Sabtu, 28 Januari 2023
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Semangat Liliyana Natsir Rasa Lapar Gelar yang Mengakar Patut Dicontoh
Rabu, 09-09-2020 - 13:52:19 WIB

TERKAIT:
   
 

SiagaOnline.com - Liliyana Natsir memang hebat soal urusan teknik di lapangan badminton. Namun satu lagi yang perlu dicontoh dari sang legenda adalah rasa lapar gelar miliknya yang terlihat benar-benar mengakar.

Salah satu tantangan terberat seorang pemain adalah mempertahankan rasa lapar gelar, menjaga keinginan untuk memenangkan kejuaraan.

Hal ini memang terasa aneh karena kemenangan akan selalu menyenangkan dan mustahil seorang atlet tidak gembira bila terus berselancar di gelombang kejayaan.

Dalam ucapan dan lisan, keinginan untuk mempertahankan dan merebut banyak gelar akan sangat mudah diucapkan, sangat gampang dikeluarkan. Namun yang terberat dalam menjaga lapar adalah mendefinisikan tekad itu dalam perbuatan di keseharian.

Sebagai pemain, Liliyana Natsir sudah menjadi juara dunia di usia 19 tahun pada 2005. Di satu sisi ini adalah prestasi yang mengejutkan, namun di balik itu ada beban besar yang ditanggung oleh Liliyana.

Perjalanan Liliyana Natsir selanjutnya sudah menjadi jawaban bahwa betapa gelar-gelar bergengsi di awal karier tak menyurutkan keganasan Liliyana untuk terus berprestasi di tahun-tahun yang terus berjalan.

Dalam perjuangan merebut gelar demi gelar bergengsi mulai dari juara dunia empat kali, hattrick All England, dan emas Olimpiade tersebut, kemenangan bukan hanya ditentukan oleh mental dan teknik Butet di lapangan.

Jauh dari sebelum hari H pertandingan, Liliyana Natsir sudah meniti tangga menuju kemenangan lewat komitmen dan konsistensi dalam latihan.

Pelatih ganda campuran, Richard Mainaky sudah berkali-kali menegaskan bahwa Liliyana adalah sosok yang sangat serius dalam menjaga diri dan mempersiapkan latihan untuk menghadapi pertandingan demi pertandingan. Liliyana bahkan sempat protes ketika ia mendapatkan keringanan dalam program latihan pada persiapan menuju Olimpiade 2016.

Perselisihan yang sempat terjadi antara Tontowi dan Liliyana pun erat kaitannya dengan rasa tak mau kalah yang dimiliki oleh Butet.

Liliyana tidak memposisikan diri sebagai penguasa ganda campuran yang sudah aman dari berbagai ancaman. Liliyana selalu menjadikan dirinya sebagai penguasa yang resah, yang selalu waspada dan tak pernah lengah lantaran kemenangan bisa melayang hanya lantaran kesalahan kecil di momen yang menentukan.

Karena itu, Liliyana bakal resah ketika ia kalah. Rasa tak mau kalah dan lapar gelar yang dimilikinya sudah mengakar, menjalar di tiap-tiap aspek kehidupannya.

Liliyana Natsir tentu pernah menelan kekalahan. Liliyana Natsir tentu pernah tenggelam dalam kekecewaan.

Nyaris mustahil seorang atlet tidak pernah menelan kekalahan. Namun memegang tekad tak mau kalah dengan perwujudan komitmen kuat di keseharian seharusnya sudah menjadi keharusan.

Dan untuk melakukan itu, Liliyana Natsir adalah salah satu contoh terbaik yang pernah ada.

Selamat ulang tahun, Liliyana Natsir!.





Sumber : CNNIndonesia.com

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Semangat Liliyana Natsir Rasa Lapar Gelar yang Mengakar Patut Dicontoh
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Kapolda Kepri Resmi di Jabat Oleh Irjen Pol DRS Tabana Bangun Msi
     
    ADVERTORIAL
    Guna Mendengar Keluhan Masyarakat, Kapolres Dharmaraya Kembali Gelar Curhat Kamtibmas
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved