Kolaborasi OPD dan PKK Dongkrak Peringkat Tapsel di Ajang Nasional
Siaga Sumut | Jumat, 03 Juli 2026 21:26:49 WIB
 |
| Keterangan Foto: Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Selatan, Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, menekankan bahwa peran PKK dalam struktur pemerintahan sangat strategis. |
Tapsel,SiagaOnline.Com - Kabupaten Tapanuli Selatan berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih posisi Juara 2 Tingkat Nasional dalam kategori Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting. Pencapaian ini diraih melalui Anugerah Pemerintahan Daerah Berprestasi dari Kementerian Dalam Negeri yang disertai insentif fiskal sebesar Rp 2 miliar. Prestasi tersebut diperoleh di tengah upaya pemulihan daerah pasca-bencana alam yang melanda pada November 2024 lalu.
Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kuat antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapanuli Selatan. Kedua pihak menjalankan 10 Program Pokok PKK secara terintegrasi untuk memastikan program pemerintah menyentuh lapisan masyarakat paling bawah. Data menunjukkan angka kemiskinan di daerah ini turun menjadi 6,6 persen, sementara angka stunting mengalami penurunan drastis dari 15 persen pada tahun 2024 menjadi 6,61 persen pada tahun 2025.
Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Selatan, Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, menekankan bahwa peran PKK dalam struktur pemerintahan sangat strategis.
Ia menilai bahwa kehadiran PKK membantu meringankan beban kerja dinas teknis karena program-program pembangunan dapat tersosialisasi dengan baik hingga ke tingkat Dasawisma.
"Monitoring ini bukan sekadar lomba, tapi evaluasi agar 10 Program Pokok PKK berjalan maksimal. Sinergi dengan OPD membuat beban kerja pemerintah lebih ringan karena program tersosialisasi baik di masyarakat," kata Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Selatan, di Desa Sugi, Jumat, 3 Juli 2026.
Evaluasi kinerja tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring rutin oleh Tim TP PKK Provinsi Sumatera Utara ke desa-desa binaan, termasuk Desa Sugi di Kecamatan Marancar. Kegiatan ini bertujuan mengukur kesungguhan dan komitmen jajaran pembina dalam melaksanakan program kerja yang berkelanjutan, serta menjadi dasar penilaian untuk tahap evaluasi selanjutnya menuju penetapan peringkat juara.
Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, mengapresiasi kerja keras seluruh elemen masyarakat dan perangkat daerah. Ia menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan ketahanan daerah dalam menghadapi tekanan ekonomi pasca-bencana, di mana pertumbuhan ekonomi mulai pulih dari 2,4 persen menjadi 3,49 persen pada triwulan pertama 2026.
Dengan perolehan insentif fiskal tersebut, Pemkab Tapanuli Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Target ke depan adalah memperbaiki capaian agar dapat meraih peringkat pertama nasional, sekaligus menjaga konsistensi penurunan angka kemiskinan dan stunting demi kesejahteraan rakyat yang lebih merata.(Mubin)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :