Terkait Silpa 300 Miliar Milik Pemkab Tapsel, HMI Nilai Ada Yang Janggal
Siaga Sumut | Kamis, 26 Januari 2023 16:53:38 WIB
Tapanuli Selatan - Terkait Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) di tahun anggaran 2022 milik Pemkab Tapanuli Selatan, HMI Cabang Padang Sidempuan - Tapsel melalui Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah menilai ada kejanggalan yang mencuri perhatian masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua Bidang PPD HMI Cabang Padangsidimpuan-Tapsel Arya, Kamis (26/1)
yang menilai Kalau terjadi SiLPA yang besar berarti ada dana yang menganggur (idle) dan tidak ada yang diuntungkan dengan keadaan itu, malah akan merugikan rakyat, kemudian jika dana tersebut menganggur apakah mengendap begitu saja atau mengendap dengan mekanisme perbankkan.
Bupati Dolly Putra Parlindungan Pasaribu dan Wakil Bupati Rasyid Assaf Dongoran seharusnya menjelaskan ini ke DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan mengapa uang senilai Rp300 miliar tersebut tidak direalisasikan pada tahun anggaran 2022, ada apa.
Roda pemerintahan Tapsel dengan mengendapnya Rp300 miliar apakah berjalan dengan baik dan dapat menciptakan suasana harmoni tanpa ada yang merasa diancami maupun tersakiti, itu seharusnya disampaikan pemerintah kabupaten Tapsel secara utuh dan lengkap.
Lanjut Arya Ketua Bidang PPD HMI Cabang Padangsidimpuan-Tapsel tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang perna meraih anugerah dana rakca atas keberhasilannya menyusun, menyajikan serta menyerahkan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2021 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan kategori minimal 5 (lima) kali berturut-turut dan PemKab TapSel sudah WTP sejak tahun 2017 hingga 2021 ini serta memperoleh Anugrah Dana Rakca tersebut dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani seperti tidak tersemat dengan baik kepada Pemkab Tapsel.
Padahal mantan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu yang telah merintis perjalanan penyusunan keuangan Pemkab Tapsel selalam 10 tahun atau selama beliau menjabat sehingga mendapatkan Anugrah Dana Rakca sepertinya tidak dapat dipertahaan dengan baik oleh Bupati Tapsel sekarang ini yaitu Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, seharusnya ini bahan evaluasi bersama, ungkapnya.
Sementara itu menyikapi ungkapan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Rasyid Assaf Dongoran yang tidak tahu menahu persoalan Silpa Rp300 Miliar tahun anggaran 2022 milik Pemkab Tapsel dibeberapa media dia tidak menunjukkan bahwa beliau adalah pejabat daerah yang seirama lagi dengan kepala daerahnya, apakah sudah terjadi keretakan apakah sudah tidak baik lagi berkomunikasinya, ini juga perlu disampaikan dalam pandangan Laporan Pertanggung Jawaban bersama DPRD Kabupaten Tapsel apa yang sebenarnya terjadi.
Anwar Fahmi Siregar PJ. Ketua Umum HMI Cabang Padangsidimpuan-Tapsel menegaskan kami HMI bersepakat bahwa, pemkab Tapsel tidak dapat meredam apa yang terjadi mengapa Rp300 Miliar ini tidak dapat dihabiskan, dengan ini kami mengajak Bupati dan Wakil Bupati untuk diskusi terbuka bersama kelompok aktivis yang ada agar isu - isu yang berseliweran tersebut dapat ditangkis dan diluruskan, harapnya. (Amils)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :