Merendahkan Insan Pers Juluki Wartawan Dengan Sebut Wartawan Bodrex, Menteri Desa Tuai Kecaman
Daerah | Senin, 03 Februari 2025 07:49:44 WIB
Siagaonline,com. Bengkulu Selatan - Menanggapai video yang tersebar luas di akun tiktok @ juniadi.sh.mh, atas penyampaian Yandri Susanto Menteri Desa, yang mengatakan wartawan bodrex, ucapan tersebut menuai kecaman keras dari berbagai media (jurnalis) yang mana dari ucapan tersebut jelas merendahkan atau melemahkan profesi wartawan sebagai kontrol sosial publik, Minggu (02/02/2025).
Dari rekaman video di akun tiktok milik @ juniadi.sh.mh, Yandri Susanto Menteri Desa mengatakan:
"Yang paling banyak mengganggu desa itu LSM dan wartawan bodrex dan mereka melakukan hal itu seperti berputar, hari ini desa ini dan besoknya bisa desa yang lain dengan meminta duit 1 juta perdesa, bayangkan kalau 30 desa berati bisa jadi mengalahi gaji Kemendes, kalah gaji menteri. Oleh karena itu kepolisian dan jaksa untuk menertibkan atau di tangkap aja itu pak LSM dan wartawan bodrex yang mengganggu kepala Desa bekerja," ucap kemendes dalam video akun tik tok tersebut.
Peryataan demikian tidak selayaknya di ucapkan seorang Menteri Desa Republik Indonesia yang menjadi panutan, sebaiknya kemendes melakukan hal sebaliknya yang bisa melakukan pendekatan kepada jurnalis, yang mana sangat jelas jurnalis sebagai kontrol sosial publik bisa membantu dan memantau terkaitnya berbagai semua kegiatan desa, bukan malah melemahkan dan melecehkan seperti yang diucapkan itu apalagi selayak pemdes, kalau tidak senang dengan individu sebut individu nya atau memang kedapatan ada jurnalis seperti itu setidaknya menyebut dengan sebutan oknum bukan dengan menyeluruh dan tidak mesti di embel - embeli dengan istilah Bodrex.
Dengan penyampaian Kemendes yang mengatakan wartawan bodrex, di minta kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memangil Yandri Susanto selaku Menteri Desa untuk mengklarifikasi ucapanya yang jelas telah melecehkan propesi wartawan (Jurnalis) dan meminta maaf kepada seluruh wartawan, karna ucapan tersebut telah melukai insan pers.
Hingga berita ini di terbitkan konfirmasi dengan pihak terkait terus di upayakan.(YESY JNT).
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :