Breaking News
Satreskrim Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penggelapan Motor, Pelaku Ditangkap di Muaro Bungo | Temui Menteri PKP, Bupati Annisa Perjuangkan Penanganan Backlog Perumahan dan Kawasan Kumuh | Empat Daerah di Sumbar Kompak Dukung Pengusulan Koridor Sajunraya sebagai PSN | Polsek KSKP Tembilahan Tinjau Perkembangan Jagung dan Laksanakan Pembersihan Lahan Dukung Program Asta Cita | Korban Pemukulan di Pasar Bintuju Laporkan Kasus ke Polsek Batang Angkola | Semarak Festival Bubur Suro 2026 , Perkuat Budaya dan Dongkrak Ekonomi Lokal |

Banjir dan Longsor Terjang 8 Nagari di Solok
Rabu 26 Februari 2025, 22:48 WIB

Siagaonline.com, Solok - Banjir dan longsor melanda delapan nagari yang berada di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Akibatnya, ratusan rumah warga terendam banjir, sementara enam rumah rusak akibat longsor.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Solok, Irwan Efendi mengatakan peristiwa itu terjadi pagi tadi, saat hujan masih mengguyur daerah Solok. Dia menyebut penyebab banjir dan longsor itu karena curah hujan yang tinggi sejak Rabu malam (26/2), yang mengakibatkan sungai Batang Lembang meluap.

"Benar, delapan nagari di Kabupaten Solok dilanda banjir dan longsor. Banjir mulai terjadi sejak pukul 07.00 WIB tadi. Penyebab banjir adalah meluapnya Sungai Batang Lembang akibat hujan yang mengguyur wilayah Solok sejak semalam," kata Irwan Efendi saat dikonfirmasi detikSumut, Kamis (27/2/2025).

Nagari-nagari yang terdampak banjir dan longsor tersebut di antaranya Nagari Koto Laweh, Nagari Koto Baru, Nagari Selayo, Nagari Jawi-Jawi, Nagari Koto Hilalang, Nagari Sungai Jambua, Nagari Pianggu, dan Nagari Indudur Sungai Lasi.

"Banjir merendam Nagari Selayo, Nagari Koto Baru, Nagari Muaro Paneh, dan Nagari Koto Laweh. Sementara itu, longsor terjadi di Nagari Sungai Jambua, Nagari Pianggu, Nagari Indudur, dan Nagari Koto Hilalang. Pohon tumbang juga terjadi di Nagari Jawi-Jawi Guguak," tambahnya.

Irwan menyebutkan bahwa dampak dari banjir tersebut paling parah terjadi di Nagari Selayo, di mana di daerah tersebut mengenangi sekitar 300 rumah warga. Kemudian ada beberapa sekolah dan rumah di Nagari Koto Baru juga terendam banjir. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat bencana ini.

"Banjir paling banyak merendam rumah warga di Nagari Selayo, sekitar 300 rumah. Beberapa sekolah dan rumah di Nagari Koto Baru juga terendam banjir. Namun, alhamdulillah tidak ada korban jiwa akibat bencana ini," jelasnya.

Sementara terkait longsor merusak beberapa rumah, Irwan menyebut tim gabungan BPBD sudah mulai turun ke lapangan untuk membantu membersihkan material longsor dan mengevakuasi rumah yang terdampak.

"Longsor merusak beberapa rumah warga, yakni tiga rumah di Nagari Sungai Jambua, dua rumah di Nagari Pianggu, dan satu rumah di Nagari Koto Hilalang. Tim BPBD sudah mulai membantu evakuasi dan membersihkan material longsor," ujarnya.

Irwan juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, karena hujan masih mengguyur beberapa daerah di Solok. Potensi banjir dan longsor susulan masih bisa terjadi.

"Saat ini hujan masih berlangsung di beberapa daerah di Solok. Kami terus mewaspadai potensi banjir dan longsor susulan," tutupnya.(N)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top