Sabtu, 28 Januari 2023
Follow:  
www.siagaonline.com
 
PBSI Evaluasi Pelatih dan Pemain Belum Penuhi Target di Thailand
Senin, 01-02-2021 - 12:15:09 WIB
Anthony Ginting tampil mengecewakan di dua turnamen di Thailand usai masuk seminfinal di Yonex Thailand Open.
TERKAIT:
   
 

SiagaOnline.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Rionny Mainaky melihat daya juang atlet terlihat menurun saat tampil di tiga turnamen badminton di Thailand.
Rionny mengakui berdasarkan hasil yang diraih di tiga turnamen di Thailand, Indonesia belum memenuhi target. Bahkan, secara menyeluruh menurutnya justru ada penurunan.

"Secara menyeluruh memang ada penurunan di daya juang, kecuali Greysia/Apriyani. Dari sisi konsentrasinya mereka juga bisa konsisten, sampai akhirnya juara. Kalau yang lain masih terlihat goyah. Daya juang ada, tapi terlihat masih naik-turun. Mau naik dan bangkit itu susah," ujar Rionny dilansir dari PBSI.

Dilansir dari CNNIndonesia, Selain dari segi teknis, Rionny menilai kekalahan para pemain Indonesia di Thailand juga karena sisi non-teknis, terutama soal stamina. Namun menurut Rionny, yang paling utama adalah motivasi para atlet untuk tetap semangat saat berlaga.

"Saya akui juga pemain-pemain lawan terlihat lebih siap bertanding, terutama Taiwan [Lee Yang/Wang Chi Lin]. Bukan hanya soal teknis, tapi non-teknis seperti postur, tenaga, mungkin dari makanan, minuman, dan nutrisinya juga lebih oke. Saya akui mereka lebih stabil di tiga kali turnamen ini bisa juara. Jadi yang harus dievaluasi bukan hanya dari sisi teknis saja."

"Selain itu, saya rasa intinya adalah bagaimana motivasi para atletnya. Terutama motivasi untuk daya juangnya. Jadi harus kita gali lagi, apa yang bisa membuat mereka lebih semangat lagi," ungkapnya.

Thailand menjadi tuan rumah turnamen bulutangkis leg Asia 2021, Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open dan BWF World Tour Finals. Dari ketiganya, Indonesia hanya berhasil membawa satu gelar melalui ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang jadi juara di Yonex Thailand Open.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang juga lolos ke final akhirnya keluar sebagai runner up setelah dikalahkan Decaphol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

"Kalau melihat dari permainan pertama di Yonex Thailand Open, ketika mereka harus masuk karantina dulu, kemudian baru latihan, sebetulnya memang tidak terlalu mengganggu. Tapi seperti tidak bebas dari sisi latihan, dan memang waktu untuk latihannya pun sedikit," ujar Rionny.

Di Toyota Thailand Open yang jadi turnamen kedua di Thailand tidak ada wakil Indonesia yang mampu lolos ke final. Raihan terbaik hanya disematkan Greysia/Apriyani dan Ahsan/Hendra yang terhenti di semifinal.

"Untuk Toyota Thailand Open, dengan target dua medali, justru malah kalah di semifinal dua-duanya (ganda putra dan ganda putri)," ucap Rionny yang pernah menjadi kepala pelatih di Jepang.

Pada partai final ajang BWF World Tour Finals 2020, Indonesia hanya berhasil menempati posisi runner up di sektor ganda putra. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal revans atas Lee Yang/Wang Chi Lin dan kalah 17-21, 21-23.

Untuk hasil World Tour Finals, Rionny mengaku belum berkoordinasi lebih lanjut dalam pembahasan dengan pemain maupun pelatihnya. Seluruh pemain sudah kembali ke Indonesia bersama dengan kepulangan kloter pertama, Senin (25/1) lalu.

"Nanti setelah semua kembali ke Jakarta, saya akan kumpulkan semuanya. Ini memang harus benar-benar dievaluasi, bukan dari pemainnya saja tapi dari pelatihnya juga. Harus dicek semua, ditonton ulang lagi pertandingannya. Pelatih masing-masing sektor harus benar-benar evaluasi dan membuat catatan-catatan apa saja yang harus kita benahi," ujar Rionny.

Evaluasi juga sangat dibutuhkan sebagai bahan persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020, Juli mendatang. Rionny menyebut mulai memikirkan strategi khusus untuk persiapan para atlet, terutama untuk sesi latihan.

"Kalau untuk Olimpiade, memang harus benar-benar dipersiapkan. Apalagi banyak kejuaraan yang berdekatan, memang ada yang masuk poin Olimpiade ada yang tidak. Tapi untuk pemain-pemain yang akan ikut Olimpiade, nanti saya dan pelatih-pelatih mungkin akan berikan latihan khusus tersendiri," tuturnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • PBSI Evaluasi Pelatih dan Pemain Belum Penuhi Target di Thailand
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Kapolda Kepri Resmi di Jabat Oleh Irjen Pol DRS Tabana Bangun Msi
     
    ADVERTORIAL
    Guna Mendengar Keluhan Masyarakat, Kapolres Dharmaraya Kembali Gelar Curhat Kamtibmas
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved