Dinkes Agam Buka Posko Kesehatan Bagi Korban Terdampak Gempa Bumi Pasaman-Pasbar
Agam Pemkab | Sabtu, 26 Februari 2022 20:39:22 WIB
SiagaOnline.com, Agam – Gempa yang berpusat di Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat menyisakan banyak permasalahan termasuk masalah pengungsi dan masalah kesehatan.
Dampak dari Gempa, tercatat lebih dari ribuan warga kabupaten Pasaman Barat maupun kabupaten Pasaman yang mengungsi ketempat yang dianggap lebih aman.
Salah satu daerah yang menjadi serbuan para pengungsi adalah jorong Padang Tarok kenagarian Salareh Aia Kecamatan Palembayan kabupaten Agam, menjadi salah satu tempat pengungsi menyelamatkan diri dari kemungkinan gempa susulan ratusan warga dari nagari Malampah Kecamatan Ampek Nagari.
Peduli Akan hal ini, pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Kesehatan mendirikan Posko pelayanan kesehatan yang berpusat disalah satu tumah tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Agam, Ns Dewi Afridayenti.
Salah satu daerah yang menjadi serbuan para pengungsi adalah jorong Padang Tarok kenagarian Salareh Aia kecamatan Palembayan kabupaten Agam, menjadi salah satu tempat pengungsi menyelamatkan diri dari kemungkinan gempa susulan ratusan warga dari nagari Malampah Kecamatan Ampek Nagari.
Peduli Akan hal ini, pemerintah kabupaten Agam melalui Dinas Kesehatan mendirikan Posko pelayanan kesehatan yang berpusat disalah satu tumah tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Agam, Ns Dewi Afridayenti.
Kepala Dinas Kesehatan Agam, disela sela pemantauan kesiapan obat-obatan dan tenaga kesehatan di Posko menyatakan, pembukaan posko kesehatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Dinas Kesehatan dalam Gempa yang terjadi di kabupaten tetangga kita, yaitu Kabupaten Pasaman.
Menurut dokter Hendri, Posko yang didirikan mempunyai fungsi utama bisa memberikan pelayanan kesehatan awal bagi para pengungsi, mengingat fasilitas kesehatan banyak yang dalam keadaan overkapasitas untuk melayani Kesehatan para pengungsi.
Dinas Kesehatan Agam Juga menerjunkan tenaga kesehatan yang berasal dari puskesmas Koto Alam.
Selain melaksanakan pelayanan kesehatan, para Nakes yang bertugas di posko juga diharapkan mampu memberikan penyuluhan untuk pencegahan penyakit yang mungkin bisa terjadi kedepan, seperti diare, muntah dan gangguan pencernaan lainnya.
“Pengungsi juga diberikan saran untuk melaksanakan pencegahan covid di lokasi Pengungsian,†kata dokter hendri.
Syafei (49 ) salah seorang pengungsi mengucapkan terimakasih atas kepedulian Dinas Kesehatan Kabupaten Agam.
Ia berharap posko kesehatan ini bisa bertahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Pengungsian. (Y)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :