Siagaonline.com - Seorang pemuda berinisial FY yang melarikan anak di bawah umur atau siswi SMA warga Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya ditangkap, Kamis.
"Saat ini pelaku telah kami proses secara hukum dan dilakukan penahanan," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Koto Tangah, Ipda Mardianto di Padang, Kamis.
Ia mengatakan untuk saat ini pihaknya berfokus untuk memproses dugaan melarikan anak di bawah umur yang dilakukan pelaku.
“Sejumlah saksi-saksi sudah diperiksa dan bukti-bukti dikumpulkan,†katanya. Namun demikian, lanjutnya jika ditemukan bukti yang cukup tidak tertutup kemungkinan proses akan dikembangkan ke dugaan perdagangan orang.
Sebelumnya, kasus itu berawal ketika korban yang masih berstatus sebagai pelajar SMA dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Senin (1/2) dan diketahui sedang bersama pacarnya.
Karena korban tak kunjung pulang hingga Rabu pagi, akhirnya keluarga melaporkan kejadian ke polisi, serta ke Pemuda Pancasila (PP) Ranting Batang Kabung untuk membantu mencari korban.
"Mendapati laporan dari keluarga itu akhirnya anggota PP memberikan respons, karena ini kan menyangkut perempuan di bawah umur, generasi muda," kata Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Padang, Roy Madea Oka di tempat terpisah.
Anggota PP bersama keluarga kemudian berusaha mencari keberadaan korban, hingga akhirnya diketahui korban berada di sebuah kawasan Jalan Diponegoro, Padang.
"Saat ditemukan itu korban menangis di dalam kamar," katanya. Korban mengaku usai ditiduri lelaki yang bukan pacarnya pada Selasa malam.
Keluarga yang tidak terima dengan kejadian itu berusaha mencari handphone milik korban, dan ternyata berada di tangan FY yang berada di hotel yang sama namun beda kamar.
Usai mengamankan FY, pihak keluarga dan anggota PP lalu memeriksa handphone korban dan didapati percakapan pesan yang berisi transaksi untuk menjual korban.
Selain itu, juga ditemukan percakapan lain yang berisi transaksi dengan pria lain yang menawarkan dua korban lainnya. Atas kejadian itu pelaku kemudian diantarkan ke Kantor Polsek Koto Tangah untuk diproses secara hukum. Pada bagian lain, Pemuda Pancasila Padang berharap pihak terkait menjadikan peristiwa itu perhatian dan jangan sampai terjadi lagi.
"Masalah ini menyangkut generasi muda, maka harus jadi perhatian semua pihak terkait termasuk pemerintah," katanya.
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :