Breaking News
Kajari Sidimpuan Dilaporkan Pengacara ke Jaksa Agung dan Jamwas | Bea Cukai Tanjung Balai Karimun Adakan Giat School Goes to Customs Pertama Kali | Diskominfo-SP Muara Enim Raih TVRI Sumsel Awards 2024 | Siaga Karhutla, Kapolsek Kemuning Lakukan Pengecekan Alat Pemadam | Kapolsek Kemuning Polda Riau Berhasil Ringkus Pemilik Shabu | Sulap Sawah Jadi Wisata, Shila Tirta Diduga Tak Kantongi Izin Alih Fungsi Kamis, 25 Juli 2024

 
🢭 Siagaonline.com ⮞ Internasional
Pemerintah China Bantah Tuduhan AS Tak Membuka Data Corona kepada Tim Penyelidik WHO
Internasional | Senin, 15 Februari 2021 12:35:58 WIB

Ilustrasi

SiagaOnline.com - Pemerintah China membantah tuduhan tidak membuka data virus corona (Covid-19) kepada tim penyelidik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seperti yang disampaikan oleh Amerika Serikat.
Dalam pernyataan yang disampaikan Kedutaan Besar China di Washington D.C., mereka menyatakan pemerintah AS sudah merusak kerja sama dunia dalam menghadapi Covid-19, dan saat ini malah menuduh negara lain yang mendukung WHO serta lembaga itu.

Seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin (15/2), China mengatakan Amerika Serikat harus "berpegang teguh pada standar tertinggi, mengambil sikap yang serius, sungguh-sungguh, transparan dan bertanggung jawab, memikul tanggung jawab yang semestinya, mendukung pekerjaan WHO dengan tindakan nyata, dan memberikan kontribusi yang semestinya pada kerja sama internasional terkait COVID-19."

Anggota tim investigasi virus corona WHO, Peter Daszak, menyatakan pemerintah China sangat terbuka dalam memberikan akses terhadap data virus corona.

"Sebagai pimpinan kelompok tim yang meneliti hewan dan lingkungan, saya melihat pemerintah China sangat terbuka dan bisa dipercaya. Kami mendapat akses terhadap sejumlah data penting yang baru," cuit Daszak melalui Twitter.

Kemudian, seorang anggota tim WHO asal Denmark, Thea Koelsen Fischer, menyatakan pernyataan yang mereka sampaikan ditafsirkan keliru oleh media massa.

"Kami melakukan kerja sama yang baik dengan China dan tim epidemi internasional. Bahkan kami juga berdebat panas di dalam ruangan ketika menelaah data. Nampaknya pernyataan kami sengaja dipelintir sehingga menimbulkan keraguan atas kerja ilmiah kami," cuit Koelsen melalui Twitter.

Meski begitu, Koelsen Fischer mengakui bahwa mereka tidak bisa mengakses data mentah dan hanya disodorkan data hasil analisis dari para peneliti China. Namun, menurut dia hal itu lazim dilakukan di negara lain.

Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, mempertanyakan hasil penyelidikan asal-usul yang dilakukan tim WHO di Wuhan, China.

Dia menyoroti hasil kesimpulan awal penyelidikan WHO ke China yang gagal menjelaskan hewan perantara penyebaran Covid-19. Kunjungan WHO ke Wuhan dilakukan untuk mengetahui asal-usul virus corona di China.

Seorang ahli WHO, Peter Ben Embarek, menyatakan frustrasi atas kurangnya akses ke data mentah selama misi baru-baru ini ke China, mengatakan lebih banyak diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan kasus Covid awal.

Para ahli percaya, virus corona SARS-CoV-2 yang berasal dari kelelawar, menular kepada manusia lewat hewan perantara lain. Mereka menduga hewan perantara ini mamalia. Namun, tidak ditemukan bukti hewan mamalia jenis apa yang menjadi perantara Covid-19.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)

Kajari Sidimpuan Dilaporkan Pengacara ke Jaksa Agung dan Jamwas
Siaga Sumut | Kamis 25 Juli 2024, 14:40 WIB
Bea Cukai Tanjung Balai Karimun Adakan Giat School Goes to Customs Pertama Kali
Daerah | Kamis 25 Juli 2024, 14:31 WIB
Diskominfo-SP Muara Enim Raih TVRI Sumsel Awards 2024
Daerah | Kamis 25 Juli 2024, 14:28 WIB
Siaga Karhutla, Kapolsek Kemuning Lakukan Pengecekan Alat Pemadam
Indragiri Hilir | Kamis 25 Juli 2024, 14:27 WIB
Kapolsek Kemuning Polda Riau Berhasil Ringkus Pemilik Shabu
Daerah | Kamis 25 Juli 2024, 14:26 WIB
Sulap Sawah Jadi Wisata, Shila Tirta Diduga Tak Kantongi Izin Alih Fungsi
Daerah | Kamis 25 Juli 2024, 14:25 WIB



Komentar Anda :

 
Berita Terkini Indeks
#1 Kajari Sidimpuan Dilaporkan Pengacara ke Jaksa Agung dan Jamwas
#2 Bea Cukai Tanjung Balai Karimun Adakan Giat School Goes to Customs Pertama Kali
#3 Diskominfo-SP Muara Enim Raih TVRI Sumsel Awards 2024
#4 Siaga Karhutla, Kapolsek Kemuning Lakukan Pengecekan Alat Pemadam
#5 Kapolsek Kemuning Polda Riau Berhasil Ringkus Pemilik Shabu
#6 Sulap Sawah Jadi Wisata, Shila Tirta Diduga Tak Kantongi Izin Alih Fungsi
#7 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Utara Didatangi Dari Provinsi
#8 Kapolsek Lawang Kidul IPTU KMS. Erwin Pengecekan Persiapan Karhutlah Wilayah Tanjung Enim
#9 Walikota Pekalongan Buka Pameran Pustaka Dwipantara
#10 500 Karyawan Pabrik Rokok PT MPS Urip Sugiharto Kota Pekalongan Terima BLT DBHCHT
 


 
 

Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya


 
Quick Links
 
+ Home
+ Redaksi
+ Disclaimer
+ Pedoman Berita Siber
+ Tentang Kami
+ Info Iklan
 
Kanal
 
+ Nasional
+ Daerah
+ Kota
+ Internasional
+ Politik
+ Ekonomi
+ Hukrim
+ Olahraga
+ Indeks
 

Alamat Redaksi/TU

 
Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
Telpon: 0852-6599-8456

Email:
red_siagaonlinepku@yahoo.com
Website:
www.siagaonline.com
 
Copyright © 2023 Siagaonline.com, all rights reserved