Breaking News
Kontingen Rohul Tampil Kompak di Pawai Taaruf MTQ Riau, Bupati Anton Jalan Bersama Peserta | Jalur Domisili Mendominasi Pendaftar SPMB Tingkat SMPN Di Kota Pekanbaru | Hari Jadi Kota Pekanbaru, Ada Tarif Khusus Bus TMP, Hanya Rp 242 | Wali Kota Pekanbaru Dorong Tim Response TRC 112 Ditargetkan di Bawah Tujuh Menit | Lautan Manusia Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Islam dan Budaya Melayu Menyatu di Teluk Kuantan | Pesta Adat Melemang 13 Muharam Dirayakan Desa Muara Lawai |

Walikota Aaf Cek Kesiapan Operasional 3 Stasiun Pompa Baru
Senin 12 Februari 2024, 14:15 WIB

SiagaOnline.com, Pekalongan - Pada Tahun 2024 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan membangun sejumlah Stasiun Pompa baru di beberapa wilayah Kota Pekalongan. Hal ini dilakukan untuk membantu mengatasi genangan banjir maupun rob ketika musim penghujan tiba.

 

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan melakukan monitoring Operasional 3 Stasiun Pompa Baru yang hampir selesai dibangun oleh Pemkot Pekalongan. Tiga Stasiun Pompa Baru tersebut yakni Stasiun Pompa Sibulanan, Stasiun Pompa Susukan dan Stasiun Pompa Clumprit yang lokasinya berada di sekitar Bantaran Sungai Banger, Kota Pekalongan, Senin (12/2/2024).


Walikota Pekalongan yang akrab disapa Mas Aaf tersebut mengaku bersyukur, 3 stasiun pompa tersebut sudah bisa dioperasikan untuk mengatasi genangan banjir atau rob di 5 kelurahan yang terdampak yakni Clumprit, Krapyak, Degayu di Kecamatan Pekalongan Utara, dan Kecamatan Pekalongan Timur yakni di Kelurahan Gamer dan Klego.

"Tapi, memang karena di wilayah Clumprit ini, beban yang tergenang sekitar 120 hektar, sehingga progressnya memang yang agak terlambat," ucapnya.

Kendati demikian, menurut pantauannya, pengurangan genangan banjir dan rob di wilayah Pekalongan Utara dan Pekalongan Timur sudah cukup efektif berjalan secara signifikan.

Pihaknya menyebutkan, untuk Stasiun Pompa Sibulanan ada 3 buah pompa, terdiri dari  2 buah pompa berkapasitas 1.500 liter/detik, dan 1 buah berkapasitas 500 liter/detik. Sementara, di Stasiun Pompa Susukan dan Clumprit masing-masing ada 4 buah pompa yakni masing -masing 3 buah pompa berkapsitas 1.500 liter/detik dan 1 buah pompa dengan kapasitas 500 liter/detik.

"Selanjutnya, mudah-mudahan segera bisa dilakukan pengurangan genangan banjir dan rob serupa di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat. Semoga semua upaya pengurangan banjir dan rob ini bisa dilancarkan, termasuk pengajuan bantuan anggaran ke Pemerintah Pusat juga dilancarkan. Di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara khususnya di Bandengan dan Pabean, InshaAllah Bulan April pengurangan banjir dan rob juga bisa terlaksana. Mengingat, belum lama ini ada tanggul jebol di perbatasan Kota dan Kabupaten Pekalongan disana sembari kami cek kembali penanganan banjir dan rob di kelurahan-kelurahan lain yang masih terdampak," terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Teknis BBWS Pemali Juana, Agus Priyanto menargetkan 3 Stasiun Pompa yang baru saja ditinjau pada Bulan April 2024 sudah bisa selesai pembangunannya 100 persen dan siap dioperasikan.

"InshaAllah di musim penghujan ini, bisa mengatasi genangan-genangan banjir dan rob di 2 Kecamatan yakni Kecamatan Pekalongan Utara dan Kecamatan Pekalongan Timur,"tandasnya. (Iman/Dian).


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top