Jum'at, 20 Mei 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
BI Akan Terus Kurangi Ketergantungan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar As
Kamis, 03-12-2020 - 14:29:22 WIB

SiagaOnline.com - Bank Indonesia (BI) akan terus mengurangi ketergantungan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Langkah ini ditempuh melalui transaksi perdagangan bilateral dan investasi langsung dengan menggunakan mata uang lokal (local currency settlement/LCS).

"Instrumen repo, repurchase agreement, lindung nilai dan swap terus dikembangkan dan LCS dengan sejumlah negara mitra Asia untuk kurangi ketergantungan dolar AS," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2020, Kamis (3/12).

Saat ini, ia mengatakan tekanan terhadap mata uang Garuda sudah berkurang dibandingkan Maret 2020 ketika awal pandemi covid-19. Kala itu, rupiah sempat terjatuh ke level terendah di Rp16.575 per dolar AS pada 23 Maret 2020 lantaran investor asing memburu dolar AS.

Namun, perlahan rupiah mulai bangkit dan diyakini terus terdepresiasi hingga tahun depan. Bahkan, ia menilai saat ini rupiah masih di bawah nilai fundamentalnya (undervalue) sehingga berpotensi menguat. Siang ini, rupiah berada di posisi Rp14.134 per dolar AS.

"Nilai tukar rupiah stabil dan cenderung menguat didukung kebijakan stabilitas BI dan masuknya inflow (arus modal asing ke RI)," tuturnya.

Selain itu, ia mengatakan bank sentral akan melakukan pendalaman pasar uang sesuai dengan cetak biru (blueprint) pendalaman pasar uang 2025.

"Instrumen terus dikembangkan, volume pasar uang meningkat lebih likuid, efisien, dan mendukung penurunan suku bunga," katanya.

Selain Indonesia, sejumlah negara tidak lagi menggunakan dolar AS dalam melakukan transaksi perdagangan bilateral dan investasi langsung. Pada Rabu (30/9) lalu, BI dan bank sentral China, People's Bank of China (PBC) sepakat akan melakukan transaksi perdagangan bilateral dan investasi langsung dengan menggunakan mata uang lokal kedua negara, yakni yuan dan rupiah.

Selain dengan China, Indonesia tercatat memiliki kesepakatan serupa dengan sejumlah negara, meliputi, Jepang, Thailand, dan Malaysia. Indonesia dan ketiga negara tersebut sudah lebih dulu sepakat meninggalkan dolar AS untuk transaksi dagang dan investasi sehingga beralih menggunakan rupiah, baht Thailand, dan ringgit Malaysia.

Bank sentral mengatakan inisiatif ini bertujuan untuk mendorong penggunaan mata uang lokal secara lebih luas dalam transaksi perdagangan dan investasi langsung di antara kedua negara.

Sebelumnya, mantan Gubernur BI Agus Martowardojo pernah menjelaskan kesepakatan tersebut berdampak positif bagi sistem keuangan masing-masing negara. Menurutnya, kala itu, gejolak nilai tukar masing-masing mata uang bisa lebih terjaga dan stabil, sehingga dampak jangka panjangnya dapat menumbuhkan perekonomian Tanah Air hingga ekonomi kawasan Asia Tenggara.

"Soal volatilitas rupiah, kami sambut baik akan berada di angka 3 persen," ujar Agus saat menandatangni kesepakatan LCS dengan Bank Negara Malaysia dan Bank of Thailand pada 2017 lalu.





Sumber : CNNIndonesia.com

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • BI Akan Terus Kurangi Ketergantungan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar As
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Sebanyak 347 Guru di Lampung Selatan Terima SK P3K dari Bupati
     
    ADVERTORIAL
    Kapolres Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved