🢭 Siagaonline.com ⮞ Rokan Hilir
Kuota BBM Untuk BUMD PD. SPR Dikurangi PT. Pertamina, Nelayan Rohil Mengeluh Tak Bisa Melaut
Rokan Hilir | Senin, 28 Maret 2022 01:59:02 WIB

Baca juga:
 
  • Kuota BBM Untuk BUMD PD. SPR Dikurangi PT. Pertamina, Nelayan Rohil Mengeluh Tak Bisa Melaut
  •  

    SiagaOnline.com,Rohil- Antrean kendaraan maupun jerigen para penyalur BBM kepada nelayan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) Solar kembali terlihat di BUMD PD.SPR di kilometer 4 Bagansiapiapi.


    Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh para nelayan dan sopir angkutan umum dan angkutan barang disebabkan berkurangnya kuota biosolar untuk BUMD PD.SPR Bagansiapiapi.


    Ijul seorang penyalur BBM kepada nelayan Bagan Hulu mengaku kewalahan untuk mendapatkan minyak solar sehingga menyebabkan nelayan tidak bisa melaut. Padahal mereka udah mengantongi rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanlut) setempat. 


    Dijelaskannya, kondisi sulitnya untuk mendapatkan solar ini bahkan ada nelayan sepekan ini tidak bisa melaut.


    "Kami sudah membuat rekom untuk orang kelaut (nelayan) sementara jerigen kami tidak berisi. Nelayan sudah tujuh hari tak melaut karena minyak tak dapat," kata Ijul saat ditemui di BUMD PD.SPR, Sabtu (26/03/2022) kemarin.


    Ia berharap kepada pihak pengelola BUMD PD.SPR untuk memberikan kemudahan dan kelancaran kepada pihaknya untuk mendapatkan minyak solar untuk nelayan.


    Sementara itu, Zulfakar Juned,SE salah satu direksi BUMD PD. SPR menjelaskan penyebab terjadinya antrean dikarenakan pihak Pertamina membatasi kuota biosolar untuk BUMD PD. SPR yang jumlahnya dari 32 ton menjadi 20 ton sementara konsumen yang harus dilayani sesuai rekomendasi hampir 400 rekomendasi.


    " Itupun tidak setiap hari, terkadang ada tiga hari sekali, kalau kami layani setiap hari kemungkinan ketersediaan biosolar kita tidak mencukupi, kami juga melayani untuk umum juga. Namun demikian untuk kebutuhan nelayan itu diprioritaskan dengan ketersediaan biosolar yang ada," kata Zulfakar,Sabtu (26/03/2022)..


    Sebagai BUMD penyalur SPBU milik pemerintah pihaknya berharap agar PT. Pertamina menambah kuota biosolar agar semua konsumen dapat dilayani. 


    "Daerah kita ini daerah pesisir, beda dengan SPBU yang ada didaerah daratan. Kita melayani nelayan, maka kami mengharapkan tambahan kuota BBM, "harapnya.


    Diakui Zulfakar bahwa belakangan ini nelayan ada yang tidak melaut karena keterbatasan solar. 


    Menurutnya, jika pihak Pertamina bisa menyanggupi dan mengirim sebanyak 36 ton per harinya itu tidak  akan terjadi kelangkaan seperti sekarang ini.


    "Supaya tidak lagi terjadi jerigen menumpuk seperti sekarang ini. Kami jelaskan juga pengisian pakai Jerigen ini adalah untuk nelayan karena medianya pakai Jerigen tapi pelayanan umum juga tidak kami abaikan. 


    Pihaknya selaku manajemen SPBU mencari strategi yang baik khusus untuk nelayan supaya bisa sama-sama dapat BBM," sebutnya.


    "Nelayan yang kita layani yang punya rekomendasi dari dinas kelautan dan perikanan sebagai payung hukum, kalau tak ada rekomendasi tidak bisa kita layani karna kita tidak mau juga menyalurkan BBM biosolar yang subsidi ini tersandung dengan hukum. Baru bisa kami layani itu nelayan yang punya rekomendasi jika tidak punya rekomendasi kami tidak berani untuk menyalurkan nya. Dan Rekomendasi ini lah kami jadikan sebagai bahan pertimbangan Pertamina  nanti kami bawa ke Pertamina. Mudah-mudahan Pertamina mau menyanggupi permohonan kita untuk menambah kuota bolios biosalar,  " tandas Zulfakar.(Agung)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa  
  • Rp3,1 Miliar Dana KONI Simeulue Belum Dipertanggungjawabkan, Marwan : Penggunaan Uang Negara Harus Transparan 
  • Satu Kilogram Sabu dan 246 Ekstasi Disita, Polres Rohul Ungkap Jaringan Narkoba di Rambah
  • Wujudkan Harapan Warga, Pemdes  Bangun Rejo Realisasikan  Pembangunan Jalan Cor Beton
  • Semarak HUT RI, Wali Kota dan Wawali Kota Pekalongan Sapa Warga Lewat Jalan Sehat
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa  
    #2 Rp3,1 Miliar Dana KONI Simeulue Belum Dipertanggungjawabkan, Marwan : Penggunaan Uang Negara Harus Transparan 
    #3 Satu Kilogram Sabu dan 246 Ekstasi Disita, Polres Rohul Ungkap Jaringan Narkoba di Rambah
    #4 Wujudkan Harapan Warga, Pemdes  Bangun Rejo Realisasikan  Pembangunan Jalan Cor Beton
    #5 Semarak HUT RI, Wali Kota dan Wawali Kota Pekalongan Sapa Warga Lewat Jalan Sehat
    #6 Pemkab Kuansing Perkuat Tata Kelola Keuangan, Tunda Bayar dan Hak PPPK Jadi Prioritas
    #7 Usai Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Gerak Cepat Bersihkan Tepian Narosa.
    #8 Semarak HUT Ke-81 RI, Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Ajak ASN Sumsel Tebar Semangat dan Manfaat Bagi Masyarakat
    #9 Wagub Cik Ujang Dorong Alumni Universitas Tridinanti Jadi Pencipta Lapangan Kerja
    #10 Sekda Edward Candra Lepas Gerak Jalan Indah, 43 Tim OPD Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Nuansa Merah Putih dan Wastra Sumsel
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved