Sabtu, 13 08 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
LCKI Riau Minta BBKSDA Riau Turun Ke Dumai Tindak Tegas Pengusaha Arang Dari Kayu Bakau
Rabu, 29-05-2019 - 12:04:35 WIB
TERKAIT:
   
 

DUMAI - Beberapa hari lalu awak media menemukan adanya arang yang sudah dikemas dalam karung dibongkar dari kapal kayu di Sungai Mesjid yang disebut Pelabuhan Rakyat Dumai pada malam hari.

Informasi yang dihimpun awak media, bahwa arang tersebut berasal dari Rupat Kabupaten Bengkalis berjumlah 9 Ton.

Jika didengar dari jumlah banyaknya arang tersebut, tentunya para buruh yang melalukan bongkar arang ini tentunya memakan waktu berjam-jam. Namun aktivitas bongkar arang ini diduga luput dari pantauan aparat penegak hukum di Dumai.

Masuknya arang tersebut di malam hari dari Rupat ke Dumai, ternyata si pengusaha penampungan arang dari luar daerah sudah menyewa gudang di pelabuhan Sungai Masjid untuk tempat penumpukan arang. Yang mana keberadaan gudang ini diragukan alias diduga tak kantongi izin tempat penampungan arang.

Persoalan pengusaha arang ini bukan saja berasal dari Rupat Kabupaten Bengkalis, namun di Kota Dumai juga ada pengusaha dapur arang yang diduga membabat hutan bakau sebagai bahan arang. Tepatnya di Kecamatan Sungai Sembilan.

Terkait hal ini, Tim Investigasi Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Riau Toga Tampubolon saat dimintai tanggapannya terkait mulai punahnya Hutan Darat dan Hutan Bakau di Senepis.

Pengurus LCKI ini menegaskan, meminta kepada BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM (BBKSDA) Riau untuk turun ke Kota Dumai menindak tegas para pelaku yang diduga pengalih fungsi hutan menjadi lahan perkebunan dan juga perambah hutan bakau dikawasan pesisir.

Berdasarkan Pasal 17 Ayat 2 Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar jo Pasal 19 Ayat 1 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo Pasal 98 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar.

"Nah berdasarkan UU ini sudah jelas para pelaku pengalih fungsikan hutan yang diduga tak memiliki izin adalah kategori pengrusakan hutan, dan juga perambahan hutan bakau adalah pengrusakan sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem," ungkap Toga kepada awak media, Sabtu (28/05/2019).

"Kita minta kepada BBKSDA Riau untuk turun ke Dumai, mengecek kebenaran dilapangan. Jika butuh petunjuk dimana-mana saja lokasinya, kita siap mendampingi." tegas Toga Tampubolon.

Disamping itu, JK.Situmeang selaku Pemerhati Keberadaan Hutan Dumai baik Hutan Darat maupun Hutan Bakau memaparkan, bahwa Hutan di Senepis sudah tak asing lagi didengar di alih fungsikan oleh oknum-oknum tertentu untuk dijadikan lahan perkebunan.

Kemudian, hutan bakau juga sudah mulai punah di bibir pantai laut Dumai. Akibat digasak oleh pengusaha dapur arang yang menggunakan kayu bakau menjadi bahan arang, dan diduga para penggasak kayu bakau ini tanpa ada penanaman kembali.

"Sudah saatnya BBKSDA Riau menyikapi serius dan bertindak tegas dengan persoalan ini." tegas JK.Situmeang



(TIM)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • LCKI Riau Minta BBKSDA Riau Turun Ke Dumai Tindak Tegas Pengusaha Arang Dari Kayu Bakau
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Pemdes Mandalasari Sukses Gelar Musdes Pembentukan Panitia Tim RKPdes TA 2023
     
    ADVERTORIAL
    Roby Lantik 28 Guru Dalam Penugasan Kepala Sekolah se Kabupaten Bintan
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved