🢭 Siagaonline.com ⮞ Ekonomi
Sri Mulyani Bakal Turunkan Rasio Utang ke 38,97 Persen PDB di 2024
Ekonomi | Selasa, 30 Mei 2023 18:29:53 WIB
Menkeu Sri Mulyani menurunkan rasio utang terhadap PDB ke rentang 38,07 hingga 38,97 persen pada 2024. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)
Baca juga:
 
  • Sri Mulyani Bakal Turunkan Rasio Utang ke 38,97 Persen PDB di 2024
  •  

    SiagaOnline.com, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani menurunkan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) ke rentang 38,07 hingga 38,97 persen pada 2024.


    "Rasio utang akan terus kami pertahankan menurun secara bertahap di 38,07 hingga 38,97 persen. Ini menurun dari 39,4 persen di 2023," ujarnya dalam Rapat Kerja Bersama Banggar DPR RI, Selasa (30/5).

    Ia menilai target rasio utang RI pada 2024 itu masih terbilang aman. Apalagi, jumlah itu masih jauh di bawah ambang batas utang yang ditetapkan UU Keuangan Negara, yakni 60 persen dari PDB.

    Ia mengungkapkan setiap penarikan utang sebesar US$1 akan menghasilkan US$1,34 tambahan PDB selama 2018 hingga 2022 lalu. Oleh karena itu, selama kurun waktu tersebut kenaikan PDB Indonesia lebih besar dibanding penarikan utang. Dalam rentang itu, penarikan utang RI mencapai US$206,5 miliar, sedangkan PDB mencapai US$276,1 miliar.

    Meski demikian, pengelolaan utang RI ini masih di bawah Vietnam. Negara itu cuma melakukan penarikan utang sebesar US$18,2 miliar. Namun, PDB naik menjadi US$102 miliar.

    Utang pemerintah sebelumnya sempat menjadi sorotan. Hal itu terjadi usai Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menyebut pemerintahan Presiden Jokowi membayar utang hingga Rp1.000 triliun per tahun. JK mengatakan pembayaran utang itu merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

    "Pak AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) tadi mengatakan utang besar, betul. Setahun bayar utang lebih Rp1.000 triliun, terbesar dalam sejarah Indonesia sejak merdeka," ujar JK dalam acara Milad PKS ke-21 di Istora Senayan, Sabtu (20/5) lalu.

    Menilik data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), per akhir Maret 2023, posisi utang pemerintah tercatat sebesar Rp7.879,07 triliun. Rasio utang ini tercatat sebesar 39,17 terhadap PDB.

    Namun, dalam data tersebut, Kemenkeu tidak merinci jumlah pembayaran utang yang dilakukan setiap tahunnya. Yang ada hanya jumlah pembayaran bunga utang tanpa menyebut pokok utangnya.

    Dalam 5 tahun terakhir misalnya, pembayaran bunga utang selalu rutin dilakukan dan jumlahnya cukup besar. Pembayaran bunga utang masuk dalam belanja pemerintah pusat bagian non K/L. Dalam belanja non K/L, ada penjabaran mengenai pembayaran bunga utang dan subsidi (energi hingga pupuk).

    Pada 2018, pemerintah merealisasikan belanja non K/L sebesar Rp608,23 triliun, di mana untuk pembayaran bunga utang sebesar Rp258,09 triliun.

    Lalu, pada 2019 pembayaran bunga utang meningkat menjadi Rp275,54 triliun. Kemudian, pada 2020 pembayaran bunga utang meningkat lebih tinggi lagi, yakni 14 persen dari 2019, menjadi Rp314,08 triliun.

    Selanjutnya, pada 2021 pembayaran bunga utang berkurang sekitar Rp29,77 triliun dibandingkan 2020, yakni menjadi Rp284,31 triliun.

    Pembayaran bunga utang terlihat meningkat signifikan pada 2022. Sepanjang tahun itu, pemerintah merealisasikan pembayaran bunga utang yang mencapai Rp386,34 triliun.(mrh/pta)

    Sumber: CNN Indonesia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026
  • Rayen dan Cece Menangkan Bujang dan Gadis Muara Enim 2026
  • Polsek Concong Dukung Program Asta Cita Presiden RI Melalui Penanaman Jagung Monokultur di Desa Concong Tengah
  • Dua Pejabat PUTR Gunungsitoli Beda Pengakuan soal Alat Berat di Galian Ilegal, GMPL: “Ini Bukan Kekeliruan, Tapi Bukti Dugaan Kejahatan”
  • Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto Instruksikan Penguatan Program 'Ananda Bersinar' dan Akses Digital Rehabilitasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026
    #2 Rayen dan Cece Menangkan Bujang dan Gadis Muara Enim 2026
    #3 Polsek Concong Dukung Program Asta Cita Presiden RI Melalui Penanaman Jagung Monokultur di Desa Concong Tengah
    #4 Dua Pejabat PUTR Gunungsitoli Beda Pengakuan soal Alat Berat di Galian Ilegal, GMPL: “Ini Bukan Kekeliruan, Tapi Bukti Dugaan Kejahatan”
    #5 Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto Instruksikan Penguatan Program 'Ananda Bersinar' dan Akses Digital Rehabilitasi
    #6 Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA
    #7 Hery Sugiarto Pimpin Razia Rutan Sipirok, Seluruh Sampel Urine Negatif
    #8 Pemdes Sidoluhur Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog Bulan Februari dan Maret 2026 Kepada Masyarakat 
    #9 Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Gelar Lomba Gaktibplin untuk Tingkatkan Disiplin Anggota
    #10 Bhabinkamtibmas Air Tawar Monitoring Perawatan Jagung 1,5 Hektar Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved