Sabtu, 21 Mei 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Bank Indonesia beli SBN Senilai RP445,4 untuk Pembiayaan Penanganan Covid-19
Sabtu, 06-06-2020 - 07:43:35 WIB

SiagaOnline.com - Bank Indonesia (BI) mengklaim telah membeli Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp445,4 triliun untuk membantu pemerintah. Pembelian SBN ini dilakukan sejak tahun lalu hingga saat ini ketika pemerintah membutuhkan pembiayaan besar untuk menangani dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pembelian SBN ini umumnya berasal dari pasar sekunder ketika investor asing melepas kepemilikan SBN mereka. Umumnya, investor asing melepas kepemilikan surat utang mereka karena panik dan pasar keuangan dianggap kurang kondusif.

"Ini sudah termasuk tahun ini yang kami beli di pasar sekunder waktu investor asing pada keluar, mereka kan melepas kepemilikannya dan tidak ada yang beli. Kami ambil kalau tidak yield meroket," ungkap Perry dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/6).

BI mencatat jumlah pembelian SBN di pasar sekunder pada tahun ini saja mencapai Rp166,2 triliun. Selain itu, pembelian SBN kini juga berasal dari pasar perdana sesuai perjanjian dengan pemerintah melalui Kementerian Keuangan.

Hal ini tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penerapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan.

Bank sentral nasional yang sebelumnya hanya bisa melakukan pembelian SBN di pasar sekunder, kini bisa ikut membeli langsung di pasar perdana. Hal ini dilakukan guna membantu APBN dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan untuk penanganan dampak pandemi corona.

"Kurang lebih ada Rp26,1 triliun (pembelian) di pasar primer. Ini untuk apa? Untuk sedot semprot, jadi gini kalau bank bisa kelola likuiditas, BI akan gunakan SBN yang dimiliki untuk reverse repo, kami jual jadi ada aliran likuiditas yang masuk ke BI. Ini sebagian besar kami gunakan untuk pengelolaan likuiditas kami," jelasnya.

Secara keseluruhan, pemerintah membutuhkan pembiayaan untuk penanganan dampak pandemi corona mencapai Rp1.039,2 triliun. Kebutuhan dana ini meningkat dari sebelumnya hanya sekitar Rp852,9 triliun.

Hal ini membuat defisit anggaran akan meningkat dari sebelumnya diperkirakan mencapai 5,08 persen dari PDB menjadi 6,34 persen dari PDB pada tahun ini. Namun, APBN Perubahan belum disampaikan pemerintah ke DPR.



Sumber : CNNIndonesia.com

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Bank Indonesia beli SBN Senilai RP445,4 untuk Pembiayaan Penanganan Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Sebanyak 347 Guru di Lampung Selatan Terima SK P3K dari Bupati
     
    ADVERTORIAL
    Kapolres Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved