Pemkab Rohul Uji 29 ASN Lewat Manajemen Talenta, Bupati Anton: "Jabatan Harus Diisi oleh SDM Terbaik"
Siagaonline.com, Rokan Hulu – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional melalui penerapan sistem Manajemen Talenta dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Sebanyak 29 Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti proses assessment yang digelar di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Senin (22/6/2026).
Proses ini menjadi langkah strategis Pemkab Rohul dalam menyiapkan calon-calon pemimpin perangkat daerah berdasarkan kompetensi, rekam jejak kinerja, serta potensi yang dimiliki masing-masing ASN.
Menariknya, assessment dilakukan secara langsung oleh Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM bersama Sekretaris Daerah Drs. H. Yusmar, M.Si dan tim komite yang terdiri dari unsur pejabat senior di lingkungan pemerintah daerah.
Bupati Anton menegaskan bahwa pengisian jabatan strategis harus dilakukan secara objektif dan mengedepankan kualitas sumber daya manusia yang benar-benar siap mengemban tanggung jawab pemerintahan.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap jabatan strategis ditempati oleh ASN yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan yang baik. Melalui Manajemen Talenta, prosesnya menjadi lebih terukur dan transparan," ujar Anton.
Assessment tersebut disiapkan untuk mengisi sejumlah posisi pimpinan perangkat daerah yang saat ini masih kosong. Adapun formasi yang menjadi prioritas berada pada delapan organisasi perangkat daerah, yakni Bapperida, Bappenda, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, BPKAD, DPPKB, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Penerapan Manajemen Talenta menjadi babak baru dalam pengelolaan karier ASN di Kabupaten Rokan Hulu. Sistem ini mengintegrasikan proses identifikasi, pengembangan, hingga penempatan pegawai secara berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan pemimpin birokrasi yang sesuai kebutuhan organisasi.
Sekretaris Daerah Rohul, Drs. H. Yusmar, M.Si, menyebutkan bahwa sistem tersebut merupakan implementasi nyata dari prinsip meritokrasi yang saat ini terus didorong pemerintah.
"Pengembangan karier ASN harus berbasis kompetensi dan kinerja. Dengan sistem ini, peluang setiap ASN menjadi lebih terbuka karena penilaiannya dilakukan secara objektif dan terukur," jelasnya.
Saat ini, Rokan Hulu menjadi salah satu daerah di Provinsi Riau yang telah menerapkan Manajemen Talenta dalam pengelolaan SDM aparatur. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang adaptif terhadap tuntutan pelayanan publik dan perkembangan zaman.
Selain menjamin promosi jabatan berjalan secara profesional, sistem ini juga menjadi instrumen penting dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan di lingkungan pemerintahan. ASN yang memiliki potensi dan kinerja terbaik dipersiapkan sejak dini untuk menduduki jabatan strategis di masa mendatang.
Melalui proses assessment yang berlangsung ketat dan komprehensif, Pemkab Rohul berharap dapat melahirkan pimpinan perangkat daerah yang inovatif, responsif, serta mampu menerjemahkan visi pembangunan daerah ke dalam program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Tujuan akhirnya bukan sekadar mengisi jabatan, tetapi menghadirkan birokrasi yang semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutup Bupati Anton. (Des)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :