Breaking News
Pengajian AL-HIDAYAH Dan Pemeritah Desa Harapan Jaya Salurkan Santunan Kepada 13 Anak Yatim Dan Piatu, Gagas Pembentukan WKSBM | Kontingen Rohul Tampil Kompak di Pawai Taaruf MTQ Riau, Bupati Anton Jalan Bersama Peserta | Jalur Domisili Mendominasi Pendaftar SPMB Tingkat SMPN Di Kota Pekanbaru | Hari Jadi Kota Pekanbaru, Ada Tarif Khusus Bus TMP, Hanya Rp 242 | Wali Kota Pekanbaru Dorong Tim Response TRC 112 Ditargetkan di Bawah Tujuh Menit | Lautan Manusia Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Islam dan Budaya Melayu Menyatu di Teluk Kuantan |

UNP Peduli Terus Bergerak ke Lubuk Minturun, Temui Pebrina -Mahasiswa Yang Kehilangan Ibu dan Rumah di Banjir  
Jumat 05 Desember 2025, 08:18 WIB

Siagaonline.com, Padang – Sudah sepekan banjir dan banjir bandang menghajar sebagian wilayah Sumatera Barat, terutama Kota Padang, sejak Kamis (27/11/2025). 

Di tengah masyarakat yang masih menyusun ulang hidup, Universitas Negeri Padang (UNP) terus mengirimkan bantuan hampir setiap hari melalui Gerakan UNP Peduli Banjir yang berjalan sejak hari pertama musibah. 
 
Pada Kamis siang, Rektor UNP Krismadinata, Ph.D didampingi Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Perengki Susanto, Direktur Umum dan Keuangan Upita Yeniza, dan tim kembali turun ke lokasi terdampak di Lubuk Minturun. 

Mereka membawa paket logistik dan menyapa para korban yang kehilangan tempat tinggal, serta mendengar kisah-kisah menyayat hati dari mereka.
 
Salah satunya adalah Pebrina Silfia, mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2021. Tak hanya kehilangan rumah, ia juga kehilangan sang ibu, Mardalena, yang belum ditemukan hingga kini. Pebrina yang sejak kecil kehilangan ayah berurai air mata saat menceritakan kisahnya kepada Rektor.
 
“Pada Kamis pagi sekitar pukul enam, saya dengar air sungai naik. Bersama ibu dan abang, kami bergegas keluar, tapi air datang terlampau cepat. Bagian rumah hanyut, lalu roboh saat kami evakuasi,” ucapnya terbata.
 
Ketiganya terseret hingga tersangkut pohon kelapa, sebelum gelombang lebih besar memisahkan mereka. Pebrina terseret ke atap rumah warga dan bertahan hingga air surut. Abangnya ditemukan selamat, tetapi ibunya hilang. Semua perlengkapan kuliah, pakaian, dan buku lenyap, hanya tersisa pakaian di badan dan ponsel yang berhasil diselamatkan.
 
Hingga hari ketujuh pascabencana, UNP Peduli terus bergerak ke berbagai titik, mengantar sembako, pakaian, perlengkapan bayi, air bersih, dan obat-obatan. Setiap kunjungan membawa tidak hanya bantuan material, tetapi juga pelukan moral bagi mahasiswa, dosen, tendik, dan masyarakat umum.
 
(Ags/Utr/Humas UNP)
 
 
#SDGs1 #NoPoverty #SDGs3 #GoodHealthAndWellBeing #SDGs4 #QualityEducation #SDGs17 #PartnershipForTheGoals


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top