BKMT Sipirok Jadi Wadah Aspirasi, Bupati Tapsel Sediakan Akses Modal Bebas Rentenir
Siaga Sumut | Selasa, 07 Juli 2026 18:38:21 WIB
 |
| Keterangan Foto: Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menyampaikan sambutan sekaligus menawarkan solusi pembiayaan ringan kepada jamaah Pengajian Akbar BKMT Sipirok di Desa Sampean, Selasa (7/7/2026). |
SIPIROK, SiagaOnline.Com – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri Pengajian Akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sipirok di Desa Sampean dan langsung merespons aspirasi jamaah dengan menawarkan solusi konkret berupa skema pembiayaan ringan dari Bank Sumut serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen untuk membebaskan masyarakat dari jeratan rentenir, Selasa (7/7/2026). Kehadiran bupati dalam forum keagamaan ini menandai pendekatan holistik pemerintah daerah yang mengintegrasikan penguatan spiritual dengan intervensi ekonomi nyata bagi kesejahteraan warga.
Bupati menekankan bahwa ilmu agama yang diperoleh di majelis taklim harus diamalkan secara praktis, termasuk dalam mengelola keuangan keluarga agar terhindar dari pinjaman berbunga tinggi yang mencekik. Ia mengakui masih banyaknya ibu-ibu dan pelaku usaha kecil yang terbelit utang nonperbankan, sehingga pemerintah menyiapkan alternatif pembiayaan formal yang lebih manusiawi dan terjangkau sebagai langkah preventif sekaligus kuratif terhadap kemiskinan struktural.
"Saya ingin masyarakat, khususnya ibu-ibu, tidak lagi terbebani pinjaman berbunga tinggi. Kita sudah menyiapkan skema pembiayaan yang lebih ringan melalui Bank Sumut sehingga masyarakat bisa mengembangkan usaha tanpa terbebani bunga yang mencekik," kata H. Gus Irawan Pasaribu, Bupati Tapanuli Selatan, di Desa Sampean, Kecamatan Sipirok, Selasa (7/7/2026). Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk menerjemahkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah menjadi perlindungan sosial yang terukur dan berkelanjutan.
Selain akses modal, bupati juga menjamin dukungan penuh bagi sektor pertanian melalui integrasi KUR 0% dengan pendampingan penyuluh, penyediaan benih dan pupuk, serta penjaminan pemasaran hasil panen oleh BUMD. Langkah ini dirancang agar petani dapat fokus pada produksi tanpa khawatir soal permodalan maupun distribusi, sekaligus mengatasi kelangkaan pupuk melalui penguatan sistem logistik daerah yang responsif terhadap kebutuhan musim tanam.
"Petani jangan lagi khawatir soal modal, benih, pupuk maupun pemasaran hasil panen. Pemerintah hadir agar petani bisa fokus bekerja dan memperoleh keuntungan yang layak," tegasnya. Pendekatan komprehensif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan rumah tangga, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga dari ancaman narkoba dan pengaruh negatif lainnya melalui stabilitas ekonomi dan keimanan yang saling menopang.
Ketua BKMT Kecamatan Sipirok beserta ratusan jamaah, tokoh agama, unsur Forkopimcam, TP PKK, dan organisasi Muslimat NU serta Aisyiyah menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemimpin terhadap suara akar rumput. Kegiatan yang diisi tausiyah oleh Al Ustadz Alinapia Siregar ini ditutup dengan ajakan bupati untuk menjaga semangat kebersamaan dan mendukung program pembangunan demi mewujudkan Tapanuli Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera berbasis nilai-nilai keagamaan yang aplikatif.(Mubin)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :