Jum'at, 20 Mei 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Wakil Ketua Banggar Terangkan Masalah Penyaluran Insentif dan Bansos Corona
Rabu, 15-07-2020 - 14:00:45 WIB

SiagaOnline.com - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan realisasi penyaluran insentif fiskal untuk mengurangi tekanan pandemi virus corona masih rendah atau belum ada yang sampai 50 persen. Hal itu terjadi karena ada beberapa kendala dalam penyaluran stimulus fiskal.

Cucun menjelaskan ada dua kendala dalam penyaluran stimulus fiskal di sektor kesehatan. Salah satunya, proses verifikasi klaim biaya perawatan virus corona dan pembayaran insentif tenaga medis yang lambat dan rumit.

"Kendala dalam pelaksanaan stimulus fiskal antara lain relatif lambatnya proses verifikasi klaim biaya perawatan covid-19 (virus corona) dan verifikasi pembayaran insentif tenaga kesehatan di pemerintah daerah (pemda) relatif rumit," ungkap Cucun dalam video conference, Rabu (15/7).

Selain pada tenaga medis dan biaya perawatan, sejumlah tantangan juga terjadi dalam penyaluran insentif bantuan sosial (bansos). Kendala terutama berkaitan dengan data yang masih tumpang tindih dan perbedaan nilai bantuan.

"Kendala lain di perlindungan sosial program yang targetnya di luar data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) belum sepenuhnya terpenuhi dan rentan target error, penyebaran per provinsi yang berbeda, dan penghentian sementara program kartu prakerja," papar Cucun.

Lalu, penyerapan stimulus fiskal bagi dunia usaha juga masih rendah. Pasalnya, wajib pajak (WP) yang mengajukan untuk mendapatkan insentif tersebut juga masih minim.

"Untuk insentif usaha dipengaruhi oleh masih sangat rendahnya tingkat partisipasi WP yang mengajukan permohonan insentif perpajakan," terang Cucun.

Sebagai informasi, pemerintah telah mengalokasikan dana untuk penanganan virus corona di dalam negeri. Totalnya sebesar Rp695,2 triliun.

Dana itu akan digunakan untuk sektor kesehatan sebesar Rp87,55 triliun, UMKM Rp123,46 triliun, bantuan sosial (bansos) Rp203,9 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57 triliun, kementerian/lembaga dan pemerintah daerah Rp106,11 triliun, serta insentif usaha Rp120,61 triliun.

Sementara, data Kementerian Keuangan per 3 Juli 2020 menunjukkan realisasi di sektor kesehatan baru sebesar 4,68 persen, perlindungan sosial 34,06 persen, sektoral dan pemda 4,01 persen, UMKM 22,74 persen, insentif usaha 15 persen, dan pembiayaan korporasi nol persen.




Sumber : CNNIndonesia.com

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Wakil Ketua Banggar Terangkan Masalah Penyaluran Insentif dan Bansos Corona
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Sebanyak 347 Guru di Lampung Selatan Terima SK P3K dari Bupati
     
    ADVERTORIAL
    Kapolres Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved