BPK RI Perwakilan SumBar Mulai Lakukan Pemeriksaan Atas LKPD Agam 2021
Agam Pemkab | Kamis, 03 Februari 2022 23:53:18 WIB
SiagaOnline.com, Agam - Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), mulai melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Darah (LKPD) kabupaten Agam Tahun 2021.
Mengawali pemeriksaan yang bakal dilakukan selama 25 hari itu, tim pemeriksaan gelar Entry Meeting bersama Bupati Dr H Andri Warman. Kamis (3/2), dirumah dinas Bupati Agam.
Entry Meeting ini dihadiri juga Sekdakab Agam, Edi Busti beserta beberapa pimpinan OPD seperti Plt Inspektorat, Gusri Noval, Badan Keuangan Daerah, Hendri G, Kadisdikbud, Isra, Kaban Kesbangpol, Yunilson, Kadis Kesehatan, Hendri Rusdian dan Kadis PUTR, Ofrizon.
Ketua tim pemeriksaan Muhammad Basrowi menyebutkan, ini baru pemeriksaan interim atau pendahuluan atas LKPD kabupaten Agam tahun 2021, dan akan ada pemeriksaan lanjutan yang terinci.
“Pemeriksaan interim ini kita fokus pada empat poin, semua sudah kita jabarkan pada Bupati dan Sekdakab Agam,†ujarnya.
Ia menjelaskan, keempat poin jadi fokus pemeriksaan itu yakni, pemantauan tindak lanjut atas hasil pemeriksaan sebelumnya, penilaian efektivitas sistem pengendalian intern, menilai kepatuhan atas perundang-undangan, serta menguji substantif atas saldo atau transaksi seperti kas, belanja modal dan lainnya.
“Pemeriksaan interim ini sudah kita mulai kemarin yang dilakukan selama 25 hari, kita harap kerjasama dari seluruh OPD dilingkungan Pemkab Agam dalam menyediakan dokumen yang dibutuhkan nantinya,†sebutnya.
Apabila pemeriksaan interm ini selesai, katanya, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan setelah laporan keuangan diserahkan ke BPK, paling lambat LKPD-nya diterima 31 Maret 2022.
“Setelah LKPD diserahkan tim kembali turun untuk melakukan pemeriksaan lanjutan, yang dilakukan sekitar 30 hari,†kata M Basrowi.
Sementara itu, Bupati Andri Warman menyebutkan, pemeriksaan LKPD ini bukan lagi hal yang baru bagi Pemkab Agam, sehingga diharapkannya tidak ada kendala dalam pemeriksaan ini.
Menurut bupati, pemeriksaan ini upaya bagaimana tata kelola keuangan daerah menjadi lebih baik kedepan, sehingga apa yang dilakukan sesuai aturan berlaku.
“Kita minta OPD dapat memenuhi permintaan tim terkait dokumen yang dibutuhkan, supaya pemeriksaan ini bisa dilakukan dengan maksimal,†tuturnya. (Y)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :