Pembongkaran Kastin Median Jalan Bandara RHF Secara Sepihak Tuai Protes Warga Perum Ganeta Mas
Siaga Kepri | Minggu, 12 Juni 2022 12:35:19 WIB
Siagaonline.com , Tanjungpinang - Marlon Harianja salah seorang warga Jalan Ganet yang bertempat tinggal di Perum Ganeta Mas, Tanjungpinang Timur, tidak terima atas dibongkarnya Kastin median jalan proyek Bandara RHF semalam. Pasalnya hal ini dilakukan sepihak tanpa sepengetahuan pemilik atau tuan rumah.
"Semalam ada Frengki datang kesitu bersama satu orang temanya mengatasnamakan sebuah ormas dan katanya mempunyai kesepakatan untuk membuka Kastin median jalan sepanjang 5 meter," sebut Marlon Harianja saat diwawancarai awak media ini, Sabtu (11/6/22).
Selain itu, Marlon Harianja,juga mengatakan, sorenya, adanya intimidasi dari seseorang bernama Daniel terkait pembongkaran tersebut.dan ketika dirinya pertanyaan kepada pak Bambang (pengawas perusahaan) itu adalah perintah dari pak Daniel, ungkap Marlon menirukan gaya bicara Bambang.
Menurut Marlon, berdasarkan sertifikat miliknya, tidak tergambar peta jalan disitu, hanya tergambar fasilitas jalan perumahan berukuran kecil, pintu masuknya berhadapan dengan swalayan Albaik. Maka dari hal inj iyanya merasa was ketika mewariskan kepada anaknya kelak. sebaiknya direvisi dulu sertifikat yang saya miliki, baru bisa dibuat jalan,cetusnya.
Pada intinya Marlon, tidak terima atas pembokaran kastin median jalan yang dilakukan secara sepihak tanpa libatkan dirinya.
Di waktu yang sama.Bambang (pengawas proyek Bandara RHF), mengatakan, pihak perusahaan telah mengambil kebijakan,karena rumah yang menyadap ke jalan akan diberikan akses jalan. Sesuai aturan Besteknya, berhubung jalan kampung dibuka 3 meter dan atas inisiatif perusahaan ditambah 60 Centimeter .
Lebih lanjut, Bambang mengatakan, sudah menyepakati dengan pak Daniel, dari jalan yang ada 3 meter,ditarik lewat As,, agar adil maka terbagi 4 meter 4 meter jadi dibuka selebar 8 meter jalan tersebut.
"Jadi tiba- tiba tanpa sepengetahuan dirinya jalan tersebut berubah menjadi 11 meter.lalu Dirinya mengukur kembali jalan tersebut dengan membawa konsultan pengawas didapati jalan menjadi 11 meter," kaget Bambang sembari kesal.(mz)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :