Senin, 01 Juni 2020
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Diduga Asiong Buat Laporan Palsu Cemarkan Nama Baik Pengusaha Ini
Jumat, 22-05-2020 - 15:37:43 WIB

SiagaOnline.com, Karimun - Masih ingat dibenak kita kasus dugaan penganiayaan terhadap Ricardo (Asiong) oleh pengusaha hiburan Satria Pub and Karaoke di Tanjung Balai Karimun, Billy Cs tahun lalu. Dugaan kasus penganiayaan tersebut berujung di laporkan Billy Cs kepihak Polres Karimun oleh Ricardo (Asiong) didampingi pengacaranya James s Sibarani.

Namun Kasus penyidikan terhadap Billy Cs tidak memenuhi unsur bukti yang kuat. Untuk itu, pihak Kepolisian telah menghentikan penyidikannya alias SP3 atas kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono, S.IK membenarkan bahwa kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Ricardo oleh Billy Cs telah dikeluarkan Surat Ketetapan Nomor, S.Tap/40/V/2020/Reskrim tentang Penghentian Penyidikan, tertanggal 9 Mei 2020.

Dikatakan Herie, Hal ini sesuai dengan gelar perkara dan petunjuk dari pihak Kejaksaan mengenai  pemberhentian penyelidikan karena pelapor tidak bisa memenuhi alat bukti yang diminta pihak Kejaksaan sesuai dengan laporan.

“Satu laporan satu alat bukti, Jaksa meminta barang bukti sesuai dengan laporan. Hingga saat ini, pelapor tidak bisa memenuhi sehinggga Jaksa mengembalikan berkas sudah lebih dari tiga kali," ungkap AKP Herie ketika dikonfirmasi oleh awak media beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Karimun Hamonangan P Sidauruk, SH mengaku telah mengembalikan beberapa kali berkas perkara Billy dan kawan-kawan ke pihak Kepolisian ( P19 ) untuk kembali dilengkapi. Pengembalian berkas tersebut berkaitan dengan masalah alat bukti yang tidak lengkap serta saksi tidak ada.

“Di situ yang pertama ada hal yang terjadi, yaitu terkait masalah barang bukti pisau yang tidak ada di tempat. Sedangkan, si korban sendiri mengatakan pisau tersebut ada di tempat kejadian, nah itu dijadikan barang bukti,” jelas Hamonangan.

Dijelaskannya, untuk yang kedua, mengenai saksi yang melihat kejadian terjadinya peristiwa tersebut pada saat kejadian itu hanya pengakuan korban. Sedangkan saksi-saksi lain tidak ada yang menunjukkan telah terjadi penganiaan.

Kemudian yang ketiga, korban sendiri yang mengaku pakaiannya sobek dan robek pada saat terjadi peristiwa tersebut. Padahal, pada saat dia berlari keluar dari hotel Satria pakaiannya utuh.

“Dan itu semua menjadi petunjuk bagi kami  untuk segera dilengkapi," terangnya.

Pihaknya juga menemukan tidak ada persesuaian alias tidak nyambung dari keterangan pihak pelapor, sehingga pihaknya membuatkan petunjuk agar berkas kembali dilengkapi oleh pihak penyidik.

Dalam menangani perkara, kata Hamonangan, Kejaksaan Karimun tetap profesional dalam menjalankan tugas dan tidak ada tebang pilih.

“Kalau memang suatu perkara yang diajukan tidak memenuhi bukti yang kuat untuk dinaikkan ya jangan dipaksakan untuk menaikkan kasus tersebut,” tegasnya.

Di sisi lain, Billy Bravomac mengaku telah menerima pemberitahuan Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan ( SP3 ) dari pihak Kepolisian Resort Karimun.

“Jujur saya katakan, banyak pihak tidak percaya lagi dengan kami akibat dari tuduhan yang dibuat Ricardo (Asiong) hingga berujung keranah hukum. Namun kami tetap bersabar. Dari awal persoalan ini sudah saya katakan, bahwa ini adalah rekayasa yang cukup struktur dan sangat rapi, tapi sekarang sudah terbukti bahwa kita tidak seperti yang dituduhkan,” ungkapnya. (Zubaidah)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Diduga Asiong Buat Laporan Palsu Cemarkan Nama Baik Pengusaha Ini
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Hari Ini, Desa di Purwakarta Mulai Distribusikan BLT Dampak Covid-19
     
    ADVERTORIAL
    Pemkab Purwakarta Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sumurugul
     
    TERPOPULER
    1 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    2 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    3 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    4 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    5 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
    6 Siswai SMP Diperkosa dan Dibunuh, Ternyata Pelakunya Ayah Tiri Korban
    7 Coreng Nama Baik Instansi,
    Gawat!! Diduga Oknum Kadis Mesum, Diminta Bupati Nisbar Tindak Tegas Jangan Tebang Pilih
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 Heboh..., Oknum Kadis Terduga Mesum, Saudara Bupati Nias Barat
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved