Breaking News
Satreskrim Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penggelapan Motor, Pelaku Ditangkap di Muaro Bungo | Temui Menteri PKP, Bupati Annisa Perjuangkan Penanganan Backlog Perumahan dan Kawasan Kumuh | Empat Daerah di Sumbar Kompak Dukung Pengusulan Koridor Sajunraya sebagai PSN | Polsek KSKP Tembilahan Tinjau Perkembangan Jagung dan Laksanakan Pembersihan Lahan Dukung Program Asta Cita | Korban Pemukulan di Pasar Bintuju Laporkan Kasus ke Polsek Batang Angkola | Semarak Festival Bubur Suro 2026 , Perkuat Budaya dan Dongkrak Ekonomi Lokal |

Limau Kinari Ramaikan Penyambutan Ramadhan 2025
Kamis 27 Februari 2025, 22:59 WIB

Siagaonline.com, Solok - Masyarakat Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, menggelar tradisi Sadakah Limau Kinari dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Acara berlangsung meriah di depan Kantor Wali Nagari Kinari pada Kamis (27/2/25)

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok Wirasto, SH, unsur Forkopimcam Bukit Sundi, wali nagari, niniak mamak, tokoh masyarakat, serta Bundo Kanduang dan seluruh lapisan masyarakat Nagari Kinari.

Acara dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan kesenian anak nagari, seperti silek, tari tradisional, dan seni pertunjukan lainnya yang menggambarkan kekayaan budaya Minangkabau.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kinari, Dt Mangkuto Arek, dalam sambutannya menegaskan bahwa Sadakah Limau merupakan tradisi turun-temurun yang harus terus dijaga dan dipertahankan.


“Tradisi ini mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus melestarikannya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sebagai bentuk pengakuan terhadap nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Sadakah Limau.

Pamong Budaya Kabupaten Solok, Wirasto, SH, menyampaikan bahwa Sadakah Limau bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Nagari Kinari.

“Tradisi ini memiliki nilai filosofis yang tinggi, mencerminkan gotong royong, rasa syukur, dan kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Dengan diakuinya sebagai Warisan Budaya Tak Benda, ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga dan mengembangkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya ini.


“Saya sangat mengapresiasi semangat masyarakat Nagari Kinari yang tetap menjaga adat dan budaya di tengah arus modernisasi. Ini adalah aset berharga yang harus terus kita pertahankan. Pemerintah daerah akan selalu mendukung kegiatan budaya seperti ini agar tetap lestari,” katanya.

Dengan digelarnya Sadakah Limau Kinari, masyarakat diharapkan semakin mempererat silaturahmi dan menjaga kearifan lokal dalam menyambut bulan suci Ramadhan.(N)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top