Kekacauan Menjelang Musorkab Rohul Pengurus Cabor Minta klarifikasi
Rokan Hulu | Rabu, 21 Agustus 2024 22:06:37 WIB
Siagaonline.com, Rokan Hulu - Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Rokan Hulu yang dijadwalkan pada Kamis, 22 Agustus 2024, untuk memilih Ketua Umum KONI Rohul periode 2024-2028, kini menghadapi ketidakpastian.
Meskipun pengurus KONI Rohul membantah adanya penundaan, tidak ada persiapan signifikan dari panitia Musorkab, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengurus Cabang Olahraga (Cabor).
Kaharudin, Wakil Ketua Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Rohul, mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini dan mempertanyakan profesionalitas Panitia serta Pengurus KONI Rohul dalam menjalankan tahapan Musorkab sesuai yang disepakati.
“Sesuai tahapan, pelaksanaan Musorkab seharusnya dilaksanakan tanggal 22 Agustus besok, namun sampai hari ini, tidak ada undangan yang sampai kepada kami sebagai pengurus Cabor, dan belum ada calon Ketua Umum KONI yang diumumkan,” ujar Kaharudin.
Untuk mencari kejelasan, beberapa pengurus Cabor mendatangi Kantor KONI Rohul pada Rabu, 21 Agustus 2024, dan meminta klarifikasi kepada Tim TPP.
Mereka ditemui oleh Sekretaris TPP Sri Wahyudi, yang menjelaskan bahwa ada isu mengenai kemungkinan pengulangan proses penjaringan bakal calon. Namun, pengurus Cabor tidak mendapatkan jawaban memuaskan.
Sri Wahyudi menjelaskan, TPP telah menyelesaikan verifikasi berkas dua bakal calon yang mendaftar. Masalah muncul ketika tidak ada panitia yang bersedia menerima berkas hasil verifikasi tersebut, terutama setelah Ketua Panitia Musorkab mengundurkan diri.
“Kami juga bingung, mau diserahkan kemana berkas hasil verifikasi ini. Ketua OC-nya mundur, TPP berupaya menyerahkan berkas tersebut ke Sekretaris OC, namun yang bersangkutan tidak bersedia menerimanya,” jelas Sri Wahyudi.
Sri menambahkan, penyerahan hasil verifikasi dan penetapan calon Ketua KONI Rohul seharusnya dilakukan pada 19 Agustus. Namun, hingga saat ini, berkas tersebut masih berada di tangan TPP karena tidak ada panitia yang mau menerima.
Menanggapi situasi ini, Sekretaris KONI Rohul, Ramses, membantah adanya penundaan jadwal Musorkab. Meskipun demikian, Ramses menyebutkan bahwa kelanjutan Musorkab bergantung pada penyerahan berkas TPP kepada Panitia Pelaksana (OC).
“Sesuai SK yang diserahkan kepada Panitia dan TPP, pelaksanaan Musorkab tetap dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus. Masalahnya, kami belum menerima laporan sejauh mana progres pelaksanaan Musorkab tersebut dari panitia,” kata Ramses.
Terkait kesulitan Tim TPP dalam menyerahkan berkas hasil verifikasi kepada OC, Ramses menyatakan pihaknya akan memanggil Panitia dan TPP untuk mencari tahu kendala yang terjadi.
“Kami perlu memastikan apakah Musorkab ini ditunda atau perlu dilakukan pemilihan ulang panitia,” ujarnya.
Mengenai dugaan kurangnya koordinasi antara Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC), Ramses menjelaskan bahwa secara hirarkis, panitia yang seharusnya berkoordinasi dengan pengurus dan melaporkan progres kepada SC.
“Yang melaksanakan Musorkab itu adalah panitia, bukan Plt Ketua KONI. Plt hanya mengesahkan SK panitia yang ditunjuk berdasarkan rapat pengurus KONI,” tutupnya. (Des)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :