🢭 Siagaonline.com ⮞ Siaga Sumut
Herman Deru Pastikan Penanganan Karhutla Sumsel Terus Diperkuat, Presiden Prabowo Dukung Tambahan Armada dan Peralatan
Siaga Sumut | Selasa, 25 Agustus 2026 10:47:09 WIB
Baca juga:
 
  • Herman Deru Pastikan Penanganan Karhutla Sumsel Terus Diperkuat, Presiden Prabowo Dukung Tambahan Armada dan Peralatan
  •  

    Siagaonline.com, PALEMBANG -- Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru memaparkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Palembang, Senin (24/8/2025).

    Dalam rapat tersebut, Herman Deru menjelaskan kondisi terkini karhutla sekaligus berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh unsur terkait.

    Herman Deru menyampaikan, luas areal terdampak karhutla di Sumatera Selatan mencapai sekitar 1.900 hektare. Namun, angka tersebut merupakan akumulasi total dan kondisi karhutla saat ini telah jauh menurun berkat kerja keras seluruh pihak.

    "1.900 hektare itu total, Bapak Presiden. Jadi, sudah jauh menurun hari ini. Sisa asap yang ada di Palembang ini karena secara geografis Palembang merupakan wilayah cekungan, sehingga asap memang sulit bergerak," ujar Herman Deru.

    Ia menjelaskan, penanganan karhutla melibatkan seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, perusahaan, hingga masyarakat.

    Menurut Herman Deru, jumlah titik panas atau hotspot juga telah menurun secara signifikan seiring dengan upaya pemadaman dan pencegahan yang dilakukan secara bersama-sama.

    "Hotspot sekarang tinggal hitungan ratusan. Tetapi perlu dipahami, tidak semua hotspot merupakan fire spot. Namun, kalau fire spot pasti hotspot," katanya.

    Herman Deru juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menjalankan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2026 tentang larangan pembakaran lahan secara konsisten.

    Ia menilai kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla semakin meningkat. Kendati demikian, Sumatera Selatan masih menghadapi tantangan besar karena memiliki kawasan lahan gambut yang luas.

    "Tantangan kita adalah luas lahan gambut yang mencapai sekitar 1,27 juta hektare. Sekitar 600 ribu hektare berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan sekitar 600 ribu hektare berada di Kabupaten Musi Banyuasin. Sisanya tersebar di enam kabupaten/kota lainnya," jelasnya.

    Untuk memperkuat pengendalian, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus meningkatkan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta melibatkan perusahaan pemegang konsesi agar bertanggung jawab terhadap wilayahnya masing-masing.

    "Kami sudah instruksikan perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap ring satu dari kebun dan wilayah konsesinya. Bagi yang melanggar akan kami tindak tegas, termasuk pencabutan izin," tegas Herman Deru.

    Selain pencegahan dan pemadaman, Pemprov Sumsel juga terus melakukan pengendalian melalui pembangunan dan pemeliharaan kanal air gambut. Kanal tersebut memiliki dua fungsi, yakni menjaga kelembapan gambut sekaligus menjadi sumber air untuk kebutuhan water bombing.

    "Kami sangat terbantu dengan dukungan BNPB. Namun, kanal ini perlu pemeliharaan karena terjadi sedimentasi, sehingga perlu dilakukan perawatan agar tetap berfungsi optimal," ujarnya.

    Dalam rapat terbatas tersebut, Herman Deru juga menyampaikan kebutuhan tambahan sarana penanganan karhutla, khususnya armada water bombing, pompa air, serta perlengkapan pendukung bagi petugas di lapangan.

    "Saat ini sudah ada lima unit water bombing yang bergerak dan dua unit untuk patroli. Biasanya saat cuaca panas, Sumsel membutuhkan sekitar sembilan unit," ungkapnya.

    Herman Deru juga melaporkan bahwa Sumatera Selatan telah membangun 12 titik sumur bor. Namun, masih dibutuhkan tambahan mesin pompa dan selang agar sumber air tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam penanganan karhutla.

    Menanggapi kebutuhan tersebut, Presiden Prabowo Subianto meminta agar kebutuhan tambahan segera diajukan dan menyetujui dukungan berupa 500 sumur bor dan 500 unit pompa air beserta perlengkapannya untuk membantu penanganan karhutla di Sumatera Selatan.

    Selain itu, Presiden Prabowo mengapresiasi Babinsa yang memodifikasi singkong menjadi alat pemadam api berbentuk jelly.

    Presiden Prabowo juga memberikan bantuan berupa 100 unit sepeda motor trail yang telah dimodifikasi dan dapat membawa alat pemadam api ringan (APAR).

    Dukungan lainnya berupa 500 unit pompa air dengan panjang selang mencapai satu kilometer.

    Presiden Prabowo juga memberikan bantuan 20 unit ekskavator. Diharapkan, setelah penanganan karhutla selesai, ekskavator tersebut dapat dimanfaatkan oleh gabungan kelompok tani (Gapoktan).

    Tidak hanya itu, Presiden Prabowo memastikan akan membantu dua unit helikopter water bombing untuk mempercepat proses pemadaman titik api di Sumatera Selatan.

    Rapat terbatas tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, serta jajaran Forkopimda Sumatera Selatan.

     


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Herman Deru Pastikan Penanganan Karhutla Sumsel Terus Diperkuat, Presiden Prabowo Dukung Tambahan Armada dan Peralatan
  • Lahan PT MHP Terbakar Polsek Gunung Megang Cek Titik Panas Hotspot BRIN
  • Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa  
  • Rp3,1 Miliar Dana KONI Simeulue Belum Dipertanggungjawabkan, Marwan : Penggunaan Uang Negara Harus Transparan 
  • Satu Kilogram Sabu dan 246 Ekstasi Disita, Polres Rohul Ungkap Jaringan Narkoba di Rambah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Herman Deru Pastikan Penanganan Karhutla Sumsel Terus Diperkuat, Presiden Prabowo Dukung Tambahan Armada dan Peralatan
    #2 Lahan PT MHP Terbakar Polsek Gunung Megang Cek Titik Panas Hotspot BRIN
    #3 Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa  
    #4 Rp3,1 Miliar Dana KONI Simeulue Belum Dipertanggungjawabkan, Marwan : Penggunaan Uang Negara Harus Transparan 
    #5 Satu Kilogram Sabu dan 246 Ekstasi Disita, Polres Rohul Ungkap Jaringan Narkoba di Rambah
    #6 Wujudkan Harapan Warga, Pemdes  Bangun Rejo Realisasikan  Pembangunan Jalan Cor Beton
    #7 Semarak HUT RI, Wali Kota dan Wawali Kota Pekalongan Sapa Warga Lewat Jalan Sehat
    #8 Pemkab Kuansing Perkuat Tata Kelola Keuangan, Tunda Bayar dan Hak PPPK Jadi Prioritas
    #9 Usai Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Gerak Cepat Bersihkan Tepian Narosa.
    #10 Semarak HUT Ke-81 RI, Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Ajak ASN Sumsel Tebar Semangat dan Manfaat Bagi Masyarakat
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved