Sabtu, 13 08 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
P2TP2A Inhu Datangi SDN 016 Bukit Selasih Terkait Kekerasan Terhadap Murid Disaat Mengajar
Jumat, 03-11-2017 - 18:47:39 WIB

TERKAIT:
   
 

SiagaOnline.com, Rengat -Dinas Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak(DP3A)dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(P2TP2A) mendatangi SDN 016 Bukit Selasih Jum'at 03/11/17,guna melakukan mediasi terhadap murid dan  oknum Guru yang di duga melakukan kekerasan terhadap murid kelas V SDN 016 Bukit Selasih di saat mendidik anak murid Kec.Rengat Barat,kab.Indragiri Hulu(Inhu).

"kekerasan terhadap anak didik yang diajarnya membuat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pemkab Inhu mendatangi sekolah tersebut guna menyaksikan dan melakukan pendataan masalah"

Selanjutnya, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(DP3A )Inhu membuat tim bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A Kab Inhu, dengan menggandeng tim Phisikologis dan Bantuan Hukum di Inhu, untuk melakukan pertemuan dengan guru yang diduga melakukan tindakan kekerasan tersebut, dewan guru dan Kasek 016 Bukitselasih, yang juga dihadiri dari KUPTD Pendidikan Kecamatan Rengat Barat dan komite sekolah.

Plt Kadis P3A Pemkab Inhu,yang juga selaku wakil ketua P2TP2A Kab Inhu, Isnidar dalam kunjungannya di SDN 016 Bukitselasih dikonfirmasi awak media ini Jumat (3/11) menjelaskan, sudah mendengar atas terjadinya tindak kekerasan terhadap anak didik di SDN 016 Bukitselasih, maka mereka membuat tim untuk turun guna melihat langsung apa sebenarnya yang menjadi motif tindak kekerasan itu.

Menurut Isnidar, tim yang terdiri dari Dinas P3A Pemkab Inhu, P2TP2A Kab Inhu, LBH Perlindungan Anak dan Perempuan, Phisikologis dan KUPTD Pendidikan Inhu, melakukan pertemuan dan akan dilanjutkan oleh pertemuan antara Phisikologis, LBH dengan anak anak yang diduga menjadi korban kekerasan .

Isnidar,yang didampingi Kabid Perlindungan Perempuan, Dewi Devayanti, SH, Kabid Perlindungan Anak, Rika, Iqbal, dari KUPTD Pendidikan Rengat Barat, Abdul Manaf, SPd, Adi Ismanto, SPd (Pengawas Sekolah) dan sejumlah staf.

Ditambahkan Isnidar, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Phisikologis yang masih bekerja yaitu melakukan Tanya jawab dengan sejumlah murid yang diduga mendapatkan kekerasan dari guru mereka, sayangnya guru yang bersangkutan berinisial Sut, hingga saat ini belum hadir, namun nanti bisa dikunjungi ke kediamannya.

Dua pengawas yang mewakili Dinas Pendidikan Inhu, Abd Manaf dan Adi Ismanto usai melakukan pertemuan itu ditemui awak media ini menjelaskan, peringatan dan saran yang sudah diberikan kepada guru yang diduga kerap melakukan tindak kekerasan terhadap anak itu, sudah berulang kali diberikan, namun nampaknya tidak menghasilkan yang signifikan.

Laporan masyarakat sekitar sekolah tempat guru Sut mengajar, sudah banyak masuk ke KUPTD Pendidikan Rengat Barat, bahkan warga minta agar guru Sut tidak lagi mengajar di sekolah itu, sebab masyarakat trauma dengan apa yang kerap dilakukan guru Sut terhadap anak didik, bahkan dikhawatirkan lebih dari apa yang telah dilakukannya.

Baik menurut Abd Manaf maupun Adi Ismanto, apa yang telah terjadi di SDN 016 Bukitselasih ini, segera membicarakannya di Dinas Pendidikan Pemkab Inhu, guna pengambilan sebuah keputusan yang baik, “Keputusannya nanti masih akan dibicarakan antara KUPTD Pendidikan dengan Kadisdik Pemkab Inhu, selanjutnya melaporkan permasalahan kepada Bupati Inhu untuk diambil keputusan, ujar mereka secara bergantian.

Ketua Komite SDN 016 Bukitselasih, Ismail Usman dikonfirmasi usai pertemuan itu menjelaskan, tidak lagi mengkehendaki guru atas nama Sutarto untuk mengajar di SDN 016 Bukitselasih itu, jika ternyata Sutarto masih juga mengajar dikhawatirkannya masyarakat akan marah dan mendatangi SDN 016 ini beramai ramai.

Kekhawatiran para orang tua murid masih diambang kewajaran, terlebih bagi siswa perempuan yang sudah mulai beranjak dewasa, rasa ketakutan anak terhadap guru Sutarto kerap disampaikan murid itu kepada orang tuanya, dan membuat rasa cemas terhadap para wali murid tentunya.

Menurut Ismail, sebaiknya Sutarto secepatnya ditarik ke induk instansinya, artinya tidak lagi melakukan proses belajar mengajar di SDN 016 Bukitselasih, selanjutnya Kepala Sekolah SDN 016 yang masih terbilang baru, agar mampu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah itu.

Sebelumnya wali murid, Ebot kepada awak media ini mengatakan, para anak didik kelas V yang guru kelasnya Sutarto, bukan hanya dugaan tindak kekerasan saja yang dilakukannya terhadap murid kelas V, namun sejumlah anak didik yang diajarkan khususnya murid perempuan, ada yang mengaku bokong mereka dipegang oleh sang guru Sut itu.

Makanya masyarakat mengharapkan kepada tim yang melakukan pemeriksaan terhadap tindak kekerasan terhadap anak di SDN 016 Bukitselasih yang sedang berlangsung itu, hendaknya menelusurinya secara rinci dan sedetil mungkin, termasuk dugaan pelecehan seksual terhadap apa yang pernah disampaikan sejumlah murid wanita kelas V SDN 016 Bukitselasih itu.(Hamdan)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • P2TP2A Inhu Datangi SDN 016 Bukit Selasih Terkait Kekerasan Terhadap Murid Disaat Mengajar
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Pemdes Mandalasari Sukses Gelar Musdes Pembentukan Panitia Tim RKPdes TA 2023
     
    ADVERTORIAL
    Roby Lantik 28 Guru Dalam Penugasan Kepala Sekolah se Kabupaten Bintan
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved