Siagaonline.com, Rokan Hulu - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar Rapat Pelaksanaan Malam Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah tahun 2024, yang bertempat di lantai III kantor bupati Rohul, Rabu (20/03/2024).
Asisten I Fathanalia Putra menyampaikan bahwa ada sekitar 30 peserta pawai yang ikut memeriahkan acara tersebut. Kriteria penilaian pertama adalah keindahan mobil hias yang mereka bawa. Dalam menilai mobil hias, aspek estetika dan kreativitas akan menjadi fokus utama.
"Selain keindahan mobil hias, penampilan rombongan juga menjadi sorotan penting dalam penilaian. Peserta diharapkan mampu menampilkan keserasian dan keindahan dalam tatanan rombongan. Tak hanya itu, keindahan takbir yang dilantunkan juga akan dinilai, sehingga semakin memperkaya budaya dalam pawai tersebut," ungkapnya.
Disebutkannya lagi acara ini menjadi ajang bagi masyarakat Rohul untuk mengekspresikan kreativitas dan kecintaan mereka terhadap tradisi takbiran. Melalui pawai ini, kita dapat memperlihatkan keindahan dan kekayaan berbagai budaya yang dimiliki oleh Rokan Hulu yang mana lebih dikenal dengan semboyan "negeri seribu suluk".
Sejumlah peserta pawai yang berpartisipasi dalam acara ini memberikan warna tersendiri bagi perayaan Idul Fitri di Rohul. Dengan semangat yang tinggi, kita berlomba-lomba untuk menghadirkan yang terbaik dalam setiap aspek penilaian yang telah ditentukan.
"Diharapkan, pada momen menyambut hari raya Idul Fitri semakin terasa serta menjadi momentum memperkokoh tali silaturahmi masyarakat Rohul. Acara ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk terus melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun temurun," tutupnya.
Rapat Pelaksanaan Malam Takbiran ini menandai semangat kebersamaan dan kekayaan budaya yang kental di Rohul. Masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam merayakan momen suci Idul Fitri, memperlihatkan kesetiaan mereka terhadap tradisi dan budaya lokal. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa keberagaman budaya di Indonesia tetap terjaga dan dihargai. (Des)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |