Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Remaja Asal Candipuro Ditelantarkan di Penengahan Kini Telah Dijemput Pihak Keluarga
Siaga Lampung | Senin, 11 Mei 2026 13:03:05 WIB
 |
| Perangkat Desa Mekar Mulyasari bersama Bhabinkamtibmas menjemput remaja putri CCS yang terlantar di wilayah Kecamatan Penengahan. |
Siagaonline.com, Lamsel - Seorang remaja putri berinisial CCS asal Desa Mekar Mulyasari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, nyasar hingga di wilayah Kecamatan Penengahan karena ditelantarkan oleh pasangan kencannya yang dikenal melalui aplikasi PopUp (PopUp-Chat, Suara, Pertemanan).
Gadis berusia 16 tahun ini ditemukan oleh wartawan media online Siagaonline.com di jalan yang sepi dan gelap, tepatnya di Desa Ruang Tengah ujung perbatasan dengan Desa Pasuruan pada Minggu malam, (10/5/2026) sekitar pukul 20.30 WIB dengan berjalan kaki tanpa arah tujuan.
Saat ditanya dari mana hendak ke mana? Gadis polos tersebut menjawab "mau pulang ke Karya Tani karena ditinggal oleh seorang cowok kenalannya di pinggir jalan setelah diajak jalan-jalan seharian dari Candipuro hingga ke wilayah Kecamatan Penengahan.
Untuk memastikan warga Karya Tani Desa Mekar Mulyasari, wartawan media ini menghubungi pihak keluarganya (Ibu Gedhe/Bude-nya) membenarkan bahwa remaja putri tersebut adalah keponakannya.
Bersama Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas, orang tuanya menjemput anaknya yang sempat dinyatakan hilang dan diamankan oleh wartawan media ini di Desa Kuripan, Kecamatan Penengahan pada Senin (11/05/2026) pagi.
Pada momen tersebut, Kepala Desa Mekar Mulyasari Bapak Tarjono mewakili orang tua remaja putri CCS mengucapkan terima kasih yang telah menemukan dan mengamankan warganya yang telah membuat pihak keluarga panik dan khawatir karena tidak pulang setelah dibawa oleh kenalan nya.
"Terima kasih Bang, telah menemukan dan mengamankan anak kami. Izin pamit untuk membawa kembali anak kami ke keluarga, " ucapnya.
Kepala Biro Kabar Siagaonline.com Kabupaten Lampung Selatan, Alfiansyah Muslim sedikit memberikan pesan agar kedepannya handphone adek CCS ini dipantau, karena belum ngerti tentang bahayanya kenalan melalui aplikasi kencan.
Karena menurut pengakuan korban, dirinya dijemput di depan SDN 1 Karya Mulyasari setelah sebelumnya janjian dan diiming-imingi dengan rayuan kata-kata gombal cinta atau janji-janji manis, pujian berlebihan yang tujuannya untuk memikat hati korban, atau tujuan tertentu.
Saat ini, pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas setempat sedang menyelidiki pelaku melalui jejak digital di handphone korban. (Alfian)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :