Gubernur Herman Deru Segera Buka Kampus Sekolah Ekspor Outdoor Pertama di Indonesia, Gratis untuk Generasi Muda Sumsel
Siagaonline.com, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengumumkan kabar besar bagi pengembangan sumber daya manusia dan kewirausahaan di Sumsel. Pemerintah Provinsi Sumsel akan segera membuka Kampus Sekolah Ekspor, yang diklaim sebagai kampus sekolah ekspor outdoor pertama di Indonesia dan dapat diikuti secara gratis.
Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri kegiatan Sultan Muda Campuspreneur yang dirangkaikan dengan Pelantikan HIPMI Perguruan Tinggi se-Palembang Raya mengusung tema "Membangun Ekosistem Campuspreneur melalui 100.000 Sultan Muda untuk Mengakselerasi Ekonomi Sumatera Selatan", di Palembang, Rabu (5/8/2026).
"Anak-anak muda ini kita persiapkan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada masa mendatang. Peluang ekspor sangat terbuka dan harus dapat kita tangkap melalui pengetahuan tentang ekspor itu sendiri, ditambah kompetensi yang akan dibantu oleh para tutor," ujar Herman Deru.
Ia menegaskan, nota kesepahaman (MoU) antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Sultan Muda Sumsel, perguruan tinggi, dan OJK akan segera ditandatangani pada bulan ini.
"Targetnya, September sudah ada aksi nyata. Sekolah ini gratis. Ini yang pertama di Indonesia dengan konsep kampus outdoor. Tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik, para peserta juga akan langsung dikenalkan dengan buyer dari luar negeri. Kita ingin anak-anak muda memanfaatkan peluang ekspor yang ada," tegasnya.
Herman Deru berharap keberadaan Kampus Sekolah Ekspor dapat meningkatkan minat kewirausahaan di kalangan generasi muda sekaligus melahirkan pelaku usaha yang mampu menembus pasar internasional.
Program Sultan Muda Campuspreneur sendiri melibatkan sembilan perguruan tinggi di Palembang dan satu perguruan tinggi di Prabumulih. Melalui program tersebut, ditargetkan lahir 10.000 entrepreneur baru dari lingkungan kampus. Kehadiran Kampus Sekolah Ekspor diharapkan menjadikan Sumsel sebagai barometer baru dalam mencetak pengusaha muda yang tidak hanya unggul di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumsel.
"Selamat atas dilantiknya kepengurusan HIPMI Perguruan Tinggi se-Palembang Raya. Semoga mampu mendorong lahirnya pengusaha muda yang berkomitmen, inovatif, dan mampu menembus pasar dunia. Kami berharap Sultan Muda Campuspreneur ini dapat go global," ujarnya.
Fajarini juga menyampaikan bahwa nilai ekspor Indonesia pada tahun lalu meningkat sebesar 7,9 persen.
"Ekspor kita masih menunjukkan pertumbuhan meskipun belum mencapai target. Di pasar global, pangsa ekspor Indonesia masih di bawah 1,1 persen. Karena itu, inisiatif seperti yang dilakukan Sumatera Selatan ini sangat penting," tambahnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva, Kepala OJK Sumsel Babel Arifin Susanto, jajaran Kementerian Perdagangan, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, pengurus HIPMI Sumsel, serta para Ketua HIPMI Campuspreneur.
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :