Keterangan Foto: Dokumentasi pelaporan dugaan penganiayaan oleh Rizki Efendi Hasibuan beserta keluarga di Mapolsek Batang Angkola, Tapanuli Selatan, Sabtu (11/7/2026).Tapsel, SiagaOnline.com - Rizki Efendi Hasibuan (28) melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya kepada Polsek Batang Angkola, Polres Tapanuli Selatan, Polda Sumatera Utara, setelah menerima kekerasan fisik saat bertugas sebagai juru parkir. Pelaporan resmi dilakukan korban bersama keluarga pada Sabtu (11/7/2026).
Insiden bermula ketika Rizki sedang bekerja di Pasar Pagi Kelurahan Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais. Seorang pria berinisial D melintas dan mengucapkan kata-kata ejekan berulang kali yang memicu ketegangan antara keduanya pada Sabtu (11/7/2026).
"Saat saya bekerja menjadi Jukir di pasar pagi Bintuju, pelaku (inisial D-red) melintas di depan saya sambil berkata mengejek saya sembari berucap 'Boneng tukang parkir', bukan hanya sekali namun beberapa kali, kemudian saya samperin pelaku untuk menanyakan maksud kata ejekannya," terang Rizki Efendi Hasibuan di Mapolsek Batang Angkola, Sabtu (11/7/2026).
Alih-alih memberikan penjelasan, pihak terlapor diduga merespons dengan tantangan berkelahi disertai serangan fisik. Rizki mengaku menerima pukulan di bagian wajah serta sabetan benda tajam yang mengakibatkan luka di area pinggang belakang pada Sabtu (11/7/2026).
"Malah dia menantang saya untuk berantam lalu memukul muka saya, saya juga mendapat luka di bagian bawah pinggang maaf di atas pantat saya menduga akibat benda tajam," jelas Rizki Efendi Hasibuan saat menceritakan kronologi kejadian di Mapolsek Batang Angkola, Sabtu (11/7/2026).
Pasca-insiden, keluarga segera membawa Rizki berobat ke bidan terdekat sebelum memutuskan menempuh jalur hukum.
Tokoh masyarakat Kelurahan Bintuju, Zulham Efendi, mengapresiasi langkah pelaporan tersebut dan berharap aparat penegak hukum dapat menyelesaikan kasus ini secara transparan guna mencegah eskalasi konflik horizontal.
"Jika memang demikian agar tidak terjadi opini negatif di masyarakat, Polsek Batang Angkola harus bertindak tegas, sekaligus antisipasi tidak ada keributan lanjutan antar warga di kelurahan kita ini, kami percaya Polisi mampu segera menuntaskan masalah ini agar tidak berlarut-larut," tegas Zulham Efendi di Kelurahan Bintuju, Sabtu (11/7/2026).
Hingga berita ini diterbitkan, Polsek Batang Angkola belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkembangan penyidikan. Pihak redaksi juga telah berupaya menghubungi pihak terlapor (inisial D-red) untuk konfirmasi, namun belum berhasil. Oleh karena itu, seluruh narasi dalam pemberitaan ini semata-mata merupakan versi pelapor yang sedang diverifikasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(Jaker)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |