Breaking News
Kontingen Rohul Tampil Kompak di Pawai Taaruf MTQ Riau, Bupati Anton Jalan Bersama Peserta | Jalur Domisili Mendominasi Pendaftar SPMB Tingkat SMPN Di Kota Pekanbaru | Hari Jadi Kota Pekanbaru, Ada Tarif Khusus Bus TMP, Hanya Rp 242 | Wali Kota Pekanbaru Dorong Tim Response TRC 112 Ditargetkan di Bawah Tujuh Menit | Lautan Manusia Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Islam dan Budaya Melayu Menyatu di Teluk Kuantan | Pesta Adat Melemang 13 Muharam Dirayakan Desa Muara Lawai |

Stok Beras Aman,Walikota Ingatkan Masyarakat Tak Perlu Panic Buying
Senin 26 Februari 2024, 12:09 WIB

SiagaOnline.com, Kota Pekalongan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan memastikan ketersediaan beras di Kota Pekalongan masih aman dan dalam kondisi tercukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.


Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan bahwa, adapun terkait fenomena kelangkaan beras yang menjadi opini di tengah masyarakat, lantaran disebabkan karena mundurnya masa panen. Kendati demikian, Pemkot Pekalongan telah berupaya menstabilkan harga beras yang dalam beberapa waktu ke belakang mengalami kenaikan.

"Ketersediaan beras di Kota Pekalongan, Alhamdulillah berdasarkan laporan dinas terkait masih aman, walaupun harganya masih beranjak naik, tetapi stoknya aman dan tercukupi beberapa bulan ke depan,"ucap Mas Aaf, sapaan akrabnya usai Launching Penyaluran Bantuan Cadangan Beras untuk bantuan Pangan Kota Pekalongan Tahun 2024, berlangsung di Halaman Setda Kota Pekalongan, Senin (26/2/2024).

Menurutnya saat ini Pemkot telah siap siaga terhadap kenaikan harga beras dengan memastikan semua distribusi komoditi pangan berjalan lancar. Antara lain, berkoordinasi dengan Bulog, lalu menyediakan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan beras baik di pasar atau lewat kegiatan pasar murah, serta mendorong beras medium untuk bisa masuk ke toko ritel.

Lanjutnya, dengan ketersediaan stok beras yang masih mencukupi ini, masyarakat diminta tidak usah panik, atau bahkan melakukan pembelian secara berlebihan karena takut kehabisan stok (panic buying).

"Operasi pasar sebenarnya sudah kami lakukan kemarin sebelum harga beras melambung tinggi. Saat ini masih koordinasikan dengan Bulog dan instansi terkait lainnya, kalau memang dibutuhkan masyarakat, kami akan kembali membuka operasi pasar murah. Terlebih, dalam waktu dekat sudah memasuki puasa Ramadhan sampai menjelang Lebaran Idul Fitri 2024," tegasnya.

Terpisah, salah satu pedagang beras di Pasar Grogolan Kota Pekalongan, Arifin mengakui bahwa beberapa minggu terakhir ini, harga beras di pasaran mengalami kenaikan. Dimana, harga eceran beras mencapai Rp15.500-Rp16.000 per kilogram. Sementara, untuk harga beras premium kemasan 5 kg mencapai Rp85.000-Rp90.000 (tergantung merk)

"Untuk stok beras, Alhamdulillah masih aman dan tidak ada kekurangan baik yang ada di gudang bulog maupun sekitar gudang, pasar, dan toko ritel,"tandas Arifin. (Iman/Dian)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top