Breaking News
Sambangi BPJN Kepri, Bupati Roby Paparkan Progres serta Usulan Jalan di Bintan | Capaian PAUD Kota Pekalongan Tembus 100 Persen, Bunda PAUD Dorong Pemerataan Layanan Pendidikan Anak | Lapas Muara Enim Silaturahmi ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak | Tabligh Akbar 1 Muharram, Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Bersama Membangun Daerah | Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bengkalis Gelar Sunat Massa l Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu | Pengedar Sabu di Desa Bumbung Bathin Solapan Ditangkap, Berawal dari Laporan Call Center 110 |

F SPTI Aksi Unjuk Rasa Hari Buruh Seruan Perubahan untuk Pekerja di Rohul
Senin 06 Mei 2024, 18:01 WIB

SiagaOnline.com, Rokan Hulu - Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia konfederasi Serikat pekerja Seluruh Indonesia (F. SPTI - K.SPSI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Rohul, pada Senin (06/05/2024).


Para pekerja menggunakan kesempatan ini untuk menyuarakan aspirasi terkait berbagai isu yang memengaruhi kondisi dan hak-hak pekerja. Dalam aksi tersebut, mereka menyerukan perlindungan yang lebih baik terhadap hak-hak pekerja dan peningkatan kondisi kerja yang lebih layak. Diharapkan aksi ini dapat menjadi panggilan untuk perubahan yang positif bagi para pekerja di Kabupaten Rokan Hulu.

Beberapa tuntutan yang disampaikan antara lain adalah Evaluasi Kepala Dinas Koperasi UKM, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Rohul, Pembuatan Peraturan Bupati tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal 60% untuk mengurangi tingkat pengangguran, Penyelesaian persoalan di SPPP sesuai hasil rapat sebelumnya, Penertiban persoalan serikat pekerja di Rohul.

Penghapusan sistem Outsourcing di perusahaan untuk tenaga kerja yang bukan ahli, Instruksi kepada perusahaan pabrik kelapa sawit agar TBS di bongkar oleh serikat pekerja dengan upah sesuai perbup nomor 35 tahun 2018.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (F. SPTI) Rohul M. Sahril Topan, menegaskan bahwa tuntutan tersebut merupakan respons terhadap ketidakpuasan atas kinerja pemerintah terkait masalah ketenagakerjaan.

Menurutnya, evaluasi terhadap berbagai kebijakan dan implementasinya sangat diperlukan untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan pekerja. Topan juga menyoroti pentingnya pengawasan dan penegakan aturan untuk mencegah konflik internal dalam serikat pekerja.

Aksi ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mendorong pemerintah daerah, khususnya Bupati Rohul, untuk lebih responsif terhadap aspirasi pekerja dan melakukan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kondisi ketenagakerjaan di daerah tersebut. (Des)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top