🢭 Siagaonline.com ⮞ Internasional
Desas Desus Merger Gojek-Tokopedia Terjawab, Baca Tujuan dan Dampak
Internasional | Selasa, 18 Mei 2021 15:10:03 WIB
Baca juga:
 
  • Desas Desus Merger Gojek-Tokopedia Terjawab, Baca Tujuan dan Dampak
  •  

    Siagaonline.com - Desas desus merger Gojek dan Tokopedia akhirnya terjawab. Kedua perusahaan akhirnya membenarkan kabar yang telah beredar di publik sejak setahun terakhir dengan pengumuman merger menjadi Grup GoTo pada Senin (17/5).
    GoTo diklaim menjadi kolaborasi usaha terbesar di Indonesia sekaligus kolaborasi terbesar antar dua perusahaan internet dan layanan media di Asia pada saat ini. Nantinya, kedua perusahaan akan saling melengkapi untuk berbagai layanan kepada konsumen, mulai dari e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi, hingga keuangan.

    Aksi korporasi ini coba dibaca oleh Peneliti Center of Innovation and Digital Economy Indef Nailul Huda. Menurut Huda, merger Gojek dan Tokopedia memang mau tidak mau perlu dilakukan karena persaingan di sektor ekonomi digital Indonesia semakin mengerucut ke pemain besar.

    Dominasinya bahkan sudah menembus ke level Asia Tenggara (ASEAN). Pertama, ada SEA Group dengan salah satu lini usahanya e-commerce Shopee.

    Kedua, kolaborasi usaha dari Grab, OVO, dan EMTEK. Nah, Gojek dan Tokopedia berusaha menjawab tantangan ini melalui aksi merger.

    "Pembentukan GoTo ini saya rasa tujuannya adalah menyaingi SEA Group dan Grab dkk yang menguasai pasar ekonomi digital di ASEAN," kata Huda kepada CNNIndonesia.com.

    Menurut Huda, bila tujuannya bersaing di pasar Asia Tenggara, GoTo punya potensi untuk meningkatkan pangsa pasar dan valuasinya. Prediksinya, nilai valuasi merger GoTo bisa mencapai US$20 miliar sampai US$25 miliar atau setara Rp284 triliun hingga Rp355 triliun (kurs Rp14.200 per dolar AS).

    "Meski ini masih jauh dibandingkan (prediksi valuasi) SEA Group mencapai US$120 miliar, namun jika strateginya manjur, maka IPO (penawaran saham ke publik di bursa saham), bisa (membuat valuasi) menjulang tinggi, terutama jika bisa menguasai pangsa pasar di Indonesia yang merupakan pangsa pasar terbesar di ASEAN," jelasnya.

    Tapi, kalau ingin bersaing di pasar Asia, menurut Huda, potensi untuk menjadi raja masih cukup sulit. Sebab, suka tidak suka, faktanya, dominasi para perusahaan digital China masih menjadi yang paling kuat di Asia.

    "Unicorn di ASEAN belum bisa bersaing dengan raksasa digital semacam Alibaba. GoTo juga masih jauh sepertinya," tuturnya.

    Hal yang sama juga diamini oleh Ekonom Indef lainnya, Bhima Yudhistira Adhinegara. Menurut Bhima, tantangan di level Asia sangat besar karena ada pemain seperti Alibaba dan Tencent.

    "Masih sulit diperkirakan kalau level Asia, tapi kalau di Asia Tenggara mungkin (pangsa pasar dan valuasi) bisa cukup meningkat pascamerger, itu pun harus waspada dengan Shopee dan Grab yang mungkin lakukan merger," ucap Bhima.

    Bhima melihat merger GoTo saat ini lebih ditujukan untuk melengkapi berbagai layanan yang bisa diberikan kedua perusahaan kepada konsumen. Pasalnya, Gojek punya kelebihan dari jasa on-demand dan sistem pembayaran digital.

    Sementara Tokopedia menjadi pemain besar di sektor e-commerce. Berbagai hal ini yang coba digabungkan agar semakin kuat menjadi satu grup, sehingga layanan pun bisa terintegrasi kepada konsumen.

    "Ini memang menjadi momentum untuk meningkatkan market share Gojek maupun Tokopedia secara signifikan atau besar," ujar Bhima.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Sky Game Batam Bersama Insan Pers Perkuat Kemitraan Silaturahmi Rutin Dan Ngopi Santai
  • Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Street Crime Dan Balap Liar Saat Akhir Pekan
  • Polsek Mandau Gagalkan Peredaran Sabu di Bathin Solapan, Dua Pelaku Diamankan
  • Heri Amalindo dan Sekda Muara Enim Pimpin Upacara Pemakaman Nang Ali Solihin
  • H. Cik Ujang Tinjau Jalan Longsor di Pemulutan Barat, Minta Perbaikan Segera Diusulkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Sky Game Batam Bersama Insan Pers Perkuat Kemitraan Silaturahmi Rutin Dan Ngopi Santai
    #2 Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Street Crime Dan Balap Liar Saat Akhir Pekan
    #3 Polsek Mandau Gagalkan Peredaran Sabu di Bathin Solapan, Dua Pelaku Diamankan
    #4 Heri Amalindo dan Sekda Muara Enim Pimpin Upacara Pemakaman Nang Ali Solihin
    #5 H. Cik Ujang Tinjau Jalan Longsor di Pemulutan Barat, Minta Perbaikan Segera Diusulkan
    #6 H Cik Ujang Dorong Potensi Persawahan di Desa Kamal Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
    #7 Herman Deru Bagikan Kisah Sukses Sejak Muda, Kenalkan Prinsip 3K untuk Cetak Sultan Muda Tangguh
    #8 Herman Deru Sambut Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel Yang Baru, Tekankan Pentingnya Literasi Jaminan Sosial bagi Pekerja Rentan
    #9 Herman Deru: Pengentasan Kemiskinan Butuh Data Akurat Dan Pemimpin Yang Turun Langsung Ke Lapangan
    #10 Kapolres Indragiri Hilir Beri Kejutan Ulang Tahun ke-42 untuk Dandim 0314/Inhil, Perkuat Sinergitas TNI–Polri
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved