Sampah di Natuna Meningkat, DLH Luncurkan Beberapa Program Upaya Penanganan Sampah
Siagaonline.com, Natuna - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna mencatat sekitar 14 sampai 15 ton per hari limbah sampah yang diangkut oleh DLH ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sebayar, kecuali di bulan puasa, volume naik menjadi 17 ton per hari.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, SE kepada Siagaonline di kantornya, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (15/06/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Boy Wijanarko memaparkan strategi upaya penanganan sampah di Kabupaten Natuna di mulai dari Sekolah dan Masyarakat melalui 3 program unggulan yakni : Program Program Tacil Natalin (Tangan kecil Menata Lingkungan) yaitu merupakan program pendekatan pelajar siswa/siswi Sekolah Dasar untuk peduli lingkungan secara dini dimana sampah botol plastik dirumah akan dipilah kemudian dijual ke Bank Sampah sehingga bernilai ekonomis untuk mereka.
Selanjutnya ada Program Milih (Milenial Peduli Sampah) merupakan program untuk pendekatan ke pelajar siswa/siswi SMP dan SLTA dan Sederajat agar lebih mencintai lingkungan.
Selain itu, Program Gemas Pilih (Gerakan Masyarakat Peduli Sampah) program untuk pendekatan ke masyarakat.
Boy Wijanarko mengatakan dalam upaya pengelolaan sampah, Dinas Lingkungan Hidup telah bekerjasama dengan pihak Bank Syariah Indonesia (MoU) yaitu dengan membuka rekening khusus untuk pembayaran hasil penjualan botol plastik dan juga dari pihak Bank Sampah.
Sementara program-program tersebut, Boy Wijanarko menyebutkan sudah disosialisasikan ke sekolah-sekolah dan juga ke masyarakat.
"Dengan sejalannya visi-misi yang kelima Bupati dan wakil Bupati Natuna periode 2021 - 2004 ini, kita sinergikan untuk menciptakan lingkungan hidup berkelanjutan," terang Boy.
Lanjut Boy katakan, "Bupati wakil Bupati Natuna konsen terhadap lingkungan ke depan kita sinergikan bagaimana pengelolaan sampah tersebut lebih teratur tujuan ke depan jangka panjangnya adalah kita jadikan kabupaten Natuna menjadi kota Adipura dengan komitmen kepala daerah sendiri," ungkap Boy.
Sementara itu, Pj Sekda Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma menghimbau agar warga Natuna tidak membuang sampah sembarangan.
“Sampah kita juga pertahunnya meningkat, jadi dari sekarang kita harus sudah menyiapkan beberapa tempat untuk penempungan sampah tetsebut,†ungkap Hendra.
Hendra juga meminta, kepada DLH untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana dalam pengangkut sampah serta merencanakan menambah tempat pembuangan sampah akhir.
“Jadi jika tempat pembuangan sampah akhir sudah di tambah, mudah-mudahan sampah di Kabupaten Natuna kedepannya bisa dikelola dengan baik," tutur Handra.
Terkait dengan program DLH, Hendra Kusuma sangat mendukung dikarenakan bisa membantu perekonomian masyarakat serta sekaligus mendidik secara dini dengan peduli lingkungan bagi anak anak serta terkait dengan pengelolaan sampah. (Adv-Rijal)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :