Siagaonline.com, Simeulue — Menjelang pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang, tentu masyarakat baik Individu maupun Kelompok atau Organisasi perlu mewaspadai dengan teliti dan penuh kehati hatian dalam mementum seperti ini agar nama Organisasi atau suatu Kelompok tetap stabil dalam menjalankan visi misi kedepan.
Martinus Zebua Sebagai Wakil Ketua bidang Hubungan Kemasyarakatan (HUMAS) Himpunan masyarakat Nias Indonesia (Himni) Kabupaten Simeulue Aceh menghimbau agar Seluruh Warga Masyarakat Nias yang terhimpun dalam DPC dan Dewan Pimpinan Kecamatan (Depran) disepuluh kecamatan dikabupaten Simeulue tetap waspada dan berhati hati dalam menentukan Sikap menghadapi Pilkada yang sudah diambang Pintu.
Hal tersebut dilontarkannya untuk menjaga stabilitas Roda organisasi yang saat ini dipimpin Oleh Mahlim Syam Sebagai Ketua DPC dipulau tersebut.
"Putra Kelahiran Pulau Nias itu mengaku baru mengikuti Pilkada didaerah Simeulue Aceh kali ini yang sebelumnya dari Kota Sibolga. Dihadapan para Wartawan ia mengatakan agar seluruh warga masyarakat Nias tetap optimis bahwa HIMNI mampu bersatu tanpa ada noda diantara satu dengan yang lainnya, dan tidak ada dusta diantara semua," harapnya.
Dirinya mengajak agar seluruh Warga masyarakat Nias termasuk keturunan nya yang masih mengakui ada hubungan darah dengan Nias tidak terjerumus dengan janji janji Politik yang segudang dan beragam macam.
"Mari kita lihat sendiri kondisi Kota yang kita cintai ini, sekarang gak perlu saya uraikan tapi membaca dan memonitor dari berbagai sumber baik media cetak ,elektronik ,Online dan Sosmed bahwa sebentar lagi akan dirayakannya hari jadi Kabupaten Simeulue yang ke 25 tahun namun belum ada yang kita lihat pertumbuhan ekonomi yang menjamin keberlangsungan kehidupan Masyakat kedepan. Baik dibidang perikanan Perkebunan ,Pariwisata dan paling terkecil pelaku UMKM, semua masih terlihat dimulai dari Nol, " katanya Martin.
Ia menuturkan, Untuk itu ia berharap bahwa Masyarakat Nias yang ada di Kabupaten Simeulue sudah lebih bijak dan dewasa untuk mengetahui ,sehingga mampu mengambil kesimpulan yang kongkrit dan memutuskan arah HIMNI untuk lima tahun kedepan sesuai Visi dan Misi Organisasi dan tidak bertentangan dengan Ad/Art yang ada sebagai dasar dan pedoman dalam mewujudkan Masyakat Nias menuju Kejayaan dimanapun berada," katanya berpesan.
Katanya, Untuk kita ketahui bersama Sampai saat ini, HIMNI belum ada Instruksi berupa gagasan untuk ditindak lanjuti dalam perihal menyatakan sikap pada salah satu atau seluruh Paslon peserta Calon Bupati yang akan bertarung di pilkada Serentak kali ini.
Ia berharap, alangkah Eloknya jika disalah satu Kampanye Paslon untuk tidak melibatkan nama "HIMNI" disetiap seruan dalam kampanye mereka, karna hal tersebut bisa menjadi pemicu perpecahan dalam Organisasi. Kalau Ada salah seorang Warga Nias yang bergabung dalam satu Paslon boleh boleh aja ,hal tersebut sudah menjadi Hak masing masing secara perseorangan. namun dirinya berpesan jaga nama baik Organisasi, Jangan membawa nama HIMNI sebelum ada Instruksi atau suatu keputusan Mutlak.
"Selain poin diatas tadi kami tidak lupa untuk mengingatkan kepada seluruh orang tua kami ,saudara saudari, Abang kami ,adek adek mahasiswa/i dan semua komponen himpunan Nias Indonesia agar Menghindar dari politik uang yang sedang merajalela di mana mana setiap momen Pilkada yang bisa membawa bencana masa depan Organisasi bahkan pada diri kita sendiri," imbuhnya"
Beberapa hari yang lalu tidak sengaja ,sepintas saya lewat saat kampanye salah satu Paslon ,ada seruan menyatakan janji politik untuk Masyakat Nias. Mendengar hal tersebut pihaknya agak terkejut apakah hal ini benar, tanpa pemberitahuan pada Pengurus HIMNI yang ada ??
Pihaknya menegaskan Sebagai Warga negara yang berdaulat kita melakukan pesta demokrasi dalam kurung waktu setiap (5) lima tahun sekali.
"Namun, kita harus memilih pemimpin yang benar-benar ingin membangun dan atau memajukan daerahnya. Dekat dengan masyarakat ,humanis,familiar,dan tidak berpihak pada satu golongan saja " ujar Martinus"
Pilpres dan Pileg sudah kita lalui, didepan mata kita saat ini Pilkada yang akan menghadapi kita bahkan menjadi tantangan bagi kita semua untuk menentukan masa depan Pulau yang kita cintai ini selama 5 tahun yang akan datang," ungkapnya.
Pilkada serentak seluruh masyarakat dituntut untuk memberikan Hak pilihnya sesuai suara hati nurani yang bersih tanpa embel embel yang lain. Kita berikan hak pilih kita sebagai Warga Negara yang taat dengan hukum, tidak hanya memenuhi kepentingan pribadi sendiri tanpa memikirkan nasib dan perkembangan pembangunan daerah kita ke depannya," tuturnya.
Seperti kita ketahui saat ini status Aceh yang didalamnya ada kabupaten Simeukue
termasuk sebagai daerah termiskin. Hal tersebut menjadi sangat penting peran masyarakat Nias Indonesia untuk Memilih pimpinan yang tangguh dan mampu berkolaborasi keseluruh lapisan masyarakat dari level terendah hingga level teratas, mulai dari desa hingga tingkat pusat," tegasnya.
Dirinya berpesan, jika mau dan ingin daerah Pulau kita ini maju ,maka berikanlah hak pilih kita dari suara hati yang paling dalam, nurani yang murni, dan bukan karena janji politik yang belum pasti, atau embel embel lain. "Jauhi politik Uang"
Pemimpin yang dilahirkan Karna politik Uang atau tidak Murni terpilih dari hati masyarakat, tapi Karna dorongan janji janji politik para elit, disertai dengan isi Amplotnya yang tebal dan Kepentingan kelompok "yakinlah kita tidak akan maju, dan tinggal menunggu waktu masa Jabatannya habis agar kita melakukan hal yang serupa untuk bisa mendapat amplot lagi ,dan lagi ,"serunya
Ia juga melihat belum ada upaya serius dari penyelenggara pemilu yang bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk mengatasi politik uang yang berlangsung di Indonesia saat ini termasuk Pulau simeulue. Pejabat pejabat kita saat ini (ASN), sering kita lihat terbawa Arus yang deras dalam politik, terjerumus dalam politik yang seharusnya ASN ,termasuk TNI polri Netral dalam Momentum Pileg maupun Pilkada hingga Pilpres,"tegasnya.
Bagaimana mungkin Simeulue yang sangat kaya akan sumber daya alam ini bisa maju, jika pemimpin kita pilih Karna Amplot ,alias politik uang , mustahil Pak !!
Pejabat yang menang suara karna politik Uang, tidak bisa kita harapkan untuk membangun Simeulue kedepan," tegasnya.
Ia mencontohkan dibeberapa pembangunan yang bermasalah di pulau ini sampai saat ini belum terlihat upaya pemerintah untuk menyelesaikan termasuk beberapa Aset daerah yang sedang dalam Sengketa, dan masih banyak pembangunan di simeulue yang berpotensi Merugikan Negara," terangnya.
Seperti itulah hasil kerja jika jabatan itu dibeli oleh seseorang untuk meraih hasrat dan keinginan untuk menjadi penguasa dan bukan menjadi pelayan masyarakat.
Hal tersebut terjadi karena minimnya pengawasan, dan kuat dugaan ada udang dibalik batu guna mengembalikan biaya yang sudah keluar saat seperti sekarang ini" akibatnya Pejabat Pasti salah tingkah," ujarnya.
Lebih lanjuta ia mengungkapkan, Pihaknya berharap dengan adanya himbauan ini , masyarakat Nias Indonesia yang ada di Kabupaten Simeulue bisa mengambil keputusan dari hati yang dalam dan jangan terbawa Arus yang deras," demikian pernyataan dari Martinus sebagai HUMAS HIMNI.
Ketua DPC HIMNI Saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa mulai dari Pileg dan Sampai Pilkada ini ,Himpunan Masyarakat Nias Indonesia yang ada dikabupaten Simeulue tegak lurus atau Netral dan tidak memihak kepada Siapapun.
Mahlil menegaskan bahwa, untuk pilkada dalam pesta Demokrasi ini HIMNI tidak pernah menyatakan sikap kepada satu Paslon, karna seluruh paslon yang saat ini ikut dalam pesta demokrasi tersebut sama sama putra Simeulue yang terbaik dan bisa memimpin dipulau ini," terang Mahlil Syam"
"YA kelima Paslon adalah Putra/i terbaik Simeulue, jadi dari Organisasi Himni tidak menyatakan sikap kepada satu peserta, kita kembalikan pada masing masing individu untuk menilai dan memberikan hak pilihnya. artinya dari organisasi tidak membatasi hak seseorang ,namun jaga nama baik organisasi.
"Perlu saya garis bawahi jika ada warga masyarakat Nias yang ingin membawa kebudayaan seperti baru baru ini, maena dan lainnya silahkan aja tapi ingat itu bukan dari HIMNI, walaupun masyarakatnya warga HIMNI," Cetusnya. (HRD)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :