Sabtu, 28 Januari 2023
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Suporter Bonek dan Jakmania Kritik Regulasi Pengurangan Point di Liga 1
Rabu, 23-09-2020 - 14:28:56 WIB

TERKAIT:
   
 

SiagaOnline.com - Suporter Persebaya Surabaya (Bonek) dan Persija Jakarta (The Jakmania) mengkritik regulasi pengurangan poin terhadap klub yang suporternya hadir di stadion saat pertandingan Liga 1 digelar.

Perwakilan Bonek, M Teguh Alimudin, mengatakan pihaknya sejak awal menolak digulirkannya kembali Liga 1 2020 di tengah pandemi Covid-19. Apalagi regulasi PSSI soal suporter masih rancu.

"Liga jalan lagi saja kami menolak, apalagi untuk menonton di stadion, karena saya berpikir kesehatan lebih dari apapun. Sekarang ada lagi regulasi klub dianggap kalah kalau suporternya datang. Acuannya seperti apa?" tanya Teguh saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (23/9).

Sebelum regulasi itu disahkan, Teguh meminta penjelasan lebih dulu kepada PSSI maupun operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) klasifikasi suporter yang dimaksud. Termasuk detail dari regulasi tentang larangan suporter ke stadion.

"Untuk menandai mereka suporter itu seperti apa? Soalnya budaya suporter di Indonesia sekarang sedang naik. Kalau patokannya pakai atribut atau jersey, suporter sekarang belum tentu begitu."

"Regulasi itu tidak tepat, liga jalan juga tidak tepat. Kami sejak awal minta liga ditahan dulu sampai pandemi turun, soalnya keselamatan manusia lebih dari apapun. Nyawa di atas segalanya," tutur Teguh.

Meski begitu, Teguh mengimbau para pentolan Bonek di wilayahnya masing-masing ikut mengimbau anggotanya agar tidak datang ke stadion. Selain tidak merugikan tim, ketidakhadiran Bonek ke stadion adalah cara untuk menjaga dan menyayangi keluarga di rumah dari bahaya paparan Covid-19.

Dihubungi terpisah, Ketua Pengurus Pusat The Jakmania Diky Soemarmo juga mempertanyakan kejelasan wacana regulasi PSSI soal suporter. Ia menganggap peraturan yang dibuat terlalu mengada-ada.

"Justru yang dipertanyakan bunyi peraturannya apa? Sosialisasinya kapan? Filter untuk yang dimaksud pendukung dan bukan seperti apa? Selama itu tidak jelas, peraturannya buat kami mengada-ada," ujar Diky.

Diky menegaskan butuh standar jelas bukan standar ganda terhadap isi dari regulasi suporter. Misalnya, berapa kilometer radius dari stadion yang dianggap tidak boleh didatangi suporter dan atau berapa orang yang dianggap sebagai kerumunan.

"Kami minta kejelasan soal peraturan itu. Hukumannya nanti melalui Komdis [Komite Disiplin] PSSI atau bagaimana? Setelah jelas baru kami akan sosialisasikan ke anggota. Ini liga mulai tinggal 10 hari lagi, tapi belum jelas detail peraturan tersebut," ungkap Diky.

Sebelumnya, Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita menegaskan pengurangan poin itu sudah bakal pasti masuk dalam regulasi baru Liga 1 2020.

"Klub yang pada saat pertandingan suporternya datang ke stadion akan dianggap kalah. Pada prinsipnya seperti itu [klub yang suporternya datang akan dianggap kalah]," kata Hadian melalui pesan singkat.

"Regulasi belum jadi, tapi sudah pasti [tim otomatis akan kalah jika suporternya datang ke stadion]," terangnya.




Sumber : CNNIndonesia.com

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Suporter Bonek dan Jakmania Kritik Regulasi Pengurangan Point di Liga 1
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Kapolda Kepri Resmi di Jabat Oleh Irjen Pol DRS Tabana Bangun Msi
     
    ADVERTORIAL
    Guna Mendengar Keluhan Masyarakat, Kapolres Dharmaraya Kembali Gelar Curhat Kamtibmas
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved