Usai Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Gerak Cepat Bersihkan Tepian Narosa.
Siagaonline.com, Kuansing–Sehari setelah riuhnya Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 berakhir, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) bersama berbagai elemen masyarakat langsung bergerak melakukan gotong royong massal, Senin (24/08/2026).
Kegiatan dipusatkan di kawasan Tepian Narosa dan Taman Jalur, dua lokasi yang selama pelaksanaan Pacu Jalur menjadi pusat keramaian, aktivitas masyarakat, serta kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.
Gotong royong tersebut dipimpin Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Drs. Muradi, M.Si., yang mewakili Bupati Kuantan Singingi. Sejumlah unsur pemerintah daerah dan masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan membersihkan kawasan pascaberlangsungnya festival budaya tersebut.
Sejak pagi, peserta gotong royong terlihat membersihkan berbagai titik yang masih terdapat sampah, merapikan lingkungan sekitar arena serta menata kembali kawasan yang selama beberapa hari dipadati masyarakat dan pengunjung.
Langkah cepat membersihkan kawasan tersebut menjadi bagian penting setelah pelaksanaan event berskala besar. Pasalnya, tingginya mobilitas masyarakat selama Festival Pacu Jalur turut meninggalkan berbagai aktivitas yang membutuhkan penanganan bersama.
Pj. Sekda Kuansing Muradi menegaskan bahwa menjaga kebersihan Tepian Narosa tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
“Gotong royong ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kita terhadap lingkungan. Setelah suksesnya pergelaran Pacu Jalur, mari kita bersama-sama mengembalikan kawasan Tepian Narosa dan Taman Jalur agar tetap bersih, rapi dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Muradi.
Menurut Muradi, keberhasilan penyelenggaraan sebuah kegiatan besar tidak hanya diukur dari meriahnya acara, tetapi juga dari bagaimana kondisi lingkungan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, juga turun langsung ke lapangan. Ia terlihat bersama sejumlah pihak membersihkan sampah di sekitar Lapangan Astaka MTQ hingga kawasan Taman Jalur.
Keterlibatan langsung kepala daerah dalam kegiatan tersebut menjadi contoh sekaligus ajakan kepada masyarakat agar memiliki kepedulian yang sama terhadap kebersihan fasilitas dan ruang publik.
Tepian Narosa sendiri memiliki posisi penting bagi Kuansing, bukan hanya sebagai lokasi utama pelaksanaan Pacu Jalur, tetapi juga sebagai salah satu ikon daerah yang menjadi ruang berkumpul masyarakat serta daya tarik wisata budaya.
Dengan berakhirnya Festival Pacu Jalur Tradisional 2026, semangat menjaga kebersihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan gotong royong sehari setelah festival. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mempertahankan kebersihan Tepian Narosa dan Taman Jalur secara berkelanjutan, sehingga kawasan tersebut tetap nyaman dan layak menjadi ruang publik serta destinasi wisata kebanggaan Kuansing.
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :