Breaking News
Pemeritah Kota Pekanbaru Gelar Cek Kesehatan Gratis di Universitas Hangtuah | DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna, Wali Kota Fadly Amran Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2026 | Jelang Tahun Ajaran Baru, 500 Anak Yatim dan Keluarga Rentan Terima Bantuan Seragam Sekolah Gratis | Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik | Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan, Seluruh Tes Urine Negatif | Bupati Anton dan LAMR Rohul Perkuat Sinergi, Persiapan Penabalan Adat Dimatangkan  |

Gubernur Herman Deru Bersama Wagub Cik Ujang Simak Paparan Bupati OKI Terkait Usulan BKBK Kepada Pemprov Sumsel Tahun 2025
Kamis 10 April 2025, 09:42 WIB

SiagaOnline.com, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru didampingi Wakil Gubernur (Wagub) H Cik Ujang menerima audiensi Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki membahas usulan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Provinsi Sumsel tahun anggaran 2025, bertempat di ruang rapat Gubernur, Rabu (9/4/2025) sore.

 

Dalam arahannya Gubernur Herman Deru menegaskan bangubsus tersebut peruntukannya hanya untuk pembangunan infrastruktur.

 

"Bangub ini khusus untuk pembangunan infrastruktur. Namun perlu dipahami, meskipun untuk pembangunan infrastruktur, tidak hanya terbatas untuk pembangunan jalan-jembatan saja, tapi juga bisa digunakan untuk revitalisasi RS atau revitalisasi Puskesmas", katanya.

 

Dikatakannya, ada 3 aspek atas munculnya usulan BKBK ini, yaitu hasil tinjauan Bupati di lapangan, hasil tinjauan oleh OPD di lapangan, usulan dari DPRD dan usulan langsung dari masyarakat di lapangan (bersifat spontanitas).

 

Adapun aspek yang membuat tim verifikasi mengusulkan usulan bangubsus ini kepada Gubernur bersifat program super prioritas seperti pembangunan infrastruktur juga program (janji) kepala daerah terpilih yang selaras dengan RPJMD-nya Gubernur.

 

Kemudian program prioritas yakni pemenuhan kebutuhan yang tidak terjangkau APBD kabupaten, atau Bupati mempunyai program unggulan yang layak dibantu dan program reguler.

 

"Saya secara pribadi punya tanggung jawab moral terhadap pembangunan di OKI, yakni pembangunan jalan di jalur Pampangan, kemudian jalur yang berbatasan dengan Kabupaten OKU Timur. Ini harus menjadi perhatian semua jangan sampai ada ketimpangan,” tambahnya.

 

Selain itu, Herman Deru juga menargetkan agar Kabupaten OKI harus ada Rumah Sakit Pratama, bahkan Puskesmas yang bisa melayani rawat inap.

 

"Konektivitas dan sinyal komunikasi ini pun sangat penting. Dari hasil kunker saya ke OKI banyak tiang listrik yang belum ada setrum (kabelnya) seperti di dekat daerah Gajah Mati. Oleh sebab itu, saya sudah minta PLN agar ada aliran listrik untuk masyarakat,” ucapnya.

 

Sementara, Bupati OKI dalam kesempatan itu memaparkan tentang program penanganan infrastruktur di kabupaten OKI melalui usulan BKBK Provinsi Sumsel tahun anggaran 2025.

Dia mengatakan dengan adanya efisiensi maka Pemkab OKI mengalami pengurangan anggaran sebesar Rp. 109 miliar, diantaranya 80 miliar untuk pembangunan jalan seperti ruas jalan di Tulung Selapan dan Pedamaran.

 

Muchendi juga menyampaikan daftar usulan BKBK di hadapan Gubernur, yakni terdapat 10 ruas jalan yang diusulkan pembangunannya dengan volume 43,50 KM, dengan harapan bisa meningkatkan PAD Kabupaten OKI.

 

"Kemudian juga pembangunan riverfront Kota Kayu Agung, sebagai pertahanan budaya, juga sebagai RTH (Ruang Terbuka Hijau). Revitalisasi gedung Dekranasda. Revitalisasi RMU Tebing Suluh dan revitalisasi gedung kesenian,” tandasnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top