Breaking News
Kontingen Rohul Tampil Kompak di Pawai Taaruf MTQ Riau, Bupati Anton Jalan Bersama Peserta | Jalur Domisili Mendominasi Pendaftar SPMB Tingkat SMPN Di Kota Pekanbaru | Hari Jadi Kota Pekanbaru, Ada Tarif Khusus Bus TMP, Hanya Rp 242 | Wali Kota Pekanbaru Dorong Tim Response TRC 112 Ditargetkan di Bawah Tujuh Menit | Lautan Manusia Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Islam dan Budaya Melayu Menyatu di Teluk Kuantan | Pesta Adat Melemang 13 Muharam Dirayakan Desa Muara Lawai |

Lautan Manusia Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Islam dan Budaya Melayu Menyatu di Teluk Kuantan
Minggu 28 Juni 2026, 11:02 WIB

Siagaonline.com, Kuansing–Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi arena utama pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/06/2026) malam. Sejak sore hari, arus pengunjung terus berdatangan dari berbagai kabupaten dan kota di Riau untuk menyaksikan perhelatan yang memadukan nuansa religius, budaya, dan semangat kebersamaan.

Momentum pembukaan MTQ tahun ini tak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjelma menjadi ruang pertemuan besar masyarakat Melayu Riau. Gemerlap panggung utama, tata cahaya yang megah, serta antusiasme warga menciptakan atmosfer yang hangat dan penuh semangat.

Sebelum prosesi pembukaan berlangsung, Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. KH. Nasaruddin Umar, yang juga menjabat Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, lebih dahulu menjalani sejumlah agenda di Kuantan Singingi. Dalam kunjungannya, Menteri Agama mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari melepas Pawai Ta’aruf, menyaksikan parade perahu hias, menikmati tradisi Pacu Jalur, mengunjungi bazar UMKM MTQ, hingga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah di Provinsi Riau.

Pembukaan resmi MTQ dilakukan Menteri Agama melalui tayangan video yang ditampilkan di arena utama dan disaksikan langsung ribuan masyarakat. Prosesi pembukaan dipimpin Pelaksana Tugas Gubernur Riau Ir. SF Hariyanto bersama Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby serta turut disiarkan secara langsung melalui TVRI Riau.

Meski pembukaan dilakukan secara virtual, semangat masyarakat tetap tidak surut. Arena utama tetap dipadati hingga seluruh rangkaian acara selesai. Banyak pengunjung memilih bertahan untuk menikmati setiap penampilan yang telah dipersiapkan panitia sebagai bagian dari malam pembukaan.

Dalam sambutannya, Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari penguatan agama dan pelestarian budaya. Menurutnya, identitas Kuansing lahir dari kemampuan menjaga keseimbangan antara nilai religius dan warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Ia mencontohkan tradisi Pacu Jalur yang telah dikenal luas sebagai bukti bahwa budaya lokal dapat tumbuh tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. Melalui jargon “Siang Bapacu, Malam Mengaji”, pemerintah daerah ingin menegaskan arah pembangunan yang berakar pada tradisi dan spiritualitas.

Pada kesempatan itu, Suhardiman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan MTQ ke-44 Provinsi Riau. Ucapan terima kasih ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Riau, seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Riau, Kementerian Agama, dewan hakim, aparat keamanan, media, relawan, hingga masyarakat yang ikut menjaga kelancaran kegiatan.

Tak hanya menyampaikan apresiasi, Bupati Kuansing juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelayanan kepada tamu maupun peserta berlangsung. Ia menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan demi memberikan pengalaman terbaik selama MTQ berlangsung.

Sementara itu, sejumlah kepala daerah yang hadir turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan MTQ di Kuantan Singingi. Mereka menilai persiapan yang dilakukan menunjukkan semangat kolaborasi antarwilayah dan komitmen bersama dalam membangun syiar Islam di Riau.

Kemegahan malam pembukaan semakin terasa dengan hadirnya ratusan pemangku adat Kuantan Singingi yang mengenakan atribut kebesaran adat Melayu. Penampilan Marching Band Pondok Pesantren Imam Saleh Inuman, tarian kolosal, hingga permainan tata cahaya sukses menjadi pusat perhatian pengunjung.

Suasana semakin lengkap dengan dekorasi kawasan arena yang menampilkan ornamen Jalur, taman tematik, dan replika kubah yang memperkuat identitas budaya Melayu dan nuansa religius. Di penghujung acara, pelepasan ratusan lampion oleh relawan menerangi langit Teluk Kuantan, menjadi simbol harapan, persatuan, dan semangat menyongsong MTQ Riau yang sukses dan berkesan.

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top