, dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi tentu dilakukan pengawalan supaya pembangunan nasional berjalan sukses.
"Terkait dalam program pembangunan perlu dilakukan pekerjaan pencegahan, pencegahan dibuktikan dengan cara pengamanan oleh bidang kasi Intel maupun dalam bidang pendapat hukum, antara lain dari kasi Datun. Silahkan kalau nanti misalnya dalam pelaksanaan pembangunan ini masih ada rasa ragu-ragu, jangan sampai atau nanti terjerat dengan masalah hukum.Silahkan berkonsultasi dengan meminta pengamanan pendapingan dengan Kejari Rokan Hilir, " kata Asisten Intelijen Kajati Riau Raharja Budi Kunanto,SH.,MH.
Kasi Intelijen Kejari Rohil, Yogi Hendra,SH,MH menghimbau kepada pihak pelaksana agar berkerja sesuai dengan mengedepankan kualitas dan mutu pekerjaan dengan berpedoman pada kontrak dan mengacu pada RAB dan design gambar yang dibuat oleh konsultan perencana.
"Kami berharap pihak-pihak yang terkait dengan pekerjaan rumah dinas guru SMAN 2 Bangko tersebut yakni kontraktor harus mengejar waktu pekerjaan dan bekerja dengan mengedepankan kualitas dan mutu pekerjaan dengan berpedoman pada kontrak dan mengacu pada RAB dan design gambar yang dibuat oleh konsultan perencana dan juga perlu adanya pengawasan yang cermat yang dilakukan oleh konsultan pengawas dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh kontraktor sehingga dilapangan tidak adanya penyimpangan diluar kontrak,RAB dan design gambar," harap kasi intelijen Kejari Rohil.
Ditegaskan, Apabila ada temuan penyimpangan yang ditemukan maka konsultan pengawas harus melakukan teguran kepada kontraktor agar diperbaiki dan dipenuhi item2-item kegiatan sebagaimana dalam kontrak," imbaunya.
Terkait program pembangunan Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk sekolah SMAN 2 Bangko, Plt.Kepala Sekolah SMAN 2 Bangko, Sumartono dikonfirmasi belum lama ini menyampaikan pembangunan yang sedang berjalan di sekolah SMAN 2 adalah bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022.
"DAK Tahun 2022 untuk SMA di Riau tahun ini dilaksankan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Sekolah hanya menerima bangunannya. Pelaksananya Dinas Pendidikan. 2 PPTK,"Tulis Sumartono melalui pesan singkat WhatsApp. (Ag)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :