Jum'at, 20 Mei 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Menteri Perhubungan Nilai PT KCI Tak Profesional Atur Jumlah Penumpang Kereta KRL
Jumat, 14-05-2021 - 15:04:07 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai PT KCI tidak profesional mengatur jumlah penumpang kereta KRL sehingga terjadi penumpukan penumpang dan berpotensi menjadi klaster covid-19.

SiagaOnline.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) tidak profesional mengatur jumlah penumpang kereta KRL sehingga terjadi penumpukan penumpang dan berpotensi menjadi klaster covid-19.
"PT KCI tidak profesional, sehingga terjadi penumpukan penumpang kereta api dan ini sangat tidak kita harapkan," ungkapnya saat meninjau Stasiun Manggarai di Jakarta, Jumat (14/5).

Budi Karya mengaku melihat langsung penumpang kereta commuter yang padat dan melanggar protokol kesehatan, seperti tidak ada pengaturan jarak, termasuk juga pemeriksaan antigen secara acak (random).

Ia mengatakan dalam 3-4 hari terakhir ini, setidaknya ada 200 ribu penumpang yang naik commuter atau kereta rel listrik (KRL).

"Saya memperkirakan besok Sabtu (15/5) dan Minggu (16/5), jumlah penumpang kereta commuter akan naik jadi 300 ribu-400 ribu per hari. Saya tegaskan, harus menjadi perhatian serius PT KCI," imbuh Budi Karya.

Selama sekitar satu jam berada di Stasiun Manggarai, Budi Karya mengungkapkan ada lebih dari 70 penumpang dalam satu gerbong.

Dia mengingatkan kejadian ini menjadi pelajaran berharga untuk semua pihak yang mengelola transportasi massal untuk terus melakukan prokes dan tidak terjadi lagi.

"Saya perintahkan kepada PT KCI agar kejadian serupa mulai besok Sabtu dan seterusnya tidak terulang lagi dan harus menjalankan prokes ketat," terang dia.

VP Corporate Secretary PT KCI Anne Purba berjanji akan melakukan perbaikan pengaturan penumpang seperti yang diperintahkan Menteri Perhubungan.

"Kami akan berkoordinasi dengan PT KAI dengan meningkatkan pengaturan petugas untuk memperketat pengawasan, sehingga menjalankan prokes," kata Anne.

Dia mengakui kewalahan mengatur prokes penumpang mengingat saat liburan ini kriteria penumpang adalah penumpang musiman yang tidak terbiasa menjalankan prokes.

PT KCI menilai sejumlah stasiun akan menjadi perhatian karena berpotensi terjadi lonjakan penumpang, yaitu Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, Stasiun Pasar Minggu, Stasiun Bogor, serta Stasiun Bekasi.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Menteri Perhubungan Nilai PT KCI Tak Profesional Atur Jumlah Penumpang Kereta KRL
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Sebanyak 347 Guru di Lampung Selatan Terima SK P3K dari Bupati
     
    ADVERTORIAL
    Kapolres Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved