🢭 Siagaonline.com ⮞ Daerah
Tim Ekspedisi Patriot IPB Kembangkan Budidaya Air Tawar dan Marikultur di Kawasan Transmigrasi Selaut
Daerah | Sabtu, 22 Agustus 2026 21:15:07 WIB
Baca juga:
 
  • Tim Ekspedisi Patriot IPB Kembangkan Budidaya Air Tawar dan Marikultur di Kawasan Transmigrasi Selaut
  •  

    ‎Siagaonline.com, SIMEULUE — Tim Ekspedisi Patriot (TEP) IPB University mendorong pengembangan budidaya perikanan air tawar dan marikultur di kawasan transmigrasi Kabupaten Simeulue, Aceh. Program tersebut diarahkan bukan sekadar sebagai kegiatan percontohan, tetapi sebagai upaya membangun rantai ekonomi baru berbasis potensi perikanan daerah.

    ‎Tim yang dipimpin Dr. Irzal Effendi itu beranggotakan Fina Tanjung, S.Pi., Dhara Devona, S.Pi., Yesi Limbong, S.Pi., Okto Ijen, S.Pi., M.Si., dan Berli Adam Sah, S.Pi.
    ‎Pengembangan tersebut merupakan tindak lanjut hasil kajian Tim Ekspedisi Patriot IPB University pada 2025. Kali ini, hasil kajian diterjemahkan dalam bentuk riset aksi berskala usaha tani atau farming research.

    ‎Dua sektor menjadi perhatian utama: budidaya ikan air tawar, khususnya lele, serta marikultur dengan komoditas potensial seperti kerapu dan lobster.
    ‎Budidaya air tawar dipandang penting untuk memperkuat ketersediaan protein ikan bagi masyarakat Simeulue. Kondisi geografis sebagai wilayah kepulauan membuat pasokan ikan pada waktu tertentu menghadapi kendala, terutama ketika cuaca ekstrem terjadi pada musim barat dan musim peralihan.

    ‎Di sisi lain, permintaan masyarakat terhadap ikan tetap berjalan.
    ‎Dalam kondisi tersebut, budidaya air tawar menjadi salah satu pilihan untuk menjaga kesinambungan pasokan. Berdasarkan kajian TEP IPB University, ikan lele dan nila memiliki prospek pasar yang cukup kuat di Simeulue.

    ‎Pengembangan lele dirancang mulai dari pembenihan, pendederan hingga pembesaran. Teknologi yang digunakan antara lain kolam dan bak bulat berbahan terpal. Tim juga merencanakan penggunaan induk unggul yang didatangkan dari Banda Aceh serta pengembangan pakan buatan secara mandiri.

    ‎*Mengubah Potensi Lobster Menjadi Nilai Ekonomi*

    ‎Untuk sektor kelautan, perhatian Tim Ekspedisi Patriot diarahkan pada lobster.
    ‎Perairan Simeulue selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan penting dalam rantai pasok benih bening lobster atau BBL. Potensi tersebut dinilai perlu dikembangkan agar nilai ekonominya tidak berhenti pada komoditas mentah, tetapi memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat setempat. Salah satu arah yang ditawarkan adalah pengembangan lobster hingga ukuran pendederan, sekitar 10–50 gram per ekor.

    ‎Pengembangan tersebut sekaligus merespons perubahan kebijakan mengenai perdagangan BBL. Dengan demikian, penguatan teknologi budidaya di tingkat lokal menjadi penting untuk menciptakan nilai tambah sebelum komoditas masuk ke pasar yang lebih luas.

    ‎Budidaya lobster tidak harus sepenuhnya dilakukan di laut. Teknologi land-based aquaculture memungkinkan pendederan dilakukan di darat menggunakan bak dengan sistem resirkulasi atau recirculating aquaculture system (RAS).

    ‎Sementara di laut, pengembangan dapat menggunakan keramba jaring apung, jaring tenggelam maupun keramba jaring dasar laut. Model tersebut membuka peluang bagi Simeulue untuk bergerak dari sekadar wilayah penghasil sumber daya menjadi kawasan yang memiliki kemampuan produksi dan pengolahan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi.

    ‎*SDM Menjadi Kunci*

    ‎Namun, pengembangan teknologi budidaya tidak akan berjalan tanpa kesiapan sumber daya manusia dan kelembagaan. Karena itu, program TEP IPB University juga mencakup pelatihan, percontohan dan pendampingan bagi transmigran serta masyarakat sekitar kawasan transmigrasi.

    ‎Percontohan budidaya lele direncanakan dilakukan di kawasan transmigrasi Sigulai. Sementara pengembangan pendederan lobster akan dikerjasamakan dengan pihak-pihak yang memiliki minat dan kapasitas untuk mengembangkan usaha tersebut. Dalam program ini, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan, tetapi diharapkan menjadi pelaku utama kegiatan ekonomi.

    ‎*Pemkab Simeulue Didorong Perkuat Kolaborasi*

    ‎Rencana kegiatan Ekspedisi Patriot IPB University 2026 telah dipaparkan dalam rapat bersama Pemerintah Kabupaten Simeulue. Pertemuan tersebut dipimpin Asisten III yang mewakili Sekretaris Daerah dan dimoderatori Mukhri Mayadi, S.E.

    ‎Pertemuan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, unsur Dinas Kelautan dan Perikanan serta staf Bappeda.

    ‎Dalam pembahasan, pemerintah daerah menilai program tersebut membutuhkan dukungan lintas perangkat daerah agar pengembangan kawasan transmigrasi tidak berjalan sendiri-sendiri.

    ‎Ketua TEP IPB University, Dr. Irzal Effendi, mengatakan pengembangan Ekspedisi Patriot membutuhkan kerja sama yang kuat antara IPB University dan Pemerintah Kabupaten Simeulue. Menurut dia, kolaborasi tersebut dapat menjadi bagian dari pengembangan pusat ekonomi biru di Simeulue, terutama melalui sektor kelautan dan perikanan.

    ‎IPB University juga menawarkan kerja sama lanjutan dalam pengembangan kawasan transmigrasi dan sektor kelautan-perikanan. Bentuknya mencakup pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

    ‎Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan,Kasirman, SE,  menyambut positif gagasan tersebut. Ia berharap pengembangan budidaya lobster tidak berhenti sebagai proyek percontohan, tetapi berkembang menjadi mata rantai ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Simeulue.

    ‎“Semoga budidaya lobster ini bisa menjadi kran ekonomi rakyat Simeulue, dengan rantai ekonomi yang terjaga dari hulu sampai hilir,” ujarnya.

    ‎Harapan tersebut sekaligus memperlihatkan tantangan terbesar program ini, bagaimana menjadikan pengetahuan dan teknologi sebagai kekuatan ekonomi masyarakat. Jika pembenihan, pendederan, pembesaran, pakan, tenaga kerja, kelembagaan hingga pemasaran dapat dibangun dalam satu ekosistem, maka potensi laut Simeulue tidak berhenti sebagai kekayaan alam. Ia dapat berubah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

    ‎Bagi Tim Ekspedisi Patriot IPB University, pengembangan kawasan transmigrasi pada akhirnya bukan semata soal memindahkan pusat kegiatan ekonomi ke wilayah baru. Yang lebih penting adalah memastikan masyarakat setempat memiliki pengetahuan, teknologi dan kelembagaan untuk mengelola sumber daya yang berada di sekitarnya.


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Mak-Mak Bagan Jawa Pesisir Sampaikan Aspirasi Kepada Anggota Dewan
  • Bus dari Palembang Bawa 991 Burung Liar, Terhenti Saat Diperiksa di Bakauheni
  • "SERU," Semarak Pertandingan Domino Dalam Rangka  Parheheon Amasa Resort HKBP Tembilahan 2026
  • Dolan PAUD, Bunda PAUD Kota Pekalongan Dorong Wajib PAUD 1 Tahun
  • Tim Ekspedisi Patriot IPB Kembangkan Budidaya Air Tawar dan Marikultur di Kawasan Transmigrasi Selaut
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Mak-Mak Bagan Jawa Pesisir Sampaikan Aspirasi Kepada Anggota Dewan
    #2 Bus dari Palembang Bawa 991 Burung Liar, Terhenti Saat Diperiksa di Bakauheni
    #3 "SERU," Semarak Pertandingan Domino Dalam Rangka  Parheheon Amasa Resort HKBP Tembilahan 2026
    #4 Dolan PAUD, Bunda PAUD Kota Pekalongan Dorong Wajib PAUD 1 Tahun
    #5 Tim Ekspedisi Patriot IPB Kembangkan Budidaya Air Tawar dan Marikultur di Kawasan Transmigrasi Selaut
    #6 Sat Samapta Polres Inhil Gelar Patroli Harkamtibmas, Jaga Keamanan dan Cegah 3C
    #7 Sekda Edward Candra Buka Rakor Pengelolaan Keuangan Daerah Sumsel
    #8 THM dan Arena Gelper Batam Tiarap, Pasifik Palace Hotel Jadi Sorotan
    #9 Dua Hari Menemani Warga Manggarai Barat, Tim Trauma Healing Polda Jateng Bantu Pulihkan Kekuatan Psikologis Warga Terdampar Gempa
    #10 Pacu Jalur 2026 Tercoreng, Aktivitas PETI Diduga Picu Air Sungai Keruh di Sijunjung, Kapolda Sumbar Jangan Tutup Mata
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved