Senin, 16 Mei 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
PUPR Kebut Pembangunan Terowongan Bulak Kapal Kurangi Kemacetan di Bekasi
Sabtu, 09-01-2021 - 10:23:38 WIB

SiagaOnline.com - Kementerian PUPR mengebut pembangunan terowongan (underpass) Bulak Kapal. Upaya ini dilakukan dalam rangka mengurangi kemacetan di Kota Bekasi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. Sehingga, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan membantu proses percepatan pembangunan wilayah tersebut.

"Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover, dan underpass akan memperlancar konektivitas dan aksesibilitas lalu lintas," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (8/1).

Kehadiran terowongan Bulak Kapal, menurut Basuki, sangat dinanti-nanti warga karena akan mengurai kemacetan dari empat arah, yakni dari dan menuju Jalan Ir Juanda, Jalan Joyo Martono, Jalan Pahlawan, dan Jalan Diponegoro arah Tambun, Kabupaten Bekasi.

Sekaligus juga akan memperlancar arus lalu lintas di perlintasan sebidang rel kereta api yang berada di sekitar simpang Bulak Kapal.

Simpang Bulak Kapal menjadi simpul kepadatan lalu lintas di Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, karena merupakan titik temu arus kendaraan dari Kabupaten Bekasi-Kota Bekasi, pintu masuk tol Bekasi Timur, Perumnas 3, dan Tambun atau Jalur Pantura.

Menurut Basuki, pembangunan terowongan Bulak Kapal akan menambah kapasitas jalan existing simpang itu dari semula 4 lajur menjadi 6 lajur, serta menghilangkan persimpangan sebidang Bulak Kapal antara Jalan Ir Juanda dengan Jalan Joyo Martono-Jalan Pahlawan.

Terowongan Bulak Kapal mulai dibangun sejak kontrak 24 September 2020 dengan masa pelaksanaan 540 hari kalendar atau hingga 17 Maret 2022. Saat ini, progres konstruksinya mencapai 14,6 persen atau lebih cepat dari rencana 10,8 persen.

Biaya pembangunan terowongan ini bersumber dari APBN sebesar Rp79,3 miliar yang dianggarkan secara multi years contract tahun anggaran 2020-2022.

Terowongan Bulak Kapal dikerjakan oleh kontraktor PT Modern Widya Technical, dengan konsultan supervisi oleh PT Daya Creasi Mitrayasa, PT Ciriatama Nusawidya Consult, dan PT Parama Karya Mandiri.








Sumber : CNNIndonesia.com

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • PUPR Kebut Pembangunan Terowongan Bulak Kapal Kurangi Kemacetan di Bekasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Kades Belung: Kita Manfaatkan DD ADD Sebaik Mungkin drmi Pembangunandan Kemakmuran Rakyat
     
    ADVERTORIAL
    Kapolres Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved